Courtesy of Wired
Silicon Valley Bertransformasi dengan Nilai Kristen dan Misi Teknologi Bermakna
14 Mar 2025, 13.30 WIB
99 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Ada pergeseran dalam Silicon Valley menuju pengakuan nilai-nilai Kristen dalam industri teknologi.
- Pekerja teknologi mulai mencari makna yang lebih dalam dalam pekerjaan mereka, bukan hanya mengejar kekayaan.
- ACTS 17 Collective menawarkan alternatif komunitas bagi mereka yang mencari penggabungan antara iman dan kewirausahaan.
Sekelompok investor dan pendiri terkenal di Silicon Valley sedang mempromosikan visi moral baru untuk industri teknologi. Mereka ingin agar pilihan pekerjaan dan keputusan lainnya tidak hanya didasarkan pada pencarian kekayaan, tetapi juga pada nilai-nilai Kristen dan budaya Barat. Di sebuah acara di San Francisco, Trae Stephens, salah satu pendiri perusahaan pertahanan Anduril, menjelaskan konsep "good quests" atau pencarian yang baik, yang berarti karier yang dapat membuat masa depan lebih baik. Dia percaya bahwa pekerjaan di luar gereja juga bisa dianggap suci.
Michelle Stephens, istri Trae dan pendiri ACTS 17 Collective, sebuah organisasi nirlaba, ingin mengubah cara orang melihat kesuksesan. Dia berpendapat bahwa banyak pekerja teknologi merasa kosong karena mengukur kesuksesan hanya dengan uang dan kekuasaan. Dia ingin mereka percaya bahwa kesuksesan bisa diartikan sebagai mencintai Tuhan, diri sendiri, dan orang lain. Acara ACTS 17 ini terbuka untuk semua orang, termasuk yang tidak beragama.
Di acara tersebut, Trae dan pembicara lainnya membahas pentingnya pekerjaan yang berarti dan bagaimana teknologi seharusnya digunakan untuk menyelesaikan masalah besar di masyarakat. Mereka mengkritik fokus industri teknologi yang terlalu banyak pada hal-hal sepele, seperti aplikasi berbagi foto. Beberapa peserta acara merasa bahwa membicarakan agama dan keyakinan di Silicon Valley kini semakin diterima, dan mereka mencari komunitas baru setelah pandemi.
Referensi:
[1] https://wired.com/story/christians-silicon-valley-religion-venture-capital/
[1] https://wired.com/story/christians-silicon-valley-religion-venture-capital/
Analisis Kami
"Ini adalah langkah signifikan yang menunjukkan bahwa Silicon Valley mulai mengalami krisis identitas moral dan mencari akar nilai yang lebih dalam dari sekadar materialisme. Namun, integrasi nilai-nilai Kristen juga berpotensi memunculkan ketegangan dengan budaya liberal dan pluralistik yang selama ini dominan di kawasan tersebut."
Analisis Ahli
Alex Karp
"Mengkritik fokus teknologi pada aplikasi yang kurang bermakna dan menyuarakan pentingnya memprioritaskan tujuan yang lebih besar secara moral dan sosial dalam pengembangan teknologi."
Peter Thiel
"Melihat kemajuan teknologi sebagai bagian dari misi Kristen untuk membangun ‘kerajaan surga di bumi’ melalui penggabungan optimisme Barat dan eskatologi keagamaan."
Prediksi Kami
Visi menggabungkan nilai-nilai Kristen dan teknologi ini kemungkinan akan menarik lebih banyak perhatian dan pengikut di Silicon Valley, mendorong terciptanya ekosistem teknologi yang lebih berorientasi pada misi sosial dan spiritual ketimbang sekadar keuntungan ekonomi.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa tujuan dari ACTS 17 Collective?A
Tujuan dari ACTS 17 Collective adalah untuk mengakui peran Kristus dalam teknologi dan masyarakat serta mendefinisikan ulang kesuksesan di kalangan pekerja teknologi.Q
Siapa Trae Stephens dan apa perannya dalam industri teknologi?A
Trae Stephens adalah co-founder Anduril dan mitra di Founders Fund, yang mengadvokasi nilai-nilai Kristen dalam karir dan industri teknologi.Q
Apa yang dimaksud dengan 'pencarian baik' menurut Trae Stephens?A
Pencarian baik adalah karir yang ditujukan untuk menyelesaikan masalah kompleks dan memberikan kontribusi positif bagi masa depan, bukan hanya mengejar kekayaan.Q
Bagaimana pandangan Peter Thiel tentang teknologi dan nilai-nilai Kristen?A
Peter Thiel berpendapat bahwa teknologi dan nilai-nilai Kristen dapat saling mendukung dalam membangun masa depan yang lebih baik.Q
Apa yang terjadi di acara ACTS 17 yang diadakan di San Francisco?A
Acara ACTS 17 di San Francisco menampilkan diskusi tentang nilai-nilai Kristen dalam konteks pekerjaan dan industri teknologi, dengan kehadiran tokoh-tokoh penting.