Tesla dan Elon Musk: Mobil Otonom dan Robotaxi Siap Jadi Tren Baru 2026
Courtesy of CNBCIndonesia

Tesla dan Elon Musk: Mobil Otonom dan Robotaxi Siap Jadi Tren Baru 2026

Menginformasikan perkembangan terbaru dan investasi besar Tesla dalam teknologi mobil otonom dan AI, serta rencana ekspansi layanan robotaxi yang akan berdampak luas bagi industri otomotif dan teknologi di masa depan.

30 Jan 2026, 17.45 WIB
31 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Tesla berinvestasi besar-besaran di bidang AI untuk mendukung pengembangan mobil otonom.
  • Cybercab diharapkan dapat beroperasi sebagai robotaxi di berbagai wilayah di AS dalam waktu dekat.
  • Elon Musk memiliki rencana ambisius untuk memperluas jangkauan layanan robotaxi di tahun-tahun mendatang.
Jakarta, Indonesia - Tesla kini makin serius mengembangkan mobil otonom tanpa sopir dengan rencana produksi Cybercab mulai tahun 2026. Selain itu, Elon Musk mengumumkan bahwa Tesla akan lebih fokus mengembangkan teknologi kecerdasan buatan melalui investasi besar di perusahaan AI miliknya, xAI.
Investasi sebesar 2 miliar dolar AS atau sekitar 33,5 triliun rupiah ini mendukung langkah Tesla untuk bertransformasi dari produsen mobil listrik menjadi perusahaan AI yang unggul. Ini juga memperkuat rencana pengoperasian layanan taksi robot (robotaxi) di Amerika Serikat.
Elon Musk menargetkan ekspansi layanan robotaxi ke wilayah yang lebih luas di AS tahun ini, meskipun sebelumnya perkiraannya lebih besar dan kini hanya mencakup 8-10 area metropolitan. Ambisi ini menunjukkan potensi revolusi transportasi berbasis AI yang semakin nyata.
Membangun Cybercab, robot humanoid, serta produk Tesla lainnya seperti truk Semi dan Roadster membutuhkan dana besar mencapai lebih dari 20 miliar dolar AS. Jumlah ini lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar 8,5 miliar dolar AS.
Para analis melihat fokus Tesla bergeser pada peluncuran produk dan pengembangan software kemudi otomatis yang akan menjadi sumber pendapatan utama di masa depan. Hal ini menjadi sinyal penting bahwa bisnis otomotif kini semakin bergantung pada teknologi AI dan bukan hanya penjualan mobil konvensional.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260130141210-37-706751/petaka-buat-driver-online-mengintai-di-2026-ini-kata-elon-musk

Analisis Ahli

Thomas Monteiro
"Transisi Tesla menuntut investor untuk lebih fokus pada peluncuran teknologi dan potensi pendapatan software daripada sekadar penjualan mobil tradisional, menandai perubahan paradigma dalam bisnis otomotif."
Vaibhav Taneja
"Pembangunan produk baru Tesla seperti Cybercab dan robot humanoid membutuhkan dana lebih dari US$20 miliar, menunjukkan ambisi besar perusahaan sekaligus kebutuhan pendanaan yang tinggi."

Analisis Kami

"Strategi Elon Musk sangat ambisius dengan mengintegrasikan AI ke dalam ekosistem transportasi otonom yang dapat merevolusi industri otomotif. Namun, investasi masif dan pengembangan teknologi yang kompleks juga menghadirkan risiko besar yang harus dikelola secara hati-hati agar dapat mencapai target besar tersebut."

Prediksi Kami

Dalam beberapa tahun ke depan, Tesla akan menjadi pelopor dalam industri robotaxi dengan jangkauan layanan yang semakin luas, sekaligus mengubah paradigma bisnis otomotif dari produk fisik ke layanan berbasis AI dan software.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang diumumkan Tesla terkait investasi terbaru?
A
Tesla mengumumkan investasi sebesar US$2 miliar di xAI, perusahaan milik Elon Musk.
Q
Apa tujuan dari Cybercab yang sedang dikembangkan?
A
Tujuan dari Cybercab adalah untuk beroperasi sebagai taksi tanpa sopir di wilayah Amerika Serikat.
Q
Siapa yang mendirikan perusahaan xAI?
A
Perusahaan xAI didirikan oleh Elon Musk.
Q
Kapan Elon Musk memperkirakan robotaxi akan menjangkau populasi AS?
A
Elon Musk memperkirakan robotaxi akan menjangkau setengah dari populasi AS pada akhir tahun 2025.
Q
Berapa total investasi yang dilakukan Tesla di xAI?
A
Total investasi yang dilakukan Tesla di xAI adalah sebesar US$2 miliar.