Mengupas AI Basic Act Korea Selatan: Regulasi AI dan Kesehatan Mental yang Masih Kabur
Courtesy of Forbes

Mengupas AI Basic Act Korea Selatan: Regulasi AI dan Kesehatan Mental yang Masih Kabur

Menganalisis kontur hukum AI terbaru di Korea Selatan, terutama mengenai aspek kesehatan mental dalam AI, untuk memberikan wawasan terkait bagaimana regulasi tersebut bisa memengaruhi penggunaan AI di masa depan yang melibatkan kesehatan mental masyarakat.

30 Jan 2026, 15.15 WIB
229 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Hukum Dasar AI Korea Selatan adalah kerangka regulasi pertama yang komprehensif di negara besar.
  • Ada kekhawatiran signifikan tentang dampak negatif AI pada kesehatan mental dan perlunya regulasi yang lebih spesifik.
  • Perlunya keseimbangan antara memaksimalkan manfaat AI dan meminimalkan risikonya terhadap kesehatan mental masyarakat.
Seoul, Korea Selatan - Korea Selatan telah menetapkan peraturan AI baru yang dinamakan AI Basic Act sejak 22 Januari 2026. Ini merupakan regulasi AI komprehensif pertama di dunia yang diadopsi oleh satu negara besar secara nasional. Regulasi ini bertujuan untuk mengatur perkembangan AI sekaligus membangun kepercayaan masyarakat pada teknologi ini, dengan fokus pada keamanan dan dampak sosial AI.
AI yang termasuk dalam kategori 'berdampak tinggi' diatur lebih ketat dalam hukum ini. Namun, definisi kategori tersebut masih sangat kabur dan membuka peluang debat hukum yang sulit. Selain itu, aturan ini membentuk Komite Nasional AI yang berfungsi mengawasi pelaksanaan dan membantu penyelesaian masalah terkait AI.
Dalam aspek kesehatan mental, aturan ini hanya menyebutkan secara umum bahwa AI tidak boleh membahayakan kesehatan mental manusia, tanpa rincian spesifik. Ini berbeda dengan beberapa negara bagian di AS yang memiliki regulasi lebih detail terkait AI dan kesehatan mental, yang meliputi batasan dan kewajiban yang jelas untuk perusahaan AI.
Sanksi yang berlaku, seperti denda administratif hingga 30 juta won (sekitar 21.000 dolar AS), dapat dikenakan jika AI tidak memenuhi kewajiban transparansi seperti pelabelan konten yang dihasilkan AI. Namun, aturan tentang pelabelan ini juga sangat samar sehingga sulit dipastikan kapan sanksi berlaku, yang berpotensi menimbulkan masalah dalam penerapan.
Secara keseluruhan, AI Basic Act Korea Selatan menjadi tonggak penting dalam regulasi AI global, namun kurangnya ketegasan dan spesifikasi sangat mengurangi efektivitasnya, terutama dalam perlindungan kesehatan mental. Kedepannya, regulasi ini perlu dikembangkan lebih lanjut agar dapat menjawab tantangan nyata yang muncul dari penggunaan AI secara luas dalam masyarakat.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/lanceeliot/2026/01/30/south-korea-enacts-global-milestone-of-ai-safety-laws-including-covering-mental-health-impacts/

Analisis Ahli

Timnit Gebru
"Kebijakan AI harus sangat spesifik dan inklusif agar mampu menangani risiko etis dan mental yang ditimbulkan AI."
Stuart Russell
"Regulasi AI yang terlalu kabur dan luas akan melemahkan pengaruhnya dan tidak cukup untuk melindungi masyarakat dari potensi bahaya AI."

Analisis Kami

"Regulasi AI seperti AI Basic Act Korea Selatan adalah langkah penting tapi sayang terlalu umum sehingga sulit diterapkan secara efektif tanpa petunjuk spesifik. Jika tidak diperbaiki, hukum ini bisa menjadi beban bagi inovasi sekaligus gagal melindungi masyarakat dari risiko AI, terutama di bidang kesehatan mental yang sangat sensitif."

Prediksi Kami

Dalam waktu dekat, pemerintah Korea Selatan mungkin akan memperjelas dan memperkuat aturan terkait dampak kesehatan mental dari AI, sekaligus ada potensi gelombang litigasi terkait ketidakjelasan ketentuan hukum yang ada sekarang.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa tujuan dari Hukum Dasar AI yang diterapkan di Korea Selatan?
A
Tujuan dari Hukum Dasar AI adalah untuk melindungi umat manusia dan meningkatkan daya saing nasional Korea Selatan dalam pengembangan kecerdasan buatan.
Q
Bagaimana Hukum Dasar AI Korea Selatan berbeda dari EU AI Act?
A
Hukum Dasar AI Korea Selatan fokus pada regulasi keselamatan AI dan penanganan generative AI, sementara EU AI Act lebih terperinci dalam klasifikasi dampak AI.
Q
Apa tantangan utama terkait kesehatan mental yang dihadapi akibat penggunaan AI?
A
Tantangan utama termasuk risiko pemberian nasihat kesehatan mental yang tidak tepat dan potensi untuk memperburuk kondisi mental pengguna.
Q
Apa peran Komite Nasional AI dalam hukum ini?
A
Komite Nasional AI bertugas untuk mengawasi pelaksanaan hukum dan membantu menyelesaikan isu-isu terkait AI.
Q
Mengapa ada kekhawatiran tentang transparansi dan etika AI?
A
Ada kekhawatiran bahwa AI dapat memberikan informasi yang menyesatkan dan kurang transparan, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mental.