
Courtesy of TechCrunch
Redwood Materials Dapat Investasi Google untuk Penyimpanan Energi AI
Menggambarkan pertumbuhan dan ekspansi Redwood Materials dalam inovasi penyimpanan energi untuk pusat data AI serta membangun bisnis daur ulang baterai yang lebih berkelanjutan dan berkelanjutan.
28 Jan 2026, 21.00 WIB
42 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Redwood Materials mengembangkan bisnis dari daur ulang baterai menjadi penyimpanan energi.
- Investasi dari Google dan Nvidia menunjukkan pentingnya infrastruktur penyimpanan energi untuk industri data center.
- Perusahaan telah meningkatkan valuasinya menjadi lebih dari $6 miliar melalui putaran pendanaan terbaru.
Carson City, Amerika Serikat - Redwood Materials adalah perusahaan yang didirikan oleh mantan CTO Tesla, JB Straubel, yang awalnya fokus pada daur ulang baterai bekas dari perangkat elektronik seperti ponsel dan laptop. Perusahaan ini mengambil bahan utama seperti nikel dan lithium dari baterai bekas untuk diproses kembali dan dijual ke pembuat baterai seperti Panasonic.
Baca juga: Google Dukung Proyek Pembangkit Listrik Gas Ramah Lingkungan dengan Teknologi Penangkap Karbon
Dalam perkembangan terbaru, Redwood telah memperluas bisnisnya dengan meluncurkan Redwood Energy, yang menggunakan baterai bekas kendaraan listrik untuk membangun sistem penyimpanan energi skala besar yang bisa memasok listrik ke pusat data AI dan situs industri besar.
Pada putaran pendanaan Seri E, Redwood berhasil mengumpulkan total 425 juta dolar dengan hadirnya investor besar seperti Google dan Nvidia. Valuasi perusahaan ini kini diperkirakan lebih dari 6 miliar dolar, meningkat drastis dari periode sebelumnya.
Redwood mengklaim dapat mengumpulkan kembali lebih dari 70% baterai bekas di Amerika Utara dan memiliki lebih dari 1 gigawatt-jam energi tersimpan dalam inventaris mereka. Perusahaan berencana untuk mengembangkan kapasitas penyimpanan hingga 20 gigawatt-jam pada tahun 2028.
Kebutuhan energi dari pusat data yang mendukung AI yang terus tumbuh menjadikan penyimpanan energi sangat penting. Redwood Materials memposisikan diri sebagai pemain kunci yang menyediakan penyimpanan energi yang ramah lingkungan sekaligus mendorong siklus ekonomi baterai yang berkelanjutan.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/01/28/redwood-attracts-google-for-its-425m-series-e-as-ai-power-needs-rise/
[1] https://techcrunch.com/2026/01/28/redwood-attracts-google-for-its-425m-series-e-as-ai-power-needs-rise/
Analisis Ahli
JB Straubel
"Dengan pengalaman mendalam di Tesla, saya yakin Redwood memiliki potensi untuk memimpin transformasi rantai pasokan baterai menuju ekonomi sirkular yang lebih efisien dan berkelanjutan."
Analisis Kami
"Redwood Materials secara strategis memposisikan dirinya di persimpangan antara revolusi energi bersih dan teknologi AI. Kemajuan mereka dalam menyulap baterai bekas menjadi solusi penyimpanan energi yang efektif menunjukkan bahwa masa depan industri baterai adalah daur ulang dan inovasi penyimpanan, bukan hanya produksi baru."
Prediksi Kami
Dalam beberapa tahun ke depan, Redwood Materials kemungkinan akan menjadi salah satu pemain utama dalam penyimpanan energi berskala besar, mendukung permintaan listrik yang tumbuh untuk pusat data AI dan infrastruktur industri, sekaligus memperkuat praktik daur ulang baterai yang ramah lingkungan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa tujuan utama Redwood Materials?A
Tujuan utama Redwood Materials adalah menciptakan rantai pasokan sirkular untuk baterai.Q
Siapa pendiri Redwood Materials?A
Pendiri Redwood Materials adalah JB Straubel, mantan CTO Tesla.Q
Mengapa Google berinvestasi di Redwood Materials?A
Google berinvestasi di Redwood Materials untuk mendukung infrastruktur penyimpanan energi untuk data center.Q
Apa yang dilakukan Redwood Energy?A
Redwood Energy mengolah baterai EV yang tidak siap untuk didaur ulang menjadi micro-grid untuk menyediakan daya bagi data center dan lokasi industri besar.Q
Berapa total dana yang berhasil dihimpun oleh Redwood Materials?A
Redwood Materials berhasil menghimpun total dana sebesar $4,9 miliar.

