
Courtesy of LiveScience
NASA Siapkan Uji Coba Peluncuran Artemis II, Misi Berawak Kembali ke Bulan
Melakukan uji coba peluncuran Artemis II yang akan menguji sistem penerbangan luar angkasa berawak guna mempersiapkan misi pendaratan manusia di bulan pada Artemis III, sekaligus menandai kembalinya manusia ke bulan dengan kehadiran wanita dalam kru.
28 Jan 2026, 23.55 WIB
121 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Misi Artemis II adalah langkah penting dalam program NASA untuk kembali ke bulan.
- Empat astronot akan terbang mengelilingi bulan untuk menguji sistem sebelum misi pendaratan.
- Uji coba basah dan persiapan lainnya sedang dilakukan untuk memastikan kesuksesan misi.
Kennedy Space Center, Amerika Serikat - NASA sedang mempersiapkan uji coba peluncuran simulasi untuk misi Artemis II yang dijadwalkan mulai 31 Januari 2026. Misi ini adalah bagian penting untuk menguji roket raksasa SLS dan pesawat ruang angkasa Orion yang akan membawa manusia mengelilingi bulan.
Artemis II akan menjadi penerbangan berawak pertama dalam program Artemis dengan empat astronaut, termasuk satu astronot wanita dan satu dari Kanada. Misi ini direncanakan berlangsung selama 10 hari untuk memastikan semua sistem aman dan berfungsi dengan baik sebelum pendaratan di bulan.
Roket SLS dengan tinggi 98 meter telah dipasang di launch pad Kennedy Space Center, Florida. Para teknisi sedang menguji berbagai sistem, termasuk pengisian bahan bakar cryogenic yang memerlukan lebih dari 700 ribu galon bahan bakar cair yang sangat dingin.
Suhu dingin yang tidak biasa akibat hembusan udara Arktik di Florida menjadi tantangan tersendiri, sehingga NASA memastikan sistem pengendalian suhu tetap menjaga roket dan pesawat pada kondisi ideal. Selain itu, ada perbaikan pada sistem air minum di pesawat Orion yang ditemukan memiliki kadar karbon organik lebih tinggi dari perkiraan.
Kru misi kini menjalani masa karantina untuk menjaga kesehatan sebelum terbang. Keberhasilan Artemis II akan menjadi langkah awal yang menjanjikan menuju Artemis III, yaitu misi mendarat di bulan yang penting untuk rencana jangka panjang NASA membangun kehadiran manusia berkelanjutan di bulan dan melakukan eksplorasi Mars.
Referensi:
[1] https://www.livescience.com/space/space-exploration/nasa-is-preparing-for-simulated-launch-of-artemis-ii-mega-moon-rocket-and-it-could-happen-as-early-as-saturday
[1] https://www.livescience.com/space/space-exploration/nasa-is-preparing-for-simulated-launch-of-artemis-ii-mega-moon-rocket-and-it-could-happen-as-early-as-saturday
Analisis Ahli
Dr. Ellen Stofan (Chief Scientist NASA)
"Keberhasilan misi Artemis II akan membuka bab baru dalam eksplorasi luar angkasa, menunjukkan kemampuan manusia untuk menjelajahi dan bertahan di lingkungan bulan sebelum akhirnya menuju Mars."
Analisis Kami
"Peluncuran Artemis II merupakan tonggak penting dalam eksplorasi luar angkasa modern yang tidak hanya menghadirkan inovasi teknologi tetapi juga aspek keberagaman dalam kru. Keberhasilan uji coba ini sangat menentukan keberlangsungan misi ambisius NASA untuk membangun kehadiran manusia di bulan dan membuka jalan bagi misi ke Mars."
Prediksi Kami
Jika uji coba Artemis II sukses, NASA akan melanjutkan misi Artemis III dengan pendaratan manusia di bulan dan memantapkan langkah membangun kehadiran manusia secara bertahan di bulan sebagai titik awal untuk eksplorasi Mars.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa tujuan dari misi Artemis II?A
Tujuan dari misi Artemis II adalah mengirim astronot mengelilingi bulan untuk menguji sistem sebelum misi yang lebih kompleks.Q
Siapa saja anggota kru Artemis II?A
Anggota kru Artemis II adalah Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen.Q
Kapan peluncuran Artemis II direncanakan?A
Peluncuran Artemis II direncanakan dapat dilakukan seawal 6 Februari.Q
Apa yang akan dilakukan selama uji coba basah?A
Selama uji coba basah, NASA akan mengisi roket dengan propelan dan melakukan hitungan mundur.Q
Apa yang menjadi tantangan dalam persiapan misi ini?A
Tantangan termasuk suhu dingin yang lebih rendah dari yang diharapkan dan masalah pada sistem air minum Orion.




