Strategi Go-To-Market Unik untuk Startup di Era AI dari Paul Irving
Courtesy of TechCrunch

Strategi Go-To-Market Unik untuk Startup di Era AI dari Paul Irving

Memberikan strategi go-to-market yang efektif bagi startup tahap awal agar bisa menang melawan kompetitor besar di era AI yang keunggulan teknisnya cepat usang, dengan menekankan pentingnya distribusi unik dan hubungan autentik dengan operator yang dapat membuka akses.

08 Jan 2026, 22.19 WIB
47 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Distribusi adalah faktor kunci dalam strategi pemasaran saat ini.
  • Pentingnya membangun hubungan otentik dengan operator di ekosistem startup.
  • Setiap perusahaan perlu memiliki gerakan go-to-market yang unik sesuai dengan ICP mereka.
Dalam episode terakhir Build Mode, Isabelle Johannessen berbincang dengan Paul Irving dari GTMfund tentang bagaimana startup tahap awal bisa bertahan dan unggul di era AI yang segala keunggulan teknisnya cepat berkurang. Mereka membahas pentingnya strategi distribusi yang unik sebagai benteng terakhir ketika inovasi teknologi mudah disalin.
Paul Irving menekankan bahwa setiap startup harus memahami karakteristik pelanggan idealnya (ICP) dan menciptakan gerakan go-to-market yang khusus dan berbeda. Hal ini penting karena saingan dengan dana besar selalu ada dan terus berinovasi dengan sangat cepat, sehingga produk saja tidak cukup.
Salah satu strategi kunci yang dibahas adalah pemetaan warm-introduction atau pendekatan hangat yang melibatkan hubungan autentik dengan para operator yang memiliki akses ke pintu peluang penting. Memiliki jaringan yang tulus dan penuh rasa ingin tahu memberi startup peluang mendapat dukungan dan kolaborasi yang berharga.
Selain itu, Paul juga menyoroti sisi positif dari komunitas startup yang sangat mendukung dan altruistik. Banyak founder dan operator yang bersedia membantu dengan tulus jika ditemui dengan kejujuran dan rasa ingin tahu yang nyata. Ini menjadi modal sosial yang penting dalam perjalanan startup.
Di akhir pembicaraan, mereka juga mengumumkan bahwa season 2 Build Mode akan dimulai pada pertengahan Februari dengan tim produksi dan pendukung seperti Maggie Nye dan Morgan Little yang membantu membuat konten ini semakin bermanfaat bagi para pendengar.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/podcast/its-time-to-throw-away-the-old-go-to-market-playbook/

Analisis Ahli

Paul Irving
"Distribusi yang efektif dan jaringan relasi adalah kunci bertahan untuk startup, terutama saat keunggulan teknologi menjadi mudah ditiru dan hilang dengan cepat."

Analisis Kami

"Strategi go-to-market yang dipersonalisasi menurut ICP adalah kunci sukses startup di era AI saat ini, karena teknik produk hanya bertahan singkat sebagai keunggulan kompetitif. Fokus pada distribusi dan jaringan relasi autentik memberikan startup peluang lebih besar untuk bertahan dan tumbuh, tidak hanya bergantung pada teknologi saja."

Prediksi Kami

Ke depan, perusahaan startup akan semakin fokus membangun distribusi yang unik dan membina jaringan hubungan yang kuat untuk mempertahankan daya saing di pasar AI yang dinamis.

Pertanyaan Terkait

Q
Siapa yang menjadi tamu di episode akhir musim Build Mode?
A
Tamu di episode akhir musim Build Mode adalah Paul Irving.
Q
Apa fokus utama diskusi antara Isabelle Johannessen dan Paul Irving?
A
Fokus utama diskusi adalah strategi go-to-market untuk startup di era AI.
Q
Mengapa distribusi dianggap sebagai satu-satunya moat yang tersisa?
A
Distribusi dianggap sebagai satu-satunya moat yang tersisa karena keunggulan teknis dapat hilang dengan cepat.
Q
Apa itu pemetaan pengenalan hangat dan mengapa itu penting?
A
Pemetaan pengenalan hangat adalah cara untuk membangun hubungan otentik yang dapat membuka peluang bagi startup.
Q
Kapan musim kedua Build Mode akan diluncurkan?
A
Musim kedua Build Mode akan diluncurkan pada pertengahan Februari.