Dampak Negatif Subsidi Besar Data Center di Virginia Terhadap Pajak dan Masyarakat
Courtesy of CNBCIndonesia

Dampak Negatif Subsidi Besar Data Center di Virginia Terhadap Pajak dan Masyarakat

Mengungkap dampak negatif dari kebijakan pengecualian pajak yang besar untuk pembangunan data center di Virginia dan mengajukan kritik atas praktik subsidi yang merugikan pemerintah dan masyarakat.

08 Jan 2026, 17.10 WIB
267 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Permintaan untuk data center meningkat seiring dengan berkembangnya teknologi kecerdasan buatan.
  • Pemerintah Virginia memberikan insentif pajak yang signifikan untuk menarik investasi data center.
  • Terdapat kekhawatiran masyarakat terkait dampak lingkungan dan krisis energi akibat pembangunan data center.
Virginia, Amerika Serikat - Permintaan pembangunan data center semakin meningkat karena kebutuhan untuk mendukung teknologi kecerdasan buatan (AI). Virginia, Amerika Serikat, menjadi salah satu wilayah yang sangat menarik bagi perusahaan teknologi untuk membangun data center karena menawarkan berbagai insentif pajak.
Pemerintah Virginia memberikan keringanan pajak yang sangat besar dan mudah didapat, hanya dengan investasi minimal Rp 2.50 triliun (US$150 juta) dan menciptakan 50 pekerjaan baru saja. Akibatnya, Virginia kehilangan pendapatan pajak hingga Rp 26.72 triliun (US$1,6 miliar) selama tahun fiskal 2025.
Pengecualian pajak tersebut mencakup pajak penjualan ritel, pajak peralatan komputer, software, hingga hardware. Hingga kini, Virginia memiliki lebih dari 600 data center, yang merupakan lebih dari 10% dari total pusat data besar di dunia.
Namun, keberadaan data center juga menimbulkan protes dari masyarakat setempat karena penggunaan listrik dan air yang sangat besar, serta dampak visual terhadap lanskap pedesaan. Beberapa senator bahkan mengusulkan moratorium untuk pembangunan data center baru.
Organisasi seperti Good Jobs First mengkritik kebijakan pengecualian pajak ini dan menyarankan agar negara bagian menghapus subsidi pajak untuk data center karena perusahaan teknologi besar sebenarnya tidak memerlukan keringanan tersebut, sementara masyarakat dan pemerintah justru dirugikan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260108144914-37-700729/pajak-negara-lenyap-rp-26-triliun-gara-gara-harta-karun-baru

Analisis Ahli

Greg LeRoy
"Subsidi data center telah menjadi beban fiskal yang tidak terkendali dan tidak sebanding dengan manfaat ekonomi yang diperoleh pemerintah dan masyarakat."

Analisis Kami

"Subsidi besar-besaran untuk data center di Virginia menunjukkan kurangnya perencanaan jangka panjang terkait dampak fiskal dan sosial. Pemerintah harus segera mengevaluasi ulang kebijakan ini agar tidak terus merugikan masyarakat dan tidak membuat anggaran publik semakin terkuras tanpa manfaat ekonomi yang proporsional."

Prediksi Kami

Negara bagian lain kemungkinan akan mengikuti langkah Virginia dalam memberikan pengecualian pajak otomatis, yang dapat memperparah defisit pendapatan pemerintah dan menimbulkan tekanan sosial serta lingkungan yang lebih besar jika tidak ada regulasi ketat.

Pertanyaan Terkait

Q
Mengapa Virginia menjadi lokasi yang diminati untuk pembangunan data center?
A
Virginia menjadi lokasi yang diminati karena pemerintah setempat memberikan keringanan pajak dan insentif yang menarik bagi perusahaan teknologi.
Q
Apa yang menyebabkan lonjakan investasi di data center di Virginia?
A
Lonjakan investasi di data center di Virginia disebabkan oleh permintaan yang meningkat untuk pengembangan dan pelatihan teknologi kecerdasan buatan.
Q
Apa saja insentif pajak yang diberikan kepada perusahaan data center di Virginia?
A
Insentif pajak yang diberikan termasuk pengecualian pajak penjualan, pajak pada peralatan komputer, software, dan pembelian hardware.
Q
Apa dampak dari pembangunan data center terhadap masyarakat dan lingkungan?
A
Dampak dari pembangunan data center termasuk konsumsi listrik dan air yang besar serta potensi krisis baru yang dihadapi masyarakat.
Q
Apa usulan Bernie Sanders terkait pembangunan data center?
A
Bernie Sanders mengusulkan moratorium untuk pembangunan data center secara nasional untuk mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh fasilitas tersebut.