Apakah WhatsApp Tidak Aman? Hukum dan Ancaman Baru Menjadi Sorotan
Courtesy of Forbes

Apakah WhatsApp Tidak Aman? Hukum dan Ancaman Baru Menjadi Sorotan

Memberikan informasi dan klarifikasi mengenai isu keamanan WhatsApp terkait klaim enkripsi dan ancaman keamanan terbaru, serta membimbing pengguna apakah harus berhenti menggunakan WhatsApp atau tidak.

27 Jan 2026, 19.10 WIB
23 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • WhatsApp tetap menjadi aplikasi pesan yang aman berkat enkripsi end-to-end.
  • Kritik terhadap WhatsApp sering kali tidak didukung oleh bukti teknis yang kuat.
  • Untuk komunikasi yang lebih sensitif, pengguna disarankan untuk menggunakan aplikasi seperti Signal.
San Francisco, Amerika Serikat - WhatsApp sedang menghadapi gugatan hukum yang menuduh platform tersebut menyesatkan penggunanya tentang keamanan pesan dengan enkripsi yang katanya tidak sepenuhnya aman. Tuduhan ini mengatakan bahwa perusahaan induknya, Meta, dapat mengakses pesan pengguna, walaupun WhatsApp selama ini mengklaim sebaliknya.
Dalam pernyataan publik, CEO Telegram Pavel Durov dan Elon Musk di media sosial mengkritik kekuatan keamanan WhatsApp, meskipun aplikasi mereka sendiri tidak selalu menggunakan enkripsi end-to-end yang sama kuatnya. WhatsApp pun menolak tuduhan ini dan menegaskan bahwa kunci enkripsi hanya tersimpan di perangkat pengguna, bukan di server Meta.
Google memperingatkan bahaya baru berupa serangan melalui foto yang dikirimkan lewat WhatsApp. Foto berbahaya ini bisa menyerang ponsel bahkan tanpa pengguna membuka file tersebut. Solusinya adalah dengan menonaktifkan fitur penyimpanan otomatis media di WhatsApp untuk menghindari serangan semacam ini.
Walaupun ada gugatan dan ancaman keamanan baru, WhatsApp tetap direkomendasikan untuk penggunaan sehari-hari karena jangkauan penggunanya yang luas dan perlindungan enkripsi berbasis protokol Signal yang sudah terbukti handal. Namun pengguna yang membutuhkan privasi lebih disarankan menggunakan Signal yang melindungi metadata lebih ketat.
Singkatnya, tidak perlu berhenti memakai WhatsApp karena isu-isu ini. Namun, tetaplah berhati-hati dengan konten dan perbarui pengaturan keamanan perangkat agar risiko serangan bisa diminimalkan. Gunakan pula aplikasi lain sesuai kebutuhan keamanan komunikasi Anda.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/zakdoffman/2026/01/27/do-you-suddenly-need-to-stop-using-whatsapp-on-your-phone/

Analisis Ahli

Bruce Schneier
"WhatsApp menggunakan enkripsi yang cukup kuat dan bukti tentang akses langsung Meta ke pesan pengguna masih belum meyakinkan, tapi transparansi dan audit independen sangat penting."
Eva Galperin
"Isu foto berbahaya dari Google menunjukkan bahwa keamanan aplikasi bukan hanya soal enkripsi, tapi juga bagaimana data multi-media diproses di perangkat pengguna."

Analisis Kami

"Meskipun gugatan ini menarik perhatian, tidak ada bukti teknis yang kuat menunjukkan WhatsApp melanggar enkripsi end-to-end-nya. Namun, pengguna harus selalu waspada terhadap potensi ancaman baru seperti yang diingatkan oleh Google dan mempertimbangkan aplikasi lain untuk komunikasi yang lebih sensitif."

Prediksi Kami

Isu tentang keamanan aplikasi pesan instan akan terus berkembang dan memicu diskusi lebih intens tentang privasi digital, serta mendorong perbaikan fitur keamanan oleh pengembang aplikasi.