
Courtesy of TechCrunch
Fundamental: Model AI Baru untuk Analisis Data Perusahaan Besar yang Lebih Akurat
Memperkenalkan model AI baru bernama Nexus yang dirancang khusus untuk menganalisis data terstruktur besar secara efektif sehingga dapat meningkatkan kinerja analisis data perusahaan dan membuka berbagai kemungkinan penggunaan baru.
05 Feb 2026, 22.00 WIB
247 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Fundamental mengembangkan model Nexus untuk mengatasi tantangan dalam analisis data terstruktur.
- Perusahaan telah menarik minat besar dari investor dan mendapatkan pendanaan sebesar $255 juta.
- Kemitraan dengan AWS memungkinkan penerapan model Nexus secara langsung dalam lingkungan cloud.
tidak disebutkan secara eksplisit - Sebuah perusahaan AI bernama Fundamental keluar dari masa rahasia dengan menawarkan sebuah model AI baru bernama Nexus yang dirancang khusus untuk menganalisis data terstruktur dalam jumlah sangat besar yang dihasilkan perusahaan besar. Model ini berbeda dengan model bahasa besar (LLM) yang selama ini berkembang karena fokus pada data dalam bentuk tabel dan sangat besar skalanya.
Model Nexus adalah contoh dari large tabular model (LTM) yang tidak menggunakan struktur transformer seperti model AI modern lainnya dan bekerja secara deterministik, yang berarti selalu menghasilkan jawaban yang sama untuk pertanyaan yang sama. Ini sangat berguna untuk analisis data yang memerlukan keakuratan dan konsistensi hasil.
Perusahaan telah mengumpulkan pendanaan sebesar 255 juta dolar AS dengan valuasi 1,2 miliar dolar AS dari berbagai investor besar termasuk Oak HC/FT, Valor Equity Partners, serta beberapa pendanaan awal dari tokoh terkenal di dunia teknologi. Nexus telah menarik minat banyak perusahaan besar, termasuk kontrak bernilai jutaan dolar dengan klien Fortune 100.
Nexus dapat memproses dataset yang sangat besar, seperti spreadsheet dengan miliaran baris, yang sulit dilakukan oleh model transformer tradisional karena keterbatasan jendela konteks. Dengan demikian, Nexus memungkinkan perusahaan untuk memperluas penggunaan AI ke lebih banyak kasus dan memperoleh hasil yang lebih baik dibanding menggunakan banyak data scientist.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/05/fundamental-raises-255-million-series-a-with-a-new-take-on-big-data-analysis/
[1] https://techcrunch.com/2026/02/05/fundamental-raises-255-million-series-a-with-a-new-take-on-big-data-analysis/
Analisis Ahli
Yann LeCun
"Pendekatan yang berfokus pada data terstruktur dan model deterministik sangat menjanjikan karena saat ini banyak kebutuhan AI yang belum terpenuhi oleh model bahasa besar, terutama di sektor enterprise."
Andrew Ng
"Menggabungkan teknik AI lama dengan pendekatan baru pada data terstruktur membuka peluang besar untuk otomatisasi analitik dan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat."
Analisis Kami
"Pendekatan deterministik di Nexus sangat menarik karena memberikan konsistensi hasil yang krusial dalam analisis bisnis yang membutuhkan akurasi tinggi. Namun, tantangan terbesar tetap pada adopsi teknologi baru ini secara luas di kalangan perusahaan besar yang sudah terbiasa dengan sistem legacy dan transformer."
Prediksi Kami
Model tabular seperti Nexus akan menjadi solusi utama di perusahaan besar untuk analisis data terstruktur, memicu transformasi besar dalam cara pengolahan data enterprise dan mengurangi ketergantungan pada data scientist dalam jangka panjang.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang ditawarkan oleh Fundamental?A
Fundamental menawarkan model dasar untuk menganalisis data terstruktur yang dihasilkan oleh perusahaan besar.Q
Siapa CEO dari Fundamental?A
CEO dari Fundamental adalah Jeremy Fraenkel.Q
Apa perbedaan antara Nexus dan model AI lainnya?A
Nexus adalah model deterministik yang tidak menggunakan arsitektur transformer, berbeda dengan model AI lainnya.Q
Apa yang membuat Nexus lebih baik dalam menangani data terstruktur?A
Nexus dapat menangani dataset yang sangat besar secara efisien, yang sering kali menjadi tantangan bagi model AI berbasis transformer.Q
Dengan siapa Fundamental menjalin kemitraan strategis?A
Fundamental menjalin kemitraan strategis dengan AWS untuk memungkinkan pengguna menerapkan Nexus.



