
Courtesy of CNBCIndonesia
Adam Mosseri Ungkap Tantangan Kreator Instagram Hadapi Banjir Konten AI
Memberikan gambaran tentang tantangan dan perubahan masa depan bagi kreator manusia di Instagram akibat kemajuan teknologi AI serta pendekatan yang diusulkan untuk menandai konten asli dibanding konten AI.
01 Jan 2026, 17.15 WIB
23 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Perkembangan teknologi AI mempengaruhi kualitas dan keaslian konten kreator di Instagram.
- Adam Mosseri mengusulkan pendekatan baru untuk menandai konten asli dan buatan AI.
- Kreator harus beradaptasi dengan perubahan yang ditimbulkan oleh teknologi untuk tetap relevan.
Jakarta, Indonesia - Adam Mosseri, bos Instagram, membahas tantangan yang dihadapi para seniman, fotografer, dan kreator di platform media sosial tersebut akibat kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI). Ia menyatakan bahwa karya AI kini sangat mirip dengan karya manusia sampai-sampai sulit dibedakan.
Mosseri menjelaskan bahwa kualitas foto, video, dan suara buatan AI berkembang sangat pesat hingga pihak perusahaan, termasuk media sosial itu sendiri, mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi konten asli dan konten AI.
Ia menyarankan agar tanda pengenal difokuskan pada media asli, misalnya melalui kriptografi yang menandai gambar yang diambil langsung oleh kamera, sebagai bentuk rantai kepemilikan agar tetap bisa diandalkan keasliannya.
Fenomena ini dipicu oleh fitur baru yang dirilis oleh perusahaan teknologi besar seperti Meta, yang mengakibatkan Instagram dibanjiri oleh gambar dan video buatan AI, termasuk banyak konten berkualitas rendah yang disebut sebagai 'AI slop'.
Mosseri juga mengindikasikan bahwa Instagram cenderung melemparkan tanggung jawab atas banyaknya konten palsu ke pihak lain, menunjukkan tantangan besar bagi platform dalam menangani masalah ini secara efektif.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260101155013-37-698939/bos-instagram-menyerah-biarkan-medsos-banjir-foto-video-bohong
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260101155013-37-698939/bos-instagram-menyerah-biarkan-medsos-banjir-foto-video-bohong
Analisis Ahli
Kai-Fu Lee
"Kemajuan AI memang membawa revolusi dalam kreativitas digital, namun tanpa regulasi yang jelas, risiko penyebaran konten palsu dan hilangnya kepercayaan publik akan semakin besar."
Shivon Zilis
"Menandai konten asli dengan teknologi kriptografi adalah langkah penting, tetapi perlu dukungan kolaborasi global dari berbagai pemangku kepentingan untuk dapat diimplementasikan secara efektif."
Analisis Kami
"Pendekatan untuk menandai konten asli ketimbang menandai konten AI adalah ide yang kreatif, namun dalam praktiknya akan sangat sulit diterapkan secara luas karena beragamnya perangkat yang digunakan. Selain itu, mengalihkan tanggung jawab kepada produsen kamera tanpa pengawasan ketat berpotensi memperparah masalah manipulasi konten di platform media sosial."
Prediksi Kami
Di masa depan, akan semakin sulit memverifikasi keaslian konten di media sosial sehingga mekanisme baru seperti penandaan kriptografi pada konten asli mungkin akan menjadi standar baru untuk menjaga kredibilitas kreator manusia.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dibahas Adam Mosseri tentang nasib kreator di Instagram?A
Adam Mosseri membahas tantangan yang dihadapi oleh seniman, kreator, dan fotografer di Instagram akibat berkembangnya teknologi AI.Q
Mengapa kualitas konten AI sulit dibedakan dari konten manusia?A
Kualitas foto, video, dan suara hasil karya AI semakin sulit dibedakan dari konten buatan manusia karena kemajuan teknologi.Q
Apa saran Mosseri untuk menandai konten di media sosial?A
Mosseri menyarankan agar media 'nyata' ditandai daripada media 'palsu' untuk mengatasi masalah konten.Q
Apa yang dimaksud dengan 'AI slop' dalam konteks konten?A
'AI slop' merujuk pada konten berkualitas rendah yang dihasilkan oleh AI dan memenuhi platform media sosial.Q
Bagaimana Instagram beradaptasi dengan perkembangan teknologi AI?A
Instagram berusaha untuk menciptakan solusi bagi tantangan yang ditimbulkan oleh konten buatan AI.



