
Courtesy of SCMP
Regulator China Izinkan Pesawat C919 Pakai Landasan Sempit, Buka Pasar Asia Tenggara
Memberikan perubahan regulasi yang memungkinkan pesawat C919 beroperasi di landasan pacu yang lebih sempit agar dapat bersaing lebih efektif dengan Boeing dan Airbus, serta memperluas pangsa pasar terutama di bandara-bandara kecil di Asia Tenggara.
03 Feb 2026, 17.01 WIB
139 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- C919 diizinkan untuk menggunakan runway sempit, meningkatkan prospeknya di pasar.
- Perubahan regulasi ini dapat membantu C919 bersaing dengan Boeing dan Airbus.
- C919 berpotensi memasuki pasar Asia Tenggara yang didominasi oleh pesawat asing.
Beijing, Tiongkok - Pemerintah Tiongkok lewat otoritas penerbangan sipil mengusulkan perubahan aturan yang memperbolehkan pesawat buatan dalam negeri, C919, untuk mendarat di landasan yang lebih sempit dari biasanya. Ini penting karena selama ini pesawat C919 hanya bisa digunakan di bandara dengan landasan selebar 45 meter, yang hanya tersedia di bandara besar.
Dengan aturan baru, lebar minimum landasan yang bisa dipakai pesawat ini menjadi 30 meter, sehingga bisa mendarat di bandara-bandara kecil atau regional. Bandara dengan landasan sempit ini banyak ditemukan di dalam negeri Tiongkok dan negara-negara Asia Tenggara, membuka peluang besar bagi C919 untuk melayani rute yang sebelumnya sulit dijangkau.
Perubahan ini juga memungkinkan C919 untuk bersaing langsung dengan pesawat produksi Boeing dan Airbus yang sudah lebih dulu mendapatkan izin untuk operasi di landasan sempit. Pesawat-pesawat tersebut adalah Boeing 737 dan Airbus A320 yang selama ini mendominasi pasar kelas pesawat narrow-body.
Peluang pasar yang lebih luas ini akan menguatkan posisi C919 di industri penerbangan global, terutama di kawasan Asia Tenggara yang memiliki banyak bandara kecil. Analis independen meyakini langkah ini akan membuka pasar yang selama ini sulit ditembus oleh produk pesawat nasional Tiongkok.
Jika implementasi dan standar keamanan dari penggunaan landasan sempit ini ditegakkan dengan baik, masa depan C919 akan semakin cerah. Pesawat ini berpotensi meningkatkan persaingan di pasar pesawat penumpang regional, memberikan pilihan lebih banyak kepada maskapai dan penumpang.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/economy/china-economy/article/3342252/china-plans-regulatory-change-help-c919-jet-compete-airbus-and-boeing?module=china_future_tech&pgtype=section
[1] https://www.scmp.com/economy/china-economy/article/3342252/china-plans-regulatory-change-help-c919-jet-compete-airbus-and-boeing?module=china_future_tech&pgtype=section
Analisis Ahli
Li Hanming
"Perubahan regulasi membuka jalan bagi C919 untuk masuk pasar yang sebelumnya didominasi Boeing dan Airbus, meningkatkan kompetisi dan inovasi di industri penerbangan regional."
Analisis Kami
"Langkah regulator Tiongkok ini sangat strategis dalam memperluas jangkauan pesawat nasional yang selama ini terkendala ketatnya aturan penggunaan landasan pacu. Jika implementasi dan standar keselamatan tetap terjaga, ini bisa menjadi titik balik bagi C919 untuk menembus pasar global dengan lebih agresif."
Prediksi Kami
Dengan regulasi baru, C919 kemungkinan besar akan meningkatkan pangsa pasar di China dan Asia Tenggara, menantang dominasi Boeing dan Airbus di segmen pesawat narrow-body.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang diumumkan oleh otoritas penerbangan sipil China mengenai C919?A
Otoritas penerbangan sipil China mengumumkan perubahan regulasi yang memungkinkan C919 menggunakan runway sempit.Q
Mengapa perubahan regulasi ini penting bagi C919?A
Perubahan ini penting karena memungkinkan C919 untuk beroperasi di lebih banyak bandara di China dan meningkatkan kemampuannya bersaing di pasar Asia Tenggara.Q
Apa spesifikasi utama dari C919?A
C919 dapat menampung hingga 192 penumpang dan memiliki spesifikasi yang mirip dengan Boeing 737 dan Airbus A320.Q
Siapa yang memproduksi C919?A
C919 diproduksi oleh Commercial Aircraft Corporation of China (Comac), sebuah perusahaan negara.Q
Apa dampak dari kemampuan C919 untuk menggunakan runway sempit?A
Kemampuan C919 untuk menggunakan runway sempit akan memudahkan pesawat ini memasuki pasar yang sebelumnya dikuasai oleh Boeing 737 dan Airbus A320.



