
Courtesy of SCMP
Elon Musk Dorong Data Center di Luar Angkasa, Industri Surya China Terangkat
Menginformasikan tentang minat Elon Musk terhadap pusat data berbasis ruang angkasa yang didukung oleh energi surya dan dampaknya terhadap industri panel surya di China, sekaligus memberi peringatan tentang risiko teknologi yang masih sangat baru dan spekulasi pasar yang berlebihan.
06 Feb 2026, 05.00 WIB
48 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Elon Musk menjajaki kerjasama dengan perusahaan solar China untuk pusat data luar angkasa.
- Ada potensi risiko bagi investor terkait proyek teknologi fotovoltaik luar angkasa.
- Diskusi ini menunjukkan daya saing industri solar China di pasar global.
Shanghai, China - Elon Musk dan perusahaan luar angkasanya SpaceX sedang menjajaki kerja sama dengan beberapa perusahaan panel surya dari China untuk mewujudkan pusat data di luar angkasa yang menggunakan energi matahari secara terus-menerus. Ide ini bertujuan menghadirkan pusat data dengan pasokan energi tanpa henti, yang penting untuk mengakomodasi kebutuhan komputasi kecerdasan buatan yang sangat besar.
Pengumuman ini memicu kenaikan harga saham beberapa perusahaan surya China seperti Zhonghuan dan Jinko Solar, menunjukkan semangat pasar yang tinggi terhadap potensi teknologi baru ini. Namun, kenaikan tersebut tidak bertahan lama karena para analis mengingatkan bahwa teknologi ini masih jauh dari tahap siap pakai secara komersial.
Perusahaan seperti Jinko Solar telah memberi peringatan kepada investor bahwa teknologi panel surya di ruang angkasa masih dalam tahap riset dan belum menghasilkan pendapatan nyata. Hal ini menandakan bahwa masih banyak risiko dan tantangan teknis yang harus diatasi sebelum konsep ini bisa dijalankan secara luas.
Elon Musk sendiri yakin bahwa komputasi berbasis ruang angkasa adalah satu-satunya cara untuk memenuhi kebutuhan pendinginan dan energi pusat data kecerdasan buatan yang terus berkembang, karena infrastruktur di bumi sulit menanganinya. Jika berhasil, ini bisa merevolusi cara kita menggunakan energi dan mengelola data di masa depan.
Meskipun prospek ini menarik, para ahli dan pelaku industri menyarankan agar publik dan investor tidak terbawa euforia pasar secara berlebihan. Masa depan teknologi ini masih belum pasti dan membutuhkan kerja keras serta waktu lama untuk membuktikannya secara nyata.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/tech/article/3342557/space-computing-push-elon-musks-spacex-shines-beam-chinas-solar-supply-chain?module=top_story&pgtype=section
[1] https://www.scmp.com/tech/article/3342557/space-computing-push-elon-musks-spacex-shines-beam-chinas-solar-supply-chain?module=top_story&pgtype=section
Analisis Ahli
Dr. Nurhasanah, Dosen Teknik Energi
"Teknologi panel surya di ruang angkasa memang sangat potensial karena dapat mengatasi masalah intermitensi energi matahari di bumi, tetapi tantangan teknis seperti pemasangan, pemeliharaan, serta biaya masih sangat besar dan memerlukan kolaborasi internasional yang solid."
Analisis Kami
"Keterlibatan Elon Musk dalam inovasi pusat data berbasis ruang angkasa membuka peluang baru bagi industri energi surya, namun ini masih merupakan teknologi spekulatif yang memerlukan waktu bertahun-tahun untuk menjadi komersial. Pasar harus berhati-hati agar tidak terbawa euforia sehingga menimbulkan volatilitas berlebihan yang merugikan investor jangka panjang."
Prediksi Kami
Dengan meningkatnya perhatian dan investasi dari tokoh seperti Elon Musk, kemungkinan akan terjadi percepatan riset dan pengembangan teknologi pusat data berbasis ruang angkasa serta pertumbuhan lebih lanjut dalam industri panel surya, khususnya di China, walau tantangan teknis dan risiko pasar tetap tinggi.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang sedang dilakukan Elon Musk terkait pusat data luar angkasa?A
Elon Musk sedang menjajaki penyedia solar China untuk mengembangkan pusat data luar angkasa yang didukung oleh energi solar.Q
Mengapa industri solar China menjadi perhatian di pasar?A
Industri solar China menarik perhatian karena kompetitif dan potensi untuk mendukung teknologi fotovoltaik luar angkasa.Q
Apa yang dikatakan Jinko Solar mengenai teknologi fotovoltaik luar angkasa?A
Jinko Solar mengatakan bahwa teknologi fotovoltaik luar angkasa masih dalam tahap eksplorasi awal dan tidak ada solusi atau proyek komersial yang jelas.Q
Perusahaan mana saja yang terlibat dalam diskusi dengan SpaceX?A
Perusahaan yang terlibat dalam diskusi dengan SpaceX termasuk Jinko Solar, GCL Technology, dan TCL.Q
Apa potensi risiko bagi investor terkait proyek ini?A
Risiko bagi investor termasuk ketidakpastian teknologi dan potensi hype berlebihan di pasar.


