
Courtesy of NatureMagazine
Misteri Umur Panjang di Brasil: Rahasia Genetik Centenarian yang Menginspirasi
Mengungkap peran keragaman genetik dalam ketahanan dan umur panjang manusia melalui kajian centenarian dari populasi Brasil yang beragam secara genetik dan kurang terpapar fasilitas medis maju.
27 Jan 2026, 07.00 WIB
18 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Keberagaman genetik dapat berperan dalam meningkatkan ketahanan dan umur panjang.
- Banyak centenarian tidak mengikuti pola makan atau rutin kesehatan yang ketat, tetapi tetap hidup sehat.
- Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang faktor-faktor yang mempengaruhi usia panjang di populasi yang beragam.
São Paulo, Brazil - Di Brasil, sebuah studi bernama DNA Longevo sedang meneliti lebih dari 160 orang yang berusia seratus tahun ke atas, termasuk 20 yang berusia di atas 110 tahun. Mereka berasal dari latar belakang genetik yang sangat beragam, gabungan dari Afrika, Eropa, dan penduduk asli Amerika, yang jarang ditemukan dalam penelitian umur panjang sebelumnya.
Para peserta dalam studi ini tidak selalu memiliki gaya hidup sehat atau akses ke pelayanan medis canggih, namun mereka tetap berhasil hidup dengan umur yang sangat panjang dan sehat. Beberapa dari mereka masih aktif secara mental dan fisik, bahkan ada yang bekerja pada usia 107 tahun.
Salah satu peserta yang menarik adalah seorang suster yang meninggal pada usia 116 tahun dan dikenal menyukai cokelat tanpa membatasi konsumsi gula dan lemak. Ada juga seorang wanita berusia 106 tahun yang mulai berenang pada usia 70 dan memenangkan kompetisi renang pada usia 100-an.
Peneliti percaya bahwa keragaman genetik para centenarian ini mungkin menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan dan ketahanan mereka selama hidup lama. Studi ini juga memberikan wawasan baru karena sebelumnya banyak penelitian serupa hanya berfokus pada kelompok genetik yang homogen.
Penelitian ini memiliki potensi besar untuk membuka rahasia umur panjang manusia dan mungkin suatu hari dapat membantu mengembangkan terapi atau cara baru untuk memperpanjang usia hidup manusia dengan kualitas hidup yang baik tanpa bergantung pada teknologi medis canggih.
Referensi:
[1] https://nature.com/articles/d41586-026-00256-x
[1] https://nature.com/articles/d41586-026-00256-x
Analisis Ahli
Mayana Zatz
"Keragaman genetik Brasil mungkin merupakan kunci utama dalam menjelaskan umur panjang para peserta, bukan hanya gaya hidup atau perawatan medis."
Paola Sebastiani
"Penelitian ini mengisi kekosongan dalam studi centenarian yang kebanyakan fokus pada populasi homogen, sehingga hasilnya sangat penting untuk memahami faktor genetik global."
Manel Esteller
"Fakta bahwa para centenarian hidup sehat meski tanpa akses pengobatan canggih menunjukkan bahwa umur panjang bisa sangat dipengaruhi oleh faktor intrinsik, seperti genetika."
Analisis Kami
"Penelitian ini memberikan pendekatan baru yang penting karena mengangkat keragaman genetik sebagai faktor utama dalam umur panjang, yang selama ini kurang diperhatikan. Fokus pada populasi Brasil yang heterogen membuka peluang pemahaman lebih luas yang bisa merevolusi riset dan terapi ketahanan manusia terhadap penuaan."
Prediksi Kami
Penelitian ini dapat membuka jalan bagi penemuan gen atau kombinasi genetik spesifik yang berkontribusi pada umur panjang, yang kemudian dapat diterapkan dalam bidang kedokteran preventif dan terapi anti-penuaan.
Pertanyaan Terkait
Q
Siapa Laura Oliveira dan apa prestasinya yang menonjol?A
Laura Oliveira adalah wanita berusia 106 tahun yang memenangkan kompetisi renang pertamanya pada usia 100 tahun.Q
Apa yang dibahas dalam penelitian DNA Longevo?A
Penelitian DNA Longevo membahas tentang genetik dan keberagaman genetik para centenarian di Brasil yang dapat memberikan petunjuk tentang batasan umur manusia.Q
Mengapa peserta dari Brasil dianggap unik dibandingkan dengan penelitian lain tentang centenarian?A
Peserta dari Brasil dianggap unik karena mereka memiliki latar belakang genetik yang beragam dan banyak yang hidup sehat meskipun dengan akses terbatas ke perawatan medis.Q
Apa yang ditemukan tentang pola makan dan kesehatan para peserta?A
Para peserta tidak memiliki pola makan yang sangat sehat dan tidak membatasi konsumsi gula atau lemak, tetapi tetap sehat hingga usia lanjut.Q
Siapa Mayana Zatz dan perannya dalam penelitian ini?A
Mayana Zatz adalah ahli genetika yang memimpin penelitian ini dan berfokus pada bagaimana keberagaman genetik mungkin berkontribusi pada umur panjang.



