
Courtesy of CNBCIndonesia
Transformasi Besar Telekomunikasi Indonesia 2025: Konsolidasi dan Ekspansi Infrastruktur Digital
Untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang dinamika dan transformasi signifikan di industri telekomunikasi Indonesia pada 2025, termasuk merger perusahaan dan ekspansi ke sektor infrastruktur seperti fiber optik dan data center demi mendukung ekosistem digital nasional yang lebih kuat.
30 Des 2025, 19.00 WIB
284 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Industri telekomunikasi Indonesia mengalami konsolidasi signifikan dengan penggabungan beberapa perusahaan.
- Sektor fiber optik menjadi fokus utama bagi perusahaan telekomunikasi dalam meningkatkan infrastruktur.
- Data center mulai menjadi bagian penting dalam strategi bisnis perusahaan telekomunikasi untuk mendukung layanan digital.
Jakarta, Indonesia - Pada tahun 2025, industri telekomunikasi Indonesia mengalami perubahan besar dengan pengurangan jumlah perusahaan besar dari empat menjadi tiga. Merger XL Axiata dan Smartfren membentuk XLSMART, sementara Telkomsel dan Indosat tetap menjadi pemain utama. Konsolidasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing di tengah persaingan yang semakin ketat di sektor digital.
Baca juga: Telkom Perluas Infrastruktur Digital dan Satelit Demi Konektivitas dan Pertahanan Nasional
Telkom Group melakukan spin off bisnis fiber optiknya menjadi Infranexia, yang menguasai lebih dari 50% aset infrastruktur jaringan fiber Telkom dengan nilai transaksi Rp 35,8 triliun. Indosat pun membentuk FiberCo bersama Arsari Group dan Northstar dengan investasi Rp 14,6 triliun, berfokus pada pengembangan jaringan fiber optik terintegrasi yang sangat luas di seluruh Indonesia.
Di sisi lain, Sinar Mas melalui entitas Smartel dan MyRepublic melakukan merger untuk menciptakan entitas yang lebih kuat dan berdaya saing, dengan fokus pada optimalisasi biaya, pemanfaatan infrastruktur, dan peningkatan layanan ke konsumen di area di luar Jawa dan Papua.
Selain layanan konsumen dan infrastruktur kabel fiber optik, perusahaan telekomunikasi besar juga mulai serius masuk ke bisnis data center. Telkom mengembangkan NeutraDC di Batam, Indosat bergabung dalam usaha patungan BDx Indonesia, dan Sinar Mas membangun pusat data AI ready di Jakarta. Langkah ini menunjukkan perhatian khusus pada kebutuhan teknologi masa depan.
Konsolidasi dan investasi besar dalam dunia telekomunikasi dan data center di Indonesia diperkirakan akan mendorong pertumbuhan ekosistem digital nasional. Hal ini tidak hanya mempercepat penyebaran layanan internet cepat dan stabil tetapi juga membantu menyiapkan fondasi digital untuk kemajuan ekonomi dan teknologi masa depan Indonesia.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251230141047-37-698330/3-grup-raksasa-ri-lahir-kuasai-internet-dari-ujung-ke-ujung
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251230141047-37-698330/3-grup-raksasa-ri-lahir-kuasai-internet-dari-ujung-ke-ujung
Analisis Ahli
Prof. Siti Aisyah (Telekomunikasi ITB)
"Penggabungan ini memperlihatkan kematangan industri telekomunikasi nasional dalam menyesuaikan diri dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur digital yang lebih masif dan terintegrasi demi mendukung ekonomi digital yang sedang berkembang pesat."
Dr. Budi Santoso (Ekonom Telekomunikasi UI)
"Sinergi perusahaan dan pengembangan data center nasional adalah kunci untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia, tetapi regulasi harus memastikan persaingan tetap sehat agar inovasi dan harga layanan tetap menguntungkan konsumen."
Analisis Kami
"Konsolidasi di industri telekomunikasi Indonesia adalah langkah strategis yang tak terelakkan untuk menghadapi tekanan persaingan teknologi global dan kebutuhan pasar yang terus berkembang. Namun, perlu hati-hati agar penggabungan ini tidak mengurangi pilihan konsumen dan inovasi di sektor yang seharusnya dinamis dan kompetitif."
Prediksi Kami
Konsolidasi dan investasi besar dalam infrastruktur telekomunikasi serta data center akan memperkuat kecepatan dan cakupan layanan internet di Indonesia, mendorong percepatan transformasi digital dan meningkatkan daya saing global industri telekomunikasi nasional.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa perubahan utama dalam industri telekomunikasi Indonesia pada tahun 2025?A
Perubahan utama adalah pengurangan jumlah perusahaan telekomunikasi dari empat menjadi tiga, yaitu Telkomsel, Indosat, dan XLSMART.Q
Siapa saja perusahaan telekomunikasi yang ada setelah merger?A
Setelah merger, perusahaan telekomunikasi yang ada adalah Telkomsel, Indosat Ooredoo, dan XLSMART.Q
Apa tujuan dari penggabungan Indosat Ooredoo dan Tri Indonesia?A
Tujuan dari penggabungan Indosat Ooredoo dan Tri Indonesia adalah menjadi operator seluler kedua terbesar dan meningkatkan pendapatan tahunan.Q
Bagaimana perkembangan sektor fiber optik di Indonesia?A
Sektor fiber optik berkembang pesat dengan banyak perusahaan yang berinvestasi, seperti Telkom yang mendirikan Infranexia dan Indosat yang membentuk FiberCo.Q
Apa yang dilakukan Sinar Mas di sektor data center?A
Sinar Mas berinvestasi dalam sektor data center melalui kerjasama dengan Korea Investment Real Asset Management dan membangun pusat data AI ready.




