
Courtesy of CNBCIndonesia
Ancaman Tenggelam Jakarta dan Kota Pesisir Akibat Kenaikan Air Laut
Memberikan peringatan terkait risiko kenaikan permukaan air laut yang signifikan akibat perubahan iklim dan dampaknya pada kota-kota pesisir terutama Jakarta, serta menekankan pentingnya langkah adaptasi dan mitigasi untuk mencegah bencana yang lebih besar.
01 Jan 2026, 14.30 WIB
169 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Perubahan iklim menyebabkan peningkatan signifikan permukaan laut yang mengancam banyak kota, termasuk Jakarta.
- Jakarta mengalami masalah banjir yang semakin parah, menciptakan urgensi untuk memindahkan ibu kota.
- Langkah adaptasi seperti pemulihan mangrove dan manajemen air sangat penting untuk mengurangi dampak perubahan iklim.
Jakarta, Indonesia - NASA memperingatkan bahwa permukaan air laut akan naik antara 0,9 sampai 1,8 meter pada akhir abad ini akibat perubahan iklim. Hal ini menyebabkan pencairan es di kutub yang menambah volume air laut, sehingga mengancam banyak kota besar di dunia, termasuk Jakarta yang dikenal sebagai salah satu kota yang paling cepat tenggelam.
Jakarta mengalami kenaikan permukaan air laut sekitar 17 cm per tahun. Kota ini berada di dataran rendah bekas rawa dan dilintasi banyak sungai serta berbatasan langsung dengan Laut Jawa, menjadikannya sangat rentan terhadap banjir. Pada tahun 2025, banjir parah terjadi di wilayah Jabodetabek dan Jawa termasuk Bekasi yang mengalami kondisi terburuk sejak 2016 dan 2020.
Kerusakan akibat banjir tidak hanya merugikan secara material tetapi juga menyebabkan korban jiwa, seperti pada banjir besar tahun 2007 yang merenggut 80 nyawa. Ancaman ini menjadi salah satu alasan utama pemerintah memutuskan untuk memindahkan ibu kota negara ke Ibu Kota Nusantara (IKN), yang dijadwalkan selesai pada 2045 sebagai tempat pelarian jika Jakarta semakin tenggelam.
Selain Jakarta, kota-kota pesisir di berbagai negara seperti Alexandria, Miami, Lagos, Dhaka, dan Bangkok juga mengalami risiko serupa akibat kenaikan permukaan air laut dan penurunan tanah. Kerusakan dan kehilangan wilayah diprediksi akan bersifat permanen jika tidak dilakukan tindakan mitigasi dan adaptasi yang serius.
Di Indonesia, selain Jakarta, wilayah lain seperti Semarang, Surabaya, dan bagian utara Papua juga harus waspada. Langkah adaptasi seperti pembangunan tanggul, pemulihan mangrove, dan pengelolaan air yang baik harus segera diterapkan agar bagian wilayah dan populasi ini dapat terlindungi dari ancaman tenggelam yang mengerikan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260101101048-37-698877/nasa-buka-bukaan-tanda-kiamat-jakarta-dalam-bahaya-besar
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260101101048-37-698877/nasa-buka-bukaan-tanda-kiamat-jakarta-dalam-bahaya-besar
Analisis Ahli
James Hansen
"Pentingnya mengurangi emisi gas rumah kaca secara radikal untuk mencegah skenario terburuk kenaikan permukaan laut yang memusnahkan kota pesisir."
Betsy Otto
"Adaptasi lokal yang melibatkan komunitas secara aktif adalah kunci keberhasilan mitigasi dampak perubahan iklim di kawasan pesisir."
Andri Snidvongs
"Pemindahan ibu kota adalah langkah besar, tapi tidak cukup tanpa perbaikan manajemen air dan restorasi ekosistem seperti mangrove."
Analisis Kami
"Kenaikan permukaan air laut di Jakarta mengindikasikan krisis lingkungan yang sudah sangat mendesak dan tidak bisa diabaikan lagi. Pemerintah dan masyarakat harus berkolaborasi cepat meningkatkan adaptasi infrastruktur dan melakukan langkah pengurangan dampak perubahan iklim agar bencana besar tetap bisa dihindari."
Prediksi Kami
Jika tidak ada tindakan nyata untuk menurunkan emisi dan mengelola lingkungan, banyak kota pesisir termasuk Jakarta akan mengalami tenggelam yang permanen dan berpotensi kehilangan wilayah penting serta tempat tinggal jutaan orang di masa depan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang diperingatkan NASA tentang masa depan Bumi?A
NASA memperingatkan bahwa permukaan air laut akan naik signifikan antara 3-6 kaki pada akhir abad ini akibat perubahan iklim.Q
Mengapa Jakarta menjadi salah satu kota yang paling rawan tenggelam?A
Jakarta berada di dataran rendah dan mengalami peningkatan permukaan air sekitar 17 cm per tahun, menjadikannya sangat rentan terhadap naiknya permukaan laut.Q
Apa yang terjadi pada Jakarta pada tahun 2025 terkait banjir?A
Pada tahun 2025, Jakarta mengalami fenomena banjir yang makin sering, termasuk banjir parah di Bekasi.Q
Apa nama ibu kota baru Indonesia?A
Ibu kota baru Indonesia dinamakan Ibu Kota Nusantara (IKN).Q
Sebutkan beberapa kota lain yang terancam tenggelam akibat perubahan iklim!A
Beberapa kota lain yang terancam tenggelam antara lain Alexandria, Miami, Lagos, Dhaka, dan Bangkok.




