Haruskah Anda Beli, Jual, atau Tahan Bitcoin Setelah Harga Rekor? Simak Tipsnya
Courtesy of YahooFinance

Haruskah Anda Beli, Jual, atau Tahan Bitcoin Setelah Harga Rekor? Simak Tipsnya

Memberikan panduan bagi investor tentang cara menghadapi pergerakan harga Bitcoin yang volatil dengan mempertimbangkan tujuan investasi jangka panjang serta pentingnya diversifikasi portofolio dan manajemen risiko.

29 Agt 2025, 15.45 WIB
30 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Bitcoin bisa berfungsi sebagai penyimpan nilai digital seperti emas.
  • Volatilitas Bitcoin membuatnya menjadi investasi yang berisiko dan memerlukan strategi yang baik.
  • Penting untuk mempertimbangkan tujuan investasi dan proporsi Bitcoin dalam portofolio secara keseluruhan.
Bitcoin mencatat rekor harga tertinggi pada bulan Agustus, mencapai lebih dari 124.000 dolar AS, sebelum mengalami penurunan hampir 10 persen dalam dua minggu berikutnya. Hal ini membuat banyak investor bingung apakah saat ini waktu yang tepat untuk membeli, menjual, atau mempertahankan aset kripto tersebut.
Bitcoin masih dianggap sebagai aset baru dengan volatilitas yang sangat tinggi. Walaupun telah memberikan keuntungan besar selama satu dekade terakhir, tidak ada jaminan bahwa tren positif ini akan terus berlanjut. Dalam menghadapi volatilitas ini, pendekatan investasi seperti dollar-cost averaging disarankan untuk mengurangi risiko pembelian di harga puncak.
Secara jangka panjang, Bitcoin dapat berpotensi sebagai 'emas digital' yang lebih mudah dibawa dan disimpan dibanding emas fisik. Selain itu, regulasi yang mulai jelas dan keterlibatan institusi finansial bisa mendukung adopsi Bitcoin sebagai aset investasi yang lebih stabil di masa depan.
Namun demikian, sebagai aset yang sangat spekulatif dan berisiko, investor perlu mempertimbangkan alasan utama mereka membeli Bitcoin dan mengatur alokasi portofolio agar tidak terlalu terkonsentrasi di kripto. Penjualan sebagian aset untuk mengambil keuntungan atau diversifikasi investasi bisa jadi langkah bijak.
The Motley Fool juga menyoroti bahwa ada 10 saham yang mereka rekomendasikan sebagai pilihan investasi lebih baik dibanding Bitcoin, berdasarkan analisis potensi keuntungan jangka panjang dari perusahaan yang memiliki fundamental dan track record kuat di pasar saham.
Referensi:
[1] https://finance.yahoo.com/news/bitcoin-crests-more-124-000-084500469.html

Analisis Kami

"Bitcoin tetap menjadi aset dengan peluang luar biasa sebagai penyimpan nilai digital, namun volatilitasnya yang ekstrem dan kurangnya fundamental yang jelas membuatnya bukan pilihan sempurna untuk semua investor. Diversifikasi dan pendekatan investasi yang hati-hati seperti dollar-cost averaging adalah kunci agar bisa mendapat manfaat tanpa terkena dampak negatif dari pergerakan tajam harganya."

Analisis Ahli

Andreas Antonopoulos
"Bitcoin memiliki potensi jangka panjang besar sebagai aset tahan inflasi, tetapi investor harus siap pada volatilitas dan tidak menginvestasikan lebih dari yang mereka mampu kehilangan."
Warren Buffett
"Saya tidak berinvestasi di Bitcoin karena tidak menghasilkan pendapatan dan nilai dasarnya sulit diprediksi, lebih baik fokus pada perusahaan yang punya fundamental kuat."

Prediksi Kami

Bitcoin kemungkinan akan terus menunjukkan volatilitas tinggi dengan potensi kenaikan jangka panjang jika diadopsi lebih luas dan regulasi membaik, namun investor tetap harus siap menghadapi fluktuasi harga yang signifikan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa penyebab utama lonjakan harga Bitcoin baru-baru ini?
A
Penyebab utama lonjakan harga Bitcoin adalah optimisme terhadap sikap pemerintah yang berubah, pembelian institusional, dan faktor ekonomi yang lebih luas.
Q
Mengapa investor perlu mempertimbangkan volatilitas Bitcoin?
A
Investor perlu mempertimbangkan volatilitas Bitcoin karena dapat mengalami fluktuasi harga yang signifikan, yang dapat mempengaruhi keputusan investasi.
Q
Apa manfaat dari menggunakan metode dollar-cost averaging saat membeli Bitcoin?
A
Manfaat dari menggunakan metode dollar-cost averaging adalah dapat mengurangi dampak volatilitas dengan membeli Bitcoin dalam jumlah kecil secara teratur, sehingga menghindari risiko membeli pada puncak harga.
Q
Apakah ada alasan yang kuat untuk menjual Bitcoin setelah lonjakan harga?
A
Ada alasan kuat untuk menjual Bitcoin setelah lonjakan harga, terutama untuk mengunci keuntungan atau menyeimbangkan portofolio jika Bitcoin telah menjadi terlalu besar dalam proporsi investasi.
Q
Apa yang harus dilakukan investor jika mereka merasa terlalu banyak memiliki Bitcoin dalam portofolio mereka?
A
Investor yang merasa terlalu banyak memiliki Bitcoin dalam portofolio mereka sebaiknya mempertimbangkan untuk menjual sebagian untuk mendiversifikasi investasi mereka.

Artikel Serupa

Bitcoin Capai Rekor Baru dan Tantangan Ekonomi AS yang Bisa Membatasi Kenaikan HargaYahooFinance
Finansial
8 hari lalu
50 dibaca

Bitcoin Capai Rekor Baru dan Tantangan Ekonomi AS yang Bisa Membatasi Kenaikan Harga

Bitcoin Tembus Rp 2.04 miliar ($124000) , Apakah Bisa Sampai Rp 2.47 miliar ($150000) Tahun Ini?YahooFinance
Finansial
12 hari lalu
87 dibaca

Bitcoin Tembus Rp 2.04 miliar ($124000) , Apakah Bisa Sampai Rp 2.47 miliar ($150000) Tahun Ini?

Haruskah Anda Membeli Bitcoin Sebelum 2028? Lihat Siklus dan Fakta PentingnyaYahooFinance
Finansial
1 bulan lalu
91 dibaca

Haruskah Anda Membeli Bitcoin Sebelum 2028? Lihat Siklus dan Fakta Pentingnya

Bitcoin Capai Harga Tertinggi, Ini Alasan Masih Layak DibeliYahooFinance
Finansial
1 bulan lalu
107 dibaca

Bitcoin Capai Harga Tertinggi, Ini Alasan Masih Layak Dibeli

2 Alasan Utama Membeli Bitcoin Sebelum Tahun 2026 dengan Potensi BesarYahooFinance
Finansial
2 bulan lalu
35 dibaca

2 Alasan Utama Membeli Bitcoin Sebelum Tahun 2026 dengan Potensi Besar

Waspada Risiko dan Peluang Bitcoin di Tengah Ketidakpastian Tarif Perdagangan ASYahooFinance
Finansial
2 bulan lalu
118 dibaca

Waspada Risiko dan Peluang Bitcoin di Tengah Ketidakpastian Tarif Perdagangan AS