Era Baru Pemasaran: Dari Perang Perhatian ke Model Izin AI Personal
Courtesy of Forbes

Era Baru Pemasaran: Dari Perang Perhatian ke Model Izin AI Personal

Memperkenalkan era baru pemasaran dimana fokus beralih dari perebutan perhatian sesaat ke mendapatkan izin atau 'permission' dari konsumen menggunakan agen AI personal, sehingga merek bisa membangun kepercayaan jangka panjang dan personalisasi 1-to-1 yang sejati.

18 Des 2025, 21.15 WIB
76 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Pemasaran harus berfokus pada membangun izin dan kepercayaan, bukan hanya menarik perhatian.
  • Data nol pihak adalah kunci untuk memahami dan memenuhi preferensi konsumen.
  • AI agenik memungkinkan personalisasi sejati dengan mengelola perjalanan pelanggan secara individual.
tidak disebutkan - Selama bertahun-tahun pemasaran berjuang mendapatkan perhatian singkat konsumen yang sangat terbatas. Banyak strategi dilakukan seperti konten yang menarik perhatian dan iklan yang terus muncul, namun ini justru membuat konsumen merasa terganggu dan resesi perhatian semakin dalam.
Sekarang, sebuah era baru yang disebut 'agentic era' mulai muncul, di mana konsumen memberikan izin kepada agen AI pribadi untuk mengatur dan memilih konten dan produk sesuai preferensi mereka tanpa harus terganggu lagi dengan iklan yang tidak relevan.
Merek harus beradaptasi dengan pola ini, fokusnya bukan menarik perhatian sesaat secara percaya diri tapi membangun kepercayaan agar agen AI bisa secara aktif dan otomatis memilih produk mereka untuk konsumen berdasarkan data yang diberikan secara sukarela.
Dengan agen AI ini, personalisasi yang sebelumnya hanya sebatas segmentasi akan dapat dilakukan secara satu per satu secara unik dan otomatis, memperhatikan preferensi, kebiasaan, dan kondisi konsumen yang berbeda-beda.
Merek yang berhasil mengelola data murni dari konsumen dan menjaga standar operasional yang tinggi akan menjadi pilihan utama agen AI dalam mengatur hubungan dengan konsumen di masa depan.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/councils/forbestechcouncil/2025/12/18/beyond-personalization-how-agentic-ai-will-deliver-1-to-1-marketing/

Analisis Ahli

Brian Solis
"Era pemasaran tradisional sudah usang, dan hanya brand yang berani beradaptasi dengan teknologi AI dan paradigma baru ini yang akan bertahan dan berkembang."
Seth Godin
"Izin dan kepercayaan adalah mata uang baru dalam pemasaran, bukan lagi sekadar perhatian sebanyak mungkin."

Analisis Kami

"Peralihan dari perebutan perhatian instant ke model berdasarkan izin adalah revolusi yang sangat dibutuhkan dalam pemasaran. Pemahaman mendalam terhadap preferensi konsumen yang didukung teknologi AI adalah kunci untuk mempertahankan relevansi di dunia yang semakin penuh gangguan ini."

Prediksi Kami

Di masa depan, pemasaran akan semakin berfokus pada membangun kepercayaan melalui data yang dibagikan langsung oleh konsumen dan kinerja operasional, sementara personalisasi menggunakan AI akan menjadi standar utama yang menggantikan segmentasi pasar tradisional.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dimaksud dengan 'recessi perhatian' dalam konteks pemasaran?
A
Recessi perhatian adalah fenomena di mana konsumen semakin sulit untuk fokus pada iklan atau pesan pemasaran karena kelebihan informasi yang tidak relevan.
Q
Bagaimana era agen mengubah cara pemasaran dilakukan?
A
Era agen mengubah pemasaran dengan mengalihkan fokus dari menarik perhatian konsumen menjadi mendapatkan izin mereka untuk berinteraksi melalui agen AI pribadi.
Q
Apa peran data nol pihak dalam membangun kepercayaan konsumen?
A
Data nol pihak adalah informasi yang secara sukarela dibagikan oleh konsumen, yang membantu merek memahami dan memenuhi kebutuhan spesifik mereka, sehingga membangun kepercayaan.
Q
Mengapa personalisasi yang sebenarnya penting dalam pemasaran modern?
A
Personalisasi yang sebenarnya penting karena memungkinkan merek untuk memberikan pengalaman unik yang relevan bagi setiap individu, bukan hanya segmen pasar.
Q
Apa yang dimaksud dengan sistem pemasaran agenik?
A
Sistem pemasaran agenik adalah sistem yang menggunakan kecerdasan buatan untuk mengelola pengalaman pelanggan secara individual, memungkinkan personalisasi sejati tanpa batasan segmen.