Convergence: Integrasi Platform Cloud untuk Kecepatan dan Koherensi Optimal
Courtesy of Forbes

Convergence: Integrasi Platform Cloud untuk Kecepatan dan Koherensi Optimal

Artikel ini bertujuan menjelaskan pentingnya integrasi yang disebut Convergence dalam era cloud computing untuk mengatasi fragmentasi dan fragmentasi antara tim, sehingga mempercepat pengambilan keputusan, mengurangi hambatan, dan mengoptimalkan operasi cloud secara berkelanjutan dengan bantuan AI, manajemen hybrid, dan fleksibilitas vendor.

16 Des 2025, 19.00 WIB
198 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Konvergensi adalah kunci untuk mengintegrasikan pengelolaan cloud yang lebih efisien dan responsif.
  • AI dan analitik prediktif dapat meningkatkan kecepatan dan efektivitas dalam pengambilan keputusan di cloud.
  • Tim-tim di organisasi harus beroperasi dengan konteks yang sama untuk meningkatkan kolaborasi dan mengurangi inefisiensi.
Dalam sepuluh tahun terakhir, cloud computing berkembang sangat cepat dengan fokus pada kecepatan dan skalabilitas. Namun, percepatan ini menimbulkan kompleksitas dan fragmentasi karena setiap tim di organisasi menggunakan alat dan model data yang berbeda untuk tujuan spesifik mereka, seperti FinOps untuk biaya dan DevOps untuk kecepatan pengembangan.
Masalah utama adalah bahwa walaupun data dan visibilitas meningkat, koordinasi antar tim belum membaik, sehingga pengambilan keputusan strategis bisa memakan waktu hingga 20 hari. Keadaan ini memperlambat respon dan optimalisasi yang efektif, karena orang yang melihat masalah tidak selalu yang dapat langsung bertindak mengatasinya.
Konsep Convergence hadir untuk mengintegrasikan proses pembuatan (build), pengelolaan (manage), dan optimalisasi (optimize) secara kontinu dan terkoordinasi. Integrasi ini memungkinkan penggunaan AI untuk analitik prediktif dan otomatisasi remediasi tanpa perlu menunggu intervensi manual dari tim yang berbeda.
Selain AI, Convergence juga penting untuk mengelola lingkungan hybrid cloud dan edge yang semakin kompleks, serta berguna menghadapi dinamika pasar dan akuisisi vendor besar yang memaksa organisasi menghindari ketergantungan berlebihan pada satu penyedia. Jadi, fokusnya adalah platform yang fleksibel, terintegrasi, dan mampu beradaptasi cepat pada perubahan.
Prinsip penting dalam era Convergence meliputi kemampuan integrasi alat yang sudah dipakai tim, dukungan AI, kemerdekaan dari vendor tertentu, dan tata kelola yang gesit. Dengan model ini, setiap fungsi mulai dari pengembang, operasi, hingga keuangan dapat bekerja dari konteks yang sama untuk efisiensi dan inovasi yang berkelanjutan.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/councils/forbestechcouncil/2025/12/16/why-clouds-next-chapter-depends-on-convergence/

Analisis Ahli

Kyle Campos
"Convergence adalah evolusi alami cloud computing yang mengatasi batas spesialisasi dengan mengintegrasikan build, manage, dan optimize menjadi satu siklus berkelanjutan demi efisiensi dan kecepatan."

Analisis Kami

"Pendekatan Convergence adalah jawaban logis bagi masalah fragmentasi yang sudah merajalela di era cloud modern. Namun, implementasinya memerlukan komitmen budaya dan teknis yang tinggi karena menggabungkan berbagai disiplin memerlukan keselarasan tujuan dan teknologi yang kuat."

Prediksi Kami

Dengan adopsi Convergence dalam pengelolaan cloud, organisasi akan mampu mempercepat pengambilan keputusan, mengurangi fragmentasi, dan meningkatkan kolaborasi lintas tim sehingga menciptakan ekosistem cloud yang lebih efisien dan adaptif terhadap perubahan pasar serta teknologi.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dimaksud dengan konvergensi dalam konteks cloud?
A
Konvergensi dalam konteks cloud adalah integrasi antara sistem yang menghasilkan wawasan dan sistem tempat tindakan diambil, sehingga menghilangkan jarak antara sinyal dan aksi.
Q
Mengapa visibilitas saja tidak cukup untuk mengatasi masalah dalam pengelolaan cloud?
A
Visibilitas saja tidak cukup karena meskipun informasi tersedia, tindakan yang diperlukan untuk mengatasi masalah sering kali tidak diambil dengan cepat oleh tim yang tepat.
Q
Apa peran FinOps dalam mengelola biaya cloud?
A
FinOps membantu organisasi untuk menyelaraskan tim teknologi dan keuangan dengan menjadikan biaya sebagai bahasa bersama, sehingga meningkatkan akuntabilitas dan pengelolaan biaya cloud.
Q
Bagaimana AI mempengaruhi pengelolaan cloud saat ini?
A
AI mempengaruhi pengelolaan cloud dengan memungkinkan analitik prediktif, deteksi anomali, dan remediasi otonom, yang meningkatkan kecepatan dan efisiensi pengelolaan infrastruktur cloud.
Q
Apa saja prinsip non-negosiasi dalam evaluasi platform yang baru?
A
Empat prinsip non-negosiasi dalam evaluasi platform adalah Ekstensibilitas yang Menghindari Keterikatan, Integrasi AI, Ketergantungan pada Vendor, dan Agilitas dalam Pengelolaan.