Qwen-3: AI Pertama yang Beroperasi di Orbit, Menandai Era Baru Komputasi Ruang Angkasa
Courtesy of SCMP

Qwen-3: AI Pertama yang Beroperasi di Orbit, Menandai Era Baru Komputasi Ruang Angkasa

Memperkenalkan keberhasilan peluncuran dan operasi model AI Qwen-3 di orbit sebagai terobosan teknologi yang mempercepat proses analisis dan pengolahan data luar angkasa, serta menegaskan posisi China dalam bidang komputasi ruang angkasa dan kecerdasan buatan.

27 Jan 2026, 15.00 WIB
119 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Qwen-3 menjadi model AI pertama yang beroperasi di orbit.
  • Adaspace Technology berperan penting dalam pengembangan pusat komputasi di ruang angkasa.
  • Proyek Star-Compute dirancang untuk mendukung pengolahan AI melalui jaringan satelit.
China - Alibaba Cloud mengumumkan keberhasilan peluncuran dan pengoperasian Qwen-3, sebuah model kecerdasan buatan (AI) tujuan umum yang dijalankan langsung di orbit. Teknologi ini merupakan terobosan penting karena AI dapat bekerja pada satelit tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pengiriman data ke bumi terlebih dulu.
Proses pengunggahan pertanyaan, analisis data, dan pengiriman hasil dilakukan dalam waktu kurang dari dua menit, menunjukkan kecepatan dan efisiensi teknologi ini. Hal ini sangat penting untuk aplikasi yang membutuhkan hasil cepat seperti pemantauan cuaca, penginderaan jauh, dan komunikasi.
Adaspace Technology bertanggung jawab atas pengoperasian Qwen-3 melalui pusat komputasi ruang angkasa mereka yang merupakan bagian dari proyek ambisius Star-Compute dengan 2.800 satelit yang bertujuan mendukung pelatihan dan inferensi model AI secara fisik di luar angkasa.
Proyek ini juga menandai operasionalnya konstelasi satelit AI pertama di dunia yang terdiri dari 12 satelit sejak peluncuran awal pada Mei tahun lalu. Ini menjadi tonggak sejarah untuk bidang komputasi dan AI berbasis ruang angkasa.
Selain menunjukkan kemampuan teknologi, Qwen-3 memperkuat posisi Alibaba Cloud sebagai pemain utama dalam ekosistem AI open-source global, mengungguli komunitas seperti Llama dari Meta Platforms, membuka jalan untuk inovasi AI yang semakin luas di masa depan.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/tech/tech-trends/article/3341388/alibabas-qwen-3-becomes-worlds-first-ai-model-operate-orbit?module=top_story&pgtype=section

Analisis Ahli

Dr. Liu Wei (Ahli Kecerdasan Buatan dan Aerospace)
"Implementasi AI pada satelit akan meningkatkan secara signifikan kemampuan penginderaan dan analisa data di luar angkasa. Namun, menjaga kestabilan jaringan satelit dan AI dalam lingkungan ekstrem juga menjadi tantangan yang perlu fokus riset berkelanjutan."

Analisis Kami

"Peluncuran Qwen-3 di orbit adalah langkah strategis yang menunjukkan bahwa integrasi AI dan teknologi ruang angkasa tidak hanya mungkin, tapi juga sangat efisien dalam mengatasi keterbatasan latensi pengiriman data. Ini bisa mengubah cara kita memproses data luar angkasa, namun tantangan besar masih ada dalam hal keamanan data dan ketahanan sistem di lingkungan orbit yang keras."

Prediksi Kami

Ke depan, teknologi AI berbasis satelit akan semakin berkembang dan diadopsi secara luas untuk berbagai aplikasi luar angkasa dan Bumi, membuka peluang baru untuk pengolahan data real time serta mempercepat inovasi dalam riset dan bisnis global.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa itu Qwen-3?
A
Qwen-3 adalah model kecerdasan buatan yang dioperasikan di orbit.
Q
Siapa yang mengembangkan Qwen-3?
A
Qwen-3 dikembangkan oleh Alibaba Cloud.
Q
Apa yang dilakukan Adaspace Technology?
A
Adaspace Technology adalah perusahaan yang mengembangkan pusat komputasi di ruang angkasa.
Q
Apa tujuan dari proyek Star-Compute?
A
Tujuan dari proyek Star-Compute adalah untuk mendukung AI dan pengolahan model AI melalui jaringan satelit.
Q
Berapa lama proses inferensi yang dilakukan Qwen-3 di orbit?
A
Proses inferensi yang dilakukan Qwen-3 di orbit memakan waktu kurang dari dua menit.