
Courtesy of NatureMagazine
Wabah Campak Kembali Meningkat, Apa Risiko untuk yang Sudah Divaksin?
Memberikan pemahaman tentang risiko campak saat ini, efektivitas vaksin, dan pentingnya mempertahankan cakupan vaksinasi agar mencegah wabah serius di masa depan.
06 Feb 2026, 07.00 WIB
77 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Tingkat vaksinasi campak di AS menurun, meningkatkan risiko wabah.
- Vaksin campak sangat efektif, tetapi tidak 100% menjamin perlindungan.
- Herd immunity penting untuk mencegah penyebaran virus di masyarakat.
Denver, Amerika Serikat - Penyakit campak sudah sangat jarang ditemukan di banyak negara, sehingga beberapa dokter belum pernah melihat kasusnya langsung. Namun, kasus campak di Amerika Serikat meningkat tajam, dengan lebih dari 2.000 kasus dilaporkan tahun lalu, jumlah terbesar dalam 30 tahun terakhir.
Vaksin campak sangat efektif, hingga 97% orang terlindungi setelah menerima dua dosis. Perlindungan ini biasanya bertahan seumur hidup, sehingga menjaga cakupan vaksinasi tinggi sangat penting untuk mencegah penyebaran virus.
Di AS, cakupan vaksinasi anak-anak usia sekolah menurun dari 95,2% menjadi 92,5%, sehingga memunculkan peluang terjadinya wabah. Kasus campak juga mulai muncul kembali di negara-negara seperti Inggris dan Spanyol setelah kehilangan status bebas campak.
Orang yang telah divaksin masih bisa tertular campak, meskipun kasus ini jarang dan gejalanya biasanya lebih ringan. Wabah di South Carolina sebagian besar terjadi pada orang yang tidak divaksin atau belum lengkap vaksinasinya.
Penularan campak juga dapat terjadi selama penerbangan jarak jauh jika ada penumpang yang sangat sakit dan menular. Oleh karena itu, menjaga vaksinasi tetap tinggi sangat penting untuk melindungi masyarakat, termasuk para pelancong.
Referensi:
[1] https://nature.com/articles/d41586-026-00367-5
[1] https://nature.com/articles/d41586-026-00367-5
Analisis Ahli
Nathan Lo
"Vaksin campak sangat efektif dalam mencegah infeksi, dan meskipun ada kasus terobosan pada orang yang divaksinasi, komplikasi biasanya ringan dibandingkan dengan orang yang tidak divaksin."
Rachel Herlihy
"Kasus penularan campak dari penumpang yang sakit parah selama penerbangan sangat tidak umum, namun durasi kontak yang lama dalam penerbangan dapat meningkatkan risiko infeksi."
Analisis Kami
"Penurunan cakupan vaksinasi merupakan alarm besar yang menunjukkan bahwa ketidakpatuhan terhadap imunisasi dapat menghancurkan keberhasilan pengendalian penyakit menular selama ini. Jika tidak segera ditangani, kita mungkin akan menghadapi gelombang wabah campak yang lebih hebat dan berdampak serius pada kesehatan masyarakat."
Prediksi Kami
Jika cakupan vaksinasi terus menurun, terutama di kalangan anak-anak, wabah campak akan semakin sering terjadi dan status bebas campak dari berbagai negara bisa semakin banyak hilang.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa penyebab meningkatnya kasus campak di AS?A
Penyebab meningkatnya kasus campak di AS adalah penurunan tingkat vaksinasi di antara anak-anak, yang membuka peluang untuk wabah.Q
Seberapa efektif vaksin campak?A
Vaksin campak sangat efektif; setelah satu dosis, 93% orang terlindungi, dan 97% setelah dua dosis.Q
Apa itu herd immunity dan mengapa penting?A
Herd immunity adalah saat 92-94% populasi memiliki kekebalan, sehingga virus tidak dapat menyebar, dan penting untuk mencegah penularan yang berkelanjutan.Q
Bagaimana risiko penularan campak bagi orang yang sudah divaksinasi?A
Orang yang sudah divaksinasi masih bisa terinfeksi campak, meskipun risikonya lebih rendah, terutama jika mereka terpapar dengan orang yang terinfeksi.Q
Apa yang terjadi di Colorado terkait kasus campak?A
Di Colorado, seorang pengembara yang terinfeksi campak menularkan virus ke sembilan orang lainnya selama penerbangan internasional.




