YouTube Uji Coba AI untuk Video, Kreator Merasa Wajah dan Baju Berubah Aneh
Courtesy of CNBCIndonesia

YouTube Uji Coba AI untuk Video, Kreator Merasa Wajah dan Baju Berubah Aneh

Memberikan informasi tentang uji coba teknologi AI YouTube yang mengubah tampilan video tanpa izin, dampaknya terhadap kreator, serta reaksi yang muncul agar pembaca memahami isu terbaru terkait penggunaan AI dalam platform video.

27 Agt 2025, 11.10 WIB
62 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • YouTube mulai menerapkan teknologi AI dalam pengeditan video tanpa izin dari kreator.
  • Beberapa YouTuber merasa terganggu dengan perubahan yang terjadi pada video mereka.
  • Kualitas dan pengalaman video menjadi fokus utama YouTube dalam penggunaan teknologi baru ini.
Jakarta, Indonesia - YouTube sedang mencoba teknologi AI pada fitur Shorts mereka untuk memperbaiki kualitas video secara otomatis tanpa izin pemilik video. Perubahan ini membuat wajah dan pakaian para YouTuber terlihat berbeda dan tidak alami.
Rick Beato dan Rhett Shull, dua YouTuber terkenal, menyatakan kekesalan atas perubahan yang terjadi pada video mereka. Mereka merasa seperti menggunakan riasan berlebihan, padahal tidak ada edit atau operasi plastik.
Teknologi AI ini meningkatkan ketajaman kulit dan baju, menghilangkan blur dan noise, namun juga menyebabkan beberapa distorsi seperti telinga yang melengkung. Hal ini membuat hubungan kepercayaan antara kreator dan penonton bisa terkikis.
YouTube mengakui bahwa mereka tengah melakukan uji coba menggunakan machine learning tradisional agar video lebih jernih. Namun, mereka belum mau memberikan opsi pilihan kepada kreator terkait penggunaan teknologi AI tersebut.
Seiring YouTube terus mengembangkan fitur ini, banyak yang menunggu respons YouTube apakah akan memberikan kontrol kepada kreator agar mereka tetap merasa nyaman dan dipercaya dalam mengelola konten mereka.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20250827102139-37-661697/tampang-manusia-mendadak-berubah-tanpa-oplas-edit-youtuber-kaget

Analisis Kami

"YouTube harus lebih transparan dan memberikan opsi kepada kreator untuk memilih apakah video mereka akan diproses menggunakan AI. Tanpa persetujuan dan kontrol yang jelas, penggunaan AI otomatis ini dapat merusak hubungan kreator dan platform serta merusak ekosistem konten yang sudah terbangun."

Analisis Ahli

Rene Ritchie
"Uji coba machine learning merupakan langkah untuk meningkatkan kualitas video dan pengalaman penonton, dengan mendengarkan masukan kreator secara berkelanjutan."

Prediksi Kami

Jika YouTube tidak memberikan kontrol penuh kepada kreator atas modifikasi AI ini, kepercayaan antara platform dan kreator akan menurun serta bisa memicu pelanggaran hak dan pergeseran preferensi kreator ke platform lain.

Artikel Serupa

Waspada! Modus Penipuan AI Marak Mengancam Fintech dan EksekutifCNBCIndonesia
Teknologi
7 hari lalu
24 dibaca

Waspada! Modus Penipuan AI Marak Mengancam Fintech dan Eksekutif

YouTube Coba Machine Learning untuk Buat Shorts Lebih Tajam dan JelasYahooFinance
Teknologi
9 hari lalu
66 dibaca

YouTube Coba Machine Learning untuk Buat Shorts Lebih Tajam dan Jelas

Meta Luncurkan Fitur Terjemahan Suara AI untuk Perluas Jangkauan KreatorCNBCIndonesia
Teknologi
9 hari lalu
100 dibaca

Meta Luncurkan Fitur Terjemahan Suara AI untuk Perluas Jangkauan Kreator

Youtube Perbarui Kebijakan Monetisasi, Kata Kasar di Awal Video Kini Bisa DimonetisasiCNBCIndonesia
Bisnis
28 hari lalu
71 dibaca

Youtube Perbarui Kebijakan Monetisasi, Kata Kasar di Awal Video Kini Bisa Dimonetisasi

Netflix Manfaatkan AI Generatif untuk Efek Visual dan Pengalaman Pengguna BaruCNBCIndonesia
Teknologi
1 bulan lalu
60 dibaca

Netflix Manfaatkan AI Generatif untuk Efek Visual dan Pengalaman Pengguna Baru

YouTube Perbarui Aturan Monetisasi Konten: Fokus pada Konten Autentik dan VariasiCNBCIndonesia
Bisnis
1 bulan lalu
97 dibaca

YouTube Perbarui Aturan Monetisasi Konten: Fokus pada Konten Autentik dan Variasi