
Courtesy of SCMP
China Berambisi Jadi Pemain Utama Layanan Digital dan AI Dunia
Artikel ini menjelaskan ambisi Beijing untuk menjadi eksportir utama layanan digital dan AI kelas dunia, serta mengangkat bagaimana kolaborasi teknologi canggih mulai mengubah industri otomotif dan menghadirkan peluang baru dalam layanan outsourcing digital.
30 Jan 2026, 05.00 WIB
168 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Beijing berusaha untuk meningkatkan posisi dalam industri layanan digital dan AI.
- Kolaborasi antara perusahaan China dan produsen mobil global mencerminkan pergeseran dalam cara komponen teknologi disuplai.
- India masih menjadi pemimpin dalam outsourcing, tetapi Beijing berambisi untuk menyainginya.
Shanghai, China - China ingin meningkatkan perannya di industri layanan digital dan teknologi AI agar bisa bersaing secara global. Negara ini kini tidak hanya menjadi pusat manufaktur, tetapi juga mulai memproduksi solusi teknologi canggih.
Sebuah mobil Mercedes yang diproduksi di Jerman telah menggunakan sistem AI dari perusahaan teknologi China, ByteDance. Ini menandai perubahan penting dari industri otomotif yang dulu hanya mengandalkan komponen tradisional.
ByteDance mengembangkan chatbot cerdas bernama Doubao yang mengendalikan sistem interaktif mobil tersebut, memperlihatkan kemampuan teknologi China yang semakin maju.
Pemerintah Beijing telah menetapkan target ambisius untuk mengembangkan layanan outsourcing digital dan AI hingga tahun 2030, dengan tujuan menyaingi dominasi India sebagai pusat layanan dunia.
Pergerakan ini memperlihatkan bahwa China tidak hanya fokus pada produksi barang fisik, tetapi juga bergerak ke layanan digital bernilai tinggi yang dapat menjadi sumber pendapatan baru untuk perekonomian masa depan.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/economy/china-economy/article/3341689/how-chinas-tech-prowess-could-help-it-overtake-india-office-world?module=china_future_tech&pgtype=section
[1] https://www.scmp.com/economy/china-economy/article/3341689/how-chinas-tech-prowess-could-help-it-overtake-india-office-world?module=china_future_tech&pgtype=section
Analisis Ahli
Prof. Wang Jian, pakar ekonomi teknologi Tiongkok
"China menunjukkan kemajuan signifikan dalam integrasi AI dengan manufaktur dan layanan digital. Namun, tantangan terbesar adalah membangun kepercayaan global dan kemampuan inovasi yang berkelanjutan seperti yang dimiliki India."
Dr. Li Ming, analis pasar layanan digital
"Ambisi China ini realistis jika didukung kebijakan yang tepat dan investasi besar di SDM teknologi serta ekosistem startup digital."
Analisis Kami
"Langkah ByteDance yang terlibat dalam sistem digital mobil mewakili transformasi serius dari sekadar manufaktur ke teknologi canggih, yang akan mempercepat daya saing China di sektor teknologi. Namun, untuk benar-benar menyaingi India, China harus terus meningkatkan kualitas layanan outsourcingnya dan membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan."
Prediksi Kami
Dalam beberapa tahun ke depan, China kemungkinan akan menjadi pemain utama dalam pasar layanan digital dan AI global, memperluas pengaruh teknologinya di berbagai sektor, termasuk otomotif dan layanan digital internasional.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang menjadi ambisi Beijing dalam konteks layanan digital?A
Beijing berambisi untuk menjadi penyedia layanan digital dan AI yang kompetitif di tingkat internasional.Q
Siapa yang merancang sistem interaktif untuk mobil listrik Mercedes CLA?A
Sistem interaktif untuk mobil listrik Mercedes CLA dirancang oleh ByteDance.Q
Mengapa kolaborasi antara Jerman dan China dalam industri otomotif signifikan?A
Kolaborasi ini menunjukkan kemampuan China dalam menyuplai layanan digital yang canggih kepada produsen mobil global.Q
Apa yang dimaksud dengan 'kantor dunia' dalam konteks India?A
'Kantor dunia' merujuk pada posisi India yang dominan dalam industri outsourcing layanan.Q
Apa yang dijanjikan Beijing untuk meningkatkan layanan outsourcing sebelum tahun 2030?A
Beijing berjanji untuk mengembangkan pemimpin layanan outsourcing yang kompetitif dan meningkatkan digitalisasi serta layanan cerdas.


