Investor Global Fokus pada Perusahaan AI China untuk Diversifikasi Portofolio
Courtesy of CNBCIndonesia

Investor Global Fokus pada Perusahaan AI China untuk Diversifikasi Portofolio

Menginformasikan tren investasi global yang meningkat pada perusahaan AI asal China, sekaligus memberikan perspektif tentang potensi dan risiko sektor teknologi AI China bagi investor di tengah persaingan teknologi antara China dan Amerika Serikat.

24 Des 2025, 14.50 WIB
23 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Investor global semakin tertarik pada sektor kecerdasan buatan di China.
  • Perusahaan chip China seperti Moore Threads menarik perhatian dengan debut yang sukses di pasar saham.
  • Dukungan pemerintah dan kemandirian teknologi menjadi faktor penting dalam menarik investasi ke perusahaan teknologi China.
Jakarta, Indonesia - Investor dari seluruh dunia kini semakin tertarik untuk berinvestasi pada perusahaan kecerdasan buatan (AI) asal China. Mereka berusaha menemukan perusahaan yang memiliki potensi besar seperti perusahaan DeepSeek sekaligus ingin melindungi investasi mereka dengan diversifikasi portofolio.
China mempercepat proses pencatatan perusahaan chip besar seperti Moore Threads dan MetaX di bursa saham Shanghai. Debut kedua perusahaan ini disambut dengan peningkatan harga saham yang signifikan, menandakan minat besar dari para investor global terhadap sektor AI di negara tersebut.
Para investor asing menilai bahwa China mulai mengejar ketertinggalan teknologi dari Amerika Serikat dalam bidang AI, berkat dukungan kuat dari pemerintah terhadap produsen chip AI. Perusahaan teknologi besar China seperti Alibaba yang mengembangkan unit chip AI dan model bahasa besar juga menjadi pusat perhatian.
Ada beberapa ETF dan reksa dana yang memanfaatkan momentum persaingan teknologi antara AS dan China dengan menanamkan modal pada saham teknologi China. ETF dari Rayliant dan KraneShares mencatat kenaikan besar tahun ini dengan fokus pada saham-saham seperti Tencent, Alibaba, dan Baidu.
Meskipun demikian, beberapa manajer dana global memperingatkan bahwa valuasi perusahaan chip China masih terlalu didorong oleh hype dan belum sepenuhnya didukung oleh fundamental yang kuat. Oleh karena itu, investor disarankan memilih perusahaan dengan manfaat nyata dari dorongan kemandirian teknologi China dan tetap memegang saham perusahaan global untuk diversifikasi.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251224141623-37-697039/amerika-mulai-ditinggal-ramai-ramai-beralih-ke-china

Analisis Ahli

Gemma Cairns-Smith
"China dengan cepat memperkecil jarak dengan AS dalam bidang frontier AI, memberikan peluang investasi yang menarik namun juga menuntut kewaspadaan dan diversifikasi yang matang."

Analisis Kami

"China menunjukkan langkah agresif dalam mengembangkan sektor AI sebagai bagian dari strategi kemandirian teknologi yang sangat penting di tengah ketegangan AS-China. Namun, investor harus tetap waspada karena tidak semua lonjakan saham didukung data fundamental yang kuat, sehingga pemilihan saham yang tepat sangat krusial."

Prediksi Kami

Investasi di perusahaan AI China kemungkinan akan naik terus sementara China memperkuat kemandirian teknologi dan pemerintah terus mendorong inovasi chip AI, tetapi evaluasi kritis terhadap valuasi dan fundamental perusahaan akan menjadi kunci untuk mengelola risiko investasi.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang membuat investor global tertarik pada perusahaan AI di China?
A
Investor global tertarik pada perusahaan AI di China karena mereka berharap menemukan 'DeepSeek' berikutnya dan mendiversifikasi portofolio.
Q
Siapa yang dijuluki 'Nvidia-nya China'?
A
Moore Threads dijuluki 'Nvidia-nya China'.
Q
Apa yang dilakukan Ruffer untuk diversifikasi portofolio mereka?
A
Ruffer membatasi eksposur terhadap raksasa teknologi AS dan menambah posisi di Alibaba.
Q
Mengapa UBS Global Wealth Management melihat saham teknologi China sebagai menarik?
A
UBS Global Wealth Management melihat saham teknologi China menarik karena dukungan kebijakan dan kemandirian teknologi.
Q
Apa yang dilakukan Rayliant dalam investasi teknologi China?
A
Rayliant meluncurkan ETF yang memberi investor akses ke saham teknologi besar versi China.