
Courtesy of CNBCIndonesia
Indonesia Harus Waspada: 14 Zona Megathrust Berpotensi Gempa dan Tsunami Besar
Mengajak masyarakat Indonesia untuk waspada dan siap menghadapi risiko gempa bumi dan tsunami akibat zona megathrust yang memiliki potensi besar di wilayah Indonesia, serta mengedukasi pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.
27 Des 2025, 09.30 WIB
50 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Indonesia memiliki 14 zona megathrust yang berpotensi menghasilkan gempa besar.
- BMKG dan BRIN mengingatkan pentingnya mitigasi dan persiapan menghadapi risiko bencana.
- Peta bahaya gempa terbaru menunjukkan peningkatan risiko di beberapa daerah di Indonesia.
Jakarta, Indonesia - Indonesia adalah negara yang sangat rawan bencana gempa bumi dan tsunami karena letaknya berada di kawasan Cincin Api Pasifik. Baru-baru ini, Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia tahun 2024 mengungkap ada 14 zona megathrust yang rawan memicu gempa besar, jumlah ini bertambah satu dibandingkan peta tahun 2017. Hal ini menandakan risiko gempa di beberapa wilayah meningkat dan menuntut kewaspadaan masyarakat.
Beberapa zona megathrust seperti Aceh-Andaman, Mentawai-Siberut, dan Jawa memiliki potensi gempa dengan kekuatan maksimum hingga magnitudo 9,1 bahkan 9,2. Dua zona megathrust yang dianggap paling berbahaya adalah Selat Sunda dan Mentawai-Siberut yang sudah lama tidak mengalami gempa besar. Ini menyebabkan energi dalam zona tersebut menumpuk dan siap dilepaskan sehingga meningkatkan risiko gempa dan tsunami dalam waktu dekat.
BMKG dan BRIN mengingatkan masyarakat agar mengikuti edukasi mitigasi, menyiapkan sistem peringatan dini, jalur evakuasi, dan langkah kesiapsiagaan lainnya. BMKG juga telah memasang sensor tsunami InaTEWS yang menghadap langsung ke zona megathrust sehingga mampu mendeteksi gempa dan tsunami secara cepat. Tata kelola peringatan dini disosialisasikan baik ke pemerintah daerah maupun publik.
Peneliti BRIN memperkirakan jika terjadi gempa megathrust di selatan Jawa Barat sampai Selat Sunda, tsunami setinggi sampai 20 meter bisa melanda pesisir Banten, Lampung, dan bahkan tinggi gelombang di pesisir utara Jakarta bisa mencapai 1 hingga 1,8 meter. Waktu tiba tsunami di Jakarta diperkirakan lebih lambat, sekitar 2,5 jam setelah gempa terjadi, sementara daerah lain bisa lebih cepat, seperti Lebak yang hanya butuh 18 menit.
Meskipun belum bisa memastikan kapan gempa besar dan tsunami akan terjadi, BMKG dan para ahli terus mengingatkan pentingnya mitigasi bencana. Kesiapsiagaan masyarakat adalah kunci utama dalam mengurangi dampak sosial, ekonomi, dan kerusakan infrastruktur yang bisa ditimbulkan. Oleh sebab itu, edukasi dan simulasi secara rutin harus menjadi prioritas agar siap menghadapi risiko gempa dan tsunami megathrust di Indonesia.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251227073937-37-697530/megathrust-di-ri-tinggal-tunggu-waktu-cek-14-zona-merah-terbaru
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251227073937-37-697530/megathrust-di-ri-tinggal-tunggu-waktu-cek-14-zona-merah-terbaru
Analisis Ahli
Iswandi Imran
"Perubahan peta yang menunjukkan peningkatan bahaya gempa menandakan bahwa risiko gempa besar bukan hal yang bisa diabaikan, sehingga perlu perhatian serius pada daerah-daerah dengan kontur rapat."
Daryono
"Gempa di Nias Barat menunjukkan aktivitas megathrust dan menjadi peringatan bahwa zona Mentawai-Siberut siap berpotensi memicu gempa besar yang belum terjadi selama berabad-abad."
Nuraini Rahma Hanifa
"Jika megathrust di Pangandaran pecah, tsunami setinggi 20 meter akan berdampak besar ke wilayah pesisir Banten, Lampung, bahkan sampai Jakarta, sehingga perlu kesiapsiagaan matang."
Dwikorita Karnawati
"BMKG melakukan berbagai langkah mitigasi dan edukasi, tapi kesiapsiagaan masyarakat sangat penting agar bencana bisa dihadapi dengan mengurangi korban dan kerusakan."
Analisis Kami
"Sebagai negara dengan posisi geologis yang sangat rawan, Indonesia harus lebih serius dan terintegrasi dalam hal mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi gempa megathrust yang bisa memicu tsunami dahsyat. Data terbaru ini seharusnya menjadi alarm bagi pemerintah dan masyarakat untuk tidak menunda tindakan kesiapsiagaan dan edukasi bencana secara menyeluruh."
Prediksi Kami
Indonesia kemungkinan akan mengalami gempa bumi besar dan tsunami dari salah satu zona megathrust yang sudah lama tidak aktif, sehingga potensi bencana sangat tinggi dalam waktu dekat jika energi yang terkunci terlepas secara tiba-tiba.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dimaksud dengan zona megathrust?A
Zona megathrust adalah area di mana lempeng tektonik bertemu dan berpotensi menghasilkan gempa bumi besar.Q
Mengapa Indonesia rentan terhadap bencana gempa dan tsunami?A
Indonesia rentan terhadap bencana gempa dan tsunami karena terletak di kawasan Cincin Api Pasifik yang memiliki aktivitas seismik tinggi.Q
Apa yang diperoleh dari peta sumber dan bahaya gempa Indonesia tahun 2024?A
Peta sumber dan bahaya gempa Indonesia tahun 2024 menunjukkan peningkatan jumlah zona megathrust menjadi 14 dan adanya perubahan dalam potensi gempa di beberapa wilayah.Q
Apa saja langkah mitigasi yang dilakukan oleh BMKG?A
BMKG melakukan langkah mitigasi seperti pemasangan sensor peringatan dini tsunami, edukasi kepada masyarakat, dan pemeriksaan sistem peringatan secara berkala.Q
Apa dampak yang diantisipasi jika megathrust di Pangandaran terjadi?A
Jika megathrust di Pangandaran terjadi, dapat diprediksi gelombang tsunami setinggi 20 meter yang akan berdampak ke berbagai wilayah, termasuk Banten dan Jakarta.

