
Courtesy of CNBCIndonesia
Modus Address Poisoning: Penipuan Rp 838 Miliar di Dunia Kripto Terungkap
Mengungkap modus penipuan address poisoning yang berhasil menyebabkan kerugian besar dan memberikan peringatan agar pengguna kripto lebih berhati-hati dalam melakukan verifikasi alamat transaksi.
24 Des 2025, 09.45 WIB
136 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Penipuan address poisoning dapat menyebabkan kerugian besar bagi pengguna kripto yang tidak hati-hati.
- Pentingnya verifikasi alamat dompet secara menyeluruh sebelum melakukan transaksi besar.
- Perusahaan keamanan seperti Web3 Antivirus berperan penting dalam mengidentifikasi dan melaporkan skema penipuan di industri aset digital.
Jakarta, Indonesia - Seorang pengguna kripto di Jakarta mengalami kerugian besar setelah terkena penipuan address poisoning, sebuah metode kejahatan on-chain yang kini semakin marak. Pelaku memanfaatkan kebiasaan pengguna yang hanya mengandalkan potongan awal dan akhir alamat dompet untuk transaksi.
Korban awalnya melakukan transaksi uji coba kecil senilai Rp 835.00 ribu (US$50) untuk memastikan alamat dompet tujuan benar. Namun, penipu berhasil membuat alamat palsu yang mirip dengan alamat asli, sehingga korban tidak menyadari kesalahannya dan akhirnya mengirim hampir seluruh dana yang dimilikinya.
Penipuan ini menggunakan transaksi dust, yaitu mengirim sejumlah kecil dana ke dompet korban agar riwayat transaksi menjadi tercemar dan membuat korban keliru saat menyalin alamat tujuan selanjutnya. Dana hasil penipuan kemudian diubah ke mata uang digital lain dan disebarkan ke berbagai dompet supaya sulit dilacak.
Salah satu metode yang digunakan pelaku untuk mengaburkan jejak adalah Tornado Cash, layanan pencampur kripto yang sudah mendapat sanksi. Korban kemudian mengirim pesan di blockchain menuntut pengembalian 98% dana dalam 48 jam dan menawarkan imbalan besar kepada white-hat yang berhasil mengembalikan aset tersebut.
Kasus ini menunjukkan pentingnya verifikasi menyeluruh alamat transaksi dan kewaspadaan pengguna dalam menggunakan aset digital. Meskipun blockchain memiliki keamanan tinggi, perilaku pengguna tetap menjadi sumber kerentanan utama dalam mencegah penipuan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251224093310-37-696926/modus-address-posioning-sedot-rp-838-miliar-kenali-agar-rekening-aman
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251224093310-37-696926/modus-address-posioning-sedot-rp-838-miliar-kenali-agar-rekening-aman
Analisis Ahli
Andreas M. Antonopoulos
"Kasus ini menegaskan bahwa pendidikan keamanan pengguna adalah kunci utama dalam mencegah penipuan di dunia kripto, karena teknologi blockchain sendiri sudah cukup aman secara teknis."
Vitalik Buterin
"Perlu ada inovasi dalam desain antarmuka untuk meminimalkan kesalahan pengguna, terutama terkait penyalinan dan verifikasi alamat dompet yang sering menjadi titik lemah."
Analisis Kami
"Modus address poisoning ini menunjukkan bahwa keamanan pada aset digital tidak hanya soal teknologi tetapi juga perilaku pengguna yang sering diremehkan. Pengguna perlu diberi edukasi lebih intensif agar tidak lagi terpancing oleh penipuan yang memanfaatkan kelemahan dalam kebiasaan mereka sendiri."
Prediksi Kami
Kasus address poisoning akan semakin meningkat seiring berkembangnya penggunaan aset digital, dan penipuan ini kemungkinan memaksa industri untuk memperketat metode verifikasi alamat serta edukasi pengguna.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang terjadi pada pengguna kripto dalam kasus ini?A
Pengguna kripto kehilangan dana hingga US$50 juta akibat terjebak dalam skema penipuan address poisoning.Q
Apa itu address poisoning dan bagaimana cara kerjanya?A
Address poisoning adalah modus penipuan yang memanfaatkan kesalahan pengguna dalam menyalin alamat dompet kripto, dengan cara membuat alamat palsu yang mirip.Q
Siapa yang mengungkap insiden kehilangan dana ini?A
Insiden kehilangan dana ini diungkap oleh perusahaan keamanan Web3, Web3 Antivirus.Q
Apa yang dilakukan korban setelah kehilangan dana?A
Korban mengirim pesan langsung di blockchain untuk menuntut pengembalian 98% dari dana yang dicuri dan menawarkan imbalan US$1 juta.Q
Mengapa transaksi dust menjadi metode yang umum digunakan dalam penipuan ini?A
Transaksi dust menjadi metode umum karena pelaku mengirimkan sejumlah kecil dana untuk meracuni riwayat transaksi dan mengelabui korban.


