
Courtesy of LiveScience
Seberapa Dekat AI Menggantikan Matematikawan Terbaik Dunia?
Menggali sejauh mana kecerdasan buatan sudah mampu menyaingi matematikawan terbaik di dunia dan bagaimana perkembangan AI ini berpotensi mengubah masa depan penelitian matematika.
19 Des 2025, 22.00 WIB
225 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- AI memiliki potensi untuk membantu dalam penelitian matematika, meskipun belum dapat menggantikan matematikawan manusia.
- Kemampuan AI untuk menghasilkan conjectures baru menunjukkan bahwa ia bisa menjadi alat yang berguna dalam matematika.
- Perkembangan AI dalam matematika masih memerlukan kolaborasi dengan manusia untuk interpretasi dan validasi hasil.
London, Inggris - Belakangan ini, kecerdasan buatan (AI) menunjukkan kemajuan dalam memecahkan masalah matematika rumit seperti menemukan fungsi Lyapunov yang menentukan stabilitas sistem dinamik. Salah satu prestasi menonjol datang dari perusahaan teknologi besar seperti Meta dan DeepMind yang mengklaim berhasil menyelesaikan beberapa masalah yang sebelumnya dianggap tak terselesaikan oleh manusia.
Namun, para ahli matematika secara luas masih skeptis dengan klaim tersebut. Walaupun AI berhasil menyelesaikan tugas lebih baik daripada algoritma pendahulu, seperti menyelesaikan 10,1% masalah dibandingkan 2,1% sebelumnya, AI masih jauh dari mampu bersaing dengan matematikawan terbaik, dan kerap membutuhkan bantuan manusia dalam prosesnya.
AI juga telah diuji dalam Olimpiade Matematika Internasional, kejuaraan bergengsi bagi pelajar matematika, dengan hasil yang mengesankan tetapi tidak cukup untuk menyebut AI sebagai jenius. Misalnya, sistem AI terbaru berhasil memecahkan lima dari enam soal dengan nilai setara medali emas, namun AI membutuhkan waktu dan bantuan manusia dalam menerjemahkan soal ke bahasa komputer.
Beberapa matematikawan ternama, seperti Terence Tao, optimis AI akan segera dapat memecahkan ribuan konjektur matematika sekaligus dalam beberapa tahun mendatang, membuka era baru penelitian matematika. AI juga sudah membantu menemukan hipotesis baru yang menghubungkan berbagai cabang matematika, meski masih perlu manusia untuk memverifikasi dan membuktikannya secara tepat.
Secara keseluruhan, meski AI belum menggantikan matematikawan manusia, teknologi ini diprediksi akan menjadi alat penting yang mengubah cara riset matematika dilakukan. Para ahli sepakat bahwa matematika tidak akan punah, tapi akan berevolusi dengan kolaborasi erat antara manusia dan AI untuk memecahkan masalah yang sebelumnya tak terbayangkan.
Referensi:
[1] https://www.livescience.com/physics-mathematics/mathematics/ai-is-solving-impossible-math-problems-can-it-best-the-worlds-top-mathematicians
[1] https://www.livescience.com/physics-mathematics/mathematics/ai-is-solving-impossible-math-problems-can-it-best-the-worlds-top-mathematicians
Analisis Ahli
Terence Tao
"AI akan segera mampu menyapu banyak konjektur matematika sekaligus, mengubah cara penelitian matematika dilakukan secara radikal."
Kevin Buzzard
"Meski AI makin canggih, belum ada bukti AI menemukan teorema baru yang manusia belum tahu, sehingga terobosan sejati belum terwujud."
Ken Ono
"Model AI terbaru menampilkan kemampuan bernalar yang menakjubkan, hampir seperti jenius matematika."
Marc Lackenby
"AI sangat berguna untuk menghasilkan hipotesis, meski masih perlu interpretasi manusia untuk memastikan kebenaran dan relevansinya."
Neil Saunders
"AI memberikan jawaban yang mungkin tetapi tak selalu benar, sehingga tak bijak mengandalkannya sepenuhnya untuk membuktikan teorema."
Analisis Kami
"Walau AI menunjukkan potensi besar dalam matematika, saat ini kemampuannya masih terbatas pada tugas-tugas yang sudah dikenal dan memerlukan pengawasan manusia yang intensif. Ke depan, keberhasilan sejati AI dalam matematika tidak hanya diukur dari seberapa cepat ia menyelesaikan masalah, tetapi dari kemampuannya menghasilkan ide-ide asli dan solusi yang benar-benar baru tanpa intervensi manusia."
Prediksi Kami
Dalam dua dekade ke depan, AI diperkirakan akan merevolusi cara matematikawan bekerja dengan mempercepat pemecahan dan penemuan banyak masalah matematika, sekaligus mengubah definisi peran matematikawan manusia menjadi kolaborator dan pengkritik hasil AI.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang berhasil ditemukan oleh AI yang dikembangkan oleh Meta?A
AI yang dikembangkan oleh Meta berhasil menemukan fungsi Lyapunov untuk masalah stabilitas sistem dinamis.Q
Mengapa matematikawan skeptis terhadap kemampuan AI dalam menyelesaikan masalah matematis?A
Matematikawan skeptis karena meskipun AI menunjukkan peningkatan, ia masih memerlukan banyak bantuan manusia dan tidak menyelesaikan masalah yang lebih kompleks.Q
Apa yang dikatakan Terence Tao mengenai masa depan AI dalam matematika?A
Terence Tao percaya bahwa dalam beberapa tahun ke depan, AI akan mampu menyelesaikan ribuan conjectures dalam literatur matematika.Q
Bagaimana performa AI dalam International Mathematical Olympiad terbaru?A
AI berhasil menyelesaikan lima dari enam masalah dalam IMO terbaru, mencetak skor yang setara dengan medali emas.Q
Apa tantangan utama yang dihadapi AI dalam penelitian matematika?A
Tantangan utama adalah bahwa output AI masih memerlukan interpretasi manusia dan tidak selalu dapat diandalkan.




