Elon Musk Gabungkan SpaceX dan xAI, Siap IPO dengan Valuasi Fantastis
Courtesy of CNBCIndonesia

Elon Musk Gabungkan SpaceX dan xAI, Siap IPO dengan Valuasi Fantastis

Menginformasikan penggabungan strategis antara SpaceX dan xAI, serta persiapan IPO yang besar guna memperkuat posisi di bidang kecerdasan buatan dan teknologi luar angkasa, yang berdampak pada perkembangan teknologi dan akses modal.

03 Feb 2026, 14.25 WIB
80 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Elon Musk melakukan merger antara SpaceX dan xAI untuk menciptakan inovasi baru.
  • Perusahaan gabungan ini memiliki potensi besar untuk IPO dengan valuasi tinggi.
  • Grok, chatbot dari xAI, telah digunakan oleh Departemen Pertahanan AS meskipun menghadapi beberapa masalah dengan konten.
Jakarta, Indonesia - Elon Musk telah menggabungkan dua perusahaannya, SpaceX dan xAI, menjadi satu entitas baru yang siap melakukan penawaran saham perdana (IPO) dalam waktu dekat. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat posisi di bidang teknologi luar angkasa dan kecerdasan buatan.
Menurut data resmi, penggabungan ini resmi sejak 2 Februari 2026, dengan SpaceX menjadi anggota pengelola xAI Holdings. Perusahaan hasil merger ini dapat menghimpun dana IPO sebesar 50 miliar dolar AS dengan valuasi mencapai 1,5 triliun dolar AS.
Merger ini penting bagi xAI yang baru berusia tiga tahun agar bisa bersaing dengan perusahaan AI besar macam Google, OpenAI, dan Anthropic. Dengan dukungan modal besar, xAI diharapkan bisa mengembangkan infrastruktur AI yang lebih kuat.
SpaceX sendiri dikenal sebagai pemimpin layanan peluncuran roket dan pengelola jaringan internet satelit Starlink yang memiliki jutaan pengguna. Sementara itu, xAI memiliki produk chatbot Grok yang kini digunakan juga oleh Departemen Pertahanan AS meski pernah mengalami masalah di beberapa negara.
Penggabungan ini membuka peluang bagi integrasi teknologi AI dengan layanan satelit dan roket, yang bisa menciptakan inovasi baru di bidang komunikasi, pertahanan, dan teknologi luar angkasa di masa depan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260203131423-37-707738/elon-musk-gabungkan-bisnis-rugi-dan-perusahaan-kaya-raya-lalu-ipo

Analisis Ahli

Andrew Ng
"Penggabungan teknologi AI dan ruang angkasa memang menjanjikan, namun fokus utama harus pada transparansi dan etika dalam pengembangan AI agar teknologi ini dapat diterima luas oleh masyarakat."
Fei-Fei Li
"Memanfaatkan infrastruktur luar angkasa untuk AI adalah inovasi yang menarik dan bisa membuka kemungkinan baru bagi akses data global dan komunikasi real-time yang belum pernah ada sebelumnya."

Analisis Kami

"Penggabungan ini merupakan langkah strategis yang sangat cerdas dari Elon Musk untuk memadukan kekuatan teknologi luar angkasa dengan kecerdasan buatan yang sedang berkembang pesat. Namun, tantangan utama adalah bagaimana mengelola integrasi yang kompleks dan menjaga kepercayaan publik terutama terkait persoalan etika AI seperti yang dialami oleh Grok."

Prediksi Kami

Setelah IPO, perusahaan gabungan ini kemungkinan besar akan mempercepat inovasi teknologi AI yang terintegrasi dengan layanan luar angkasa, membuka peluang baru untuk komunikasi global dan aplikasi pertahanan yang lebih canggih.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dilakukan Elon Musk dengan SpaceX dan xAI?
A
Elon Musk menggabungkan SpaceX dengan xAI untuk membentuk mesin inovasi terintegrasi.
Q
Berapa nilai IPO yang diharapkan dari perusahaan gabungan ini?
A
Perusahaan gabungan ini diharapkan dapat menggalang US$ 50 miliar dengan valuasi mencapai US$ 1,5 triliun.
Q
Apa itu Grok dan bagaimana penggunaannya di Departemen Pertahanan AS?
A
Grok adalah chatbot yang dapat digunakan oleh Departemen Pertahanan AS untuk menganalisis basis data intelijen militernya.
Q
Apa yang dimaksud dengan Starlink dan berapa banyak pengguna yang dimilikinya?
A
Starlink adalah layanan internet berbasis satelit dari SpaceX yang memiliki sekitar 9 juta pengguna.
Q
Mengapa xAI perlu mengakses modal segar setelah merger?
A
xAI perlu mengakses modal segar untuk membangun infrastruktur AI dan bersaing dengan perusahaan lain.