Mulai 2026, Registrasi Kartu SIM di Indonesia Pakai Face Recognition
Courtesy of CNBCIndonesia

Mulai 2026, Registrasi Kartu SIM di Indonesia Pakai Face Recognition

Menginformasikan implementasi registrasi biometrik kartu SIM menggunakan teknologi pengenalan wajah untuk meningkatkan keamanan digital dan mengurangi penyalahgunaan kartu SIM serta memberikan gambaran kapan dan bagaimana sistem ini akan diterapkan secara penuh.

17 Des 2025, 17.50 WIB
8 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Registrasi kartu SIM akan menggunakan biometrik mulai 2026 untuk meningkatkan keamanan.
  • Masyarakat masih bisa menggunakan NIK dan NoKK hingga Juli 2026 sebelum sepenuhnya beralih ke biometrik.
  • Operator telekomunikasi mendukung registrasi biometrik untuk mengurangi kejahatan digital.
Jakarta, Indonesia - Pemerintah Indonesia dan operator kartu SIM akan mengubah sistem registrasi kartu SIM dengan menggunakan teknologi pengenalan wajah atau biometrik mulai tahun 2026. Ide ini bertujuan meningkatkan keamanan dan mencegah kejahatan digital yang semakin marak.
Ada dua cara registrasi biometrik yang akan diterapkan. Pertama, pengguna smartphone bisa mendaftar lewat aplikasi yang disediakan operator. Kedua, bagi pengguna ponsel biasa, mereka harus datang ke toko resmi untuk memproses registrasi menggunakan web.
Penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (NoKK) masih akan bisa digunakan secara sukarela pada awal tahun 2026. Namun, mulai 1 Juli 2026, hanya biometrik yang akan digunakan sebagai syarat registrasi.
Proses ini akan diawali dengan masa transisi selama enam bulan agar pelaksanaan di berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil, bisa berjalan lancar dan jika ada kendala bisa diperpanjang waktunya.
Operator mendukung langkah ini untuk mengatasi kejahatan digital meskipun mereka memperkirakan akan ada sedikit penurunan pelanggan karena kebiasaan gonta-ganti kartu SIM yang berkurang setelah biometrik diterapkan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251217161812-37-695134/beli-nomor-hp-baru-pakai-wajah-ternyata-bisa-langsung-dari-rumah

Analisis Ahli

Analisis Kami

"Penerapan biometrik sebagai metode registrasi SIM card ini adalah langkah maju yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi meningkatnya ancaman kejahatan dunia digital. Namun, transisi yang lancar membutuhkan sosialisasi dan infrastruktur yang merata, terutama di daerah terpencil, untuk memastikan semua lapisan masyarakat dapat mengakses teknologi ini tanpa kendala."

Prediksi Kami

Penerapan registrasi kartu SIM berbasis biometrik akan meningkatkan keamanan data pengguna namun berpotensi menyebabkan penurunan jumlah pelanggan sementara karena adanya kendala teknis dan resistensi dari pengguna yang terbiasa mengganti kartu SIM.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa tujuan dari registrasi kartu SIM yang menggunakan biometrik?
A
Tujuan dari registrasi kartu SIM yang menggunakan biometrik adalah untuk meningkatkan keamanan dan mencegah kejahatan digital.
Q
Kapan registrasi biometrik akan diterapkan sepenuhnya?
A
Registrasi biometrik akan diterapkan sepenuhnya pada 1 Juli 2026.
Q
Apa yang terjadi jika seseorang tidak memiliki smartphone untuk registrasi?
A
Jika seseorang tidak memiliki smartphone, mereka harus datang ke gerai atau retail outlet untuk mendapatkan bantuan registrasi.
Q
Apa yang harus dilakukan jika ada masalah saat implementasi registrasi?
A
Jika ada masalah saat implementasi registrasi, akan diminta perpanjangan waktu untuk proses tersebut.
Q
Mengapa operator mendukung implementasi registrasi biometrik?
A
Operator mendukung implementasi registrasi biometrik karena aktivitas kejahatan di dunia digital terus terjadi.