
Courtesy of Forbes
HavocAI Percepat Kolaborasi Sistem Otonom untuk Keunggulan Militer Masa Depan
Mendorong pengembangan dan deployment sistem otonom kolaboratif yang dapat bekerja di berbagai lingkungan (udara, laut, darat) secara efisien, terutama dalam kondisi GPS-denied dan konteks peperangan modern, untuk memberikan keunggulan strategis dan taktis kepada sekutu seperti Ukraina dan Taiwan serta mengurangi kerugian manusia dan aset mahal dalam konflik.
30 Jan 2026, 10.37 WIB
142 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- HavocAI berfokus pada kolaborasi otonomi untuk meningkatkan kemampuan pertahanan.
- Misi otonomi yang sukses menunjukkan potensi teknologi AI dalam konteks militer.
- Kerja sama dengan Hanwha Defense bertujuan untuk menciptakan kapal permukaan otonom yang lebih besar dan efisien.
Troia, Portugal - Dalam dua dekade terakhir, sistem tempur tak berawak berkembang dari alat mahal menjadi drone dan kapal kecil otonom yang lebih murah dan mudah digunakan. Konflik di Ukraina, kawasan Timur Tengah, serta ketegangan geopolitik sekitar sumber daya alam meningkatkan kebutuhan solusi pertahanan modern dan efisien. Teknologi AI dan Autonomy of Things (AoT™) di sektor komersial menawarkan peluang untuk mengembangkan sistem otonom yang bekerja sama dalam tim untuk misi kompleks.
HavocAI, sebuah perusahaan yang didirikan oleh dua veteran militer dan ahli AI dari Amerika Serikat, hadir dengan solusi revolusioner yang menggabungkan sistem otonom udara, laut, dan darat. Mereka baru saja berhasil melakukan uji coba sistem otonom gabungan pertama di dunia di Troia, Portugal, di mana kapal permukaan dan pesawat tak berawak berkoordinasi secara efektif tanpa bantuan GPS.
Perusahaan mengoperasikan tiga jenis kapal permukaan otonom, yang semuanya diperoleh dari manufaktur komersial dan dirombak dengan sensor serta perangkat lunak canggih dari HavocAI. Harga kapalnya bervariasi mulai dari sekitar 100 ribu hingga jutaan dolar, jauh lebih murah dibandingkan kapal milik AL AS yang konvensional dan memungkinkan penggunaan dalam jumlah besar tanpa khawatir kehilangan aset berharga.
HavocAI juga tengah berkolaborasi dengan Hanwha Defense USA dalam merancang kapal permukaan otonom 200 kaki yang mampu membawa logistik serta berbagai kendaraan otonom ke lokasi operasi militer. Kerjasama ini menandai langkah penting dalam produksi masal kapal otonom generasi baru yang dapat diproduksi dengan waktu dan biaya jauh lebih efisien dibanding kapal perang tradisional.
Investasi besar, yang melibatkan venture arm komunitas intelijen dan perusahaan pertahanan global, serta dukungan dari pemerintahan Taiwan menunjukkan betapa pentingnya teknologi ini dalam konteks geopolitik saat ini. Dengan semakin berkembangnya kolaborasi otonom antara berbagai jenis kendaraan tempur, perang masa depan akan melibatkan lebih sedikit risiko terhadap manusia dan aset berharga.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/sabbirrangwala/2026/01/29/collaborative-autonomy-solutions-for-contested-environments/
[1] https://www.forbes.com/sites/sabbirrangwala/2026/01/29/collaborative-autonomy-solutions-for-contested-environments/
Analisis Ahli
Paul Scharre (Former Pentagon official and author on autonomous weapons)
"Kemampuan kolaborasi antar platform otonom akan menjadi game changer dalam medan perang modern, namun regulasi internasional dan etika penggunaan AI dalam senjata harus segera ditetapkan untuk mencegah eskalasi risiko."
Heather Roff (AI policy expert)
"Teknologi seperti yang dikembangkan HavocAI membawa peluang besar tapi juga risiko terkait pengendalian dan akuntabilitas sistem otonom yang bertindak sendiri dalam situasi tempur."
Analisis Kami
"HavocAI menunjukkan bahwa masa depan peperangan akan sangat bergantung pada kemampuan автономis kolaboratif yang memungkinkan berbagai jenis platform bekerja sebagai satu kesatuan tanpa tergantung pada komunikasi terus-menerus. Investasi besar dan kemitraan strategis mereka menandakan awal revolusi nyata dalam performa dan efisiensi militer, namun tantangan keamanan siber dan integrasi tetap harus diwaspadai."
Prediksi Kami
Dalam beberapa tahun ke depan, kolaborasi antara perusahaan teknologi otonom dan pembuat kapal besar akan mempercepat adopsi besar-besaran ASV dan kendaraan otonom lainnya dalam operasi militer, memicu perubahan signifikan dalam strategi perang yang mengandalkan sistem otonom skala besar sebagai pendukung aset konvensional.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa tujuan utama dari HavocAI?A
Tujuan utama dari HavocAI adalah memberikan keunggulan tidak adil bagi Departemen Pertahanan AS dengan menggunakan kemajuan AI untuk meluncurkan aset otonom kolaboratif.Q
Mengapa kolaborasi otonomi penting dalam konteks pertahanan?A
Kolaborasi otonomi penting karena memungkinkan berbagai sistem tanpa awak bekerja sama dalam menjalankan misi kompleks, meningkatkan efisiensi dan daya tahan.Q
Apa yang ditunjukkan dalam misi otonomi yang dilakukan di Troia, Portugal?A
Misi otonomi di Troia, Portugal menunjukkan koordinasi waktu nyata antara kapal permukaan otonom dan kendaraan udara tak berawak, meskipun dalam lingkungan tanpa GPS.Q
Bagaimana investasi dari Taiwania berpengaruh terhadap HavocAI?A
Investasi dari Taiwania sangat signifikan karena menunjukkan dukungan untuk solusi pertahanan yang relevan di tengah ketegangan di Selat Taiwan.Q
Apa rencana HavocAI untuk pengembangan kapal permukaan otonom yang lebih besar?A
HavocAI berencana untuk merancang kapal permukaan otonom dari awal, dengan fokus pada operasi otonom untuk kapasitas logistik yang lebih besar.




