Pengembang AI Tiongkok Tekankan Konteks Budaya dalam Keselamatan AI
Courtesy of SCMP

Pengembang AI Tiongkok Tekankan Konteks Budaya dalam Keselamatan AI

Memberikan pemahaman bahwa pengembangan AI di Tiongkok harus dihargai dan dinilai dari konteks budaya dan pendekatan lokal mereka terkait keselamatan AI, serta menyoroti pentingnya memperhatikan risiko AI di tengah persaingan teknologi global.

04 Feb 2026, 11.01 WIB
246 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Perusahaan AI Tiongkok sedang berusaha untuk meningkatkan keamanan dalam pengembangan model mereka.
  • Ada kesenjangan antara fokus mengejar performa dan pentingnya keamanan AI di Tiongkok.
  • Model AI Tiongkok telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam performa dibandingkan dengan model AS.
Hangzhou, Tiongkok - Perusahaan-perusahaan di Tiongkok kini semakin mendekati pesaing asal Amerika Serikat dalam hal performa kecerdasan buatan. Namun, mereka menjalankan mitigasi risiko dan keselamatan AI dengan pendekatan yang berbeda yang mengacu pada konteks budaya domestik.
Salah satu model AI dari Tiongkok, DeepSeek, pernah dilarang atau dibatasi di lebih dari 10 negara, seperti Amerika Serikat, Italia, dan India, karena kekhawatiran terkait risiko yang belum terkelola dengan baik.
Para pengembang dalam negeri mengakui bahwa selama ini fokus mereka lebih besar pada kecepatan dan kemampuan teknis model dibandingkan dengan upaya keselamatan atau mitigasi risiko, yang membuat banyak sumber daya hanya digunakan untuk pelatihan model AI.
Tu Jinhao, mantan peneliti di DeepSeek, menyatakan bahwa ketertarikan untuk mengejar ketertinggalan dari AS membuat perhatian terhadap keselamatan AI menjadi terabaikan. Ia juga menyebutkan bahwa dana untuk pekerjaan keamanan AI sangat terbatas.
Perkembangan ini penting untuk diwaspadai dan diikuti karena memperlihatkan tren kompetisi global AI yang semakin ketat dan kompleks, yang juga menuntut penanganan risiko yang lebih serius agar teknologi ini dapat digunakan secara aman.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/tech/article/3342279/chinese-ai-firms-defend-safety-practices-push-back-western-criticism?module=top_story&pgtype=section

Analisis Ahli

Tu Jinhao
"Obsesi untuk mengejar ketertinggalan dengan AS membuat pengembangan AI di Tiongkok kurang fokus pada aspek keamanan, sehingga semua sumber daya habis untuk pelatihan model tanpa banyak dialokasikan untuk keselamatan."

Analisis Kami

"Pendekatan keselamatan AI yang mengedepankan konteks budaya lokal memang penting untuk keberhasilan implementasi teknologi ini di Tiongkok. Namun, fokus yang berlebihan pada mengejar performa tanpa membangun ekosistem keselamatan yang kuat dapat menimbulkan risiko serius, termasuk penyalahgunaan teknologi yang berdampak luas secara global."

Prediksi Kami

Dalam waktu dekat, perusahaan AI Tiongkok kemungkinan akan mulai lebih banyak menginvestasikan sumber daya untuk pengembangan keamanan dan mitigasi risiko AI agar dapat bersaing secara global tanpa menghadapi larangan atau pembatasan.