
Courtesy of LiveScience
Perjuangan Marie-Sophie Germain: Wanita Genius Penemu Gelombang 2D
Menggambarkan perjuangan dan kontribusi besar Marie-Sophie Germain dalam matematika dan fisika, terutama pada teori getaran dan bilangan prima, serta menunjukkan betapa prasangka gender menghambat pengakuan atas karya ilmiahnya.
09 Jan 2026, 14.00 WIB
163 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Marie-Sophie Germain adalah contoh inspiratif dari seorang wanita yang mengatasi hambatan gender dalam sains.
- Karya Germain pada Chladni figures dan Fermat's Last Theorem memberikan kontribusi signifikan bagi dunia matematika.
- Dukungan dari tokoh-tokoh terkenal seperti Gauss dan Lagrange menunjukkan pentingnya pengakuan terhadap bakat tanpa memandang gender.
Paris, Prancis - Marie-Sophie Germain adalah seorang matematikawan wanita yang hidup pada masa ketika perempuan sangat dibatasi dalam pendidikan dan pengakuan ilmiah. Meski demikian, dia belajar secara otodidak dengan membaca buku-buku di perpustakaan ayahnya selama Revolusi Prancis, dan terus gigih menekuni matematika walau mendapat tekanan dari orangtuanya.
Untuk bisa berpartisipasi dalam dunia matematika yang didominasi pria, Germain menulis di bawah nama samaran laki-laki, Antoine August LeBlanc, dan mengirimkan jawaban terhadap soal-soal matematika dari École Polytechnique. Dia juga berkorespondensi dengan tokoh-tokoh matematika terkemuka seperti Gauss dan Lagrange.
Karyanya yang paling terkenal adalah mengenai pola getaran yang dikenal sebagai pola Chladni, di mana Germain mampu memformulasikan teori matematis tentang getaran pada pelat elastis dua dimensi, sebuah bidang yang sebelumnya belum berhasil dipecahkan oleh siapa pun.
Pada tahun 1816, Germain memenangkan hadiah matematika dari Akademi Ilmu Pengetahuan Paris, namun ia menghadapi perlakuan kurang hormat dan diskriminasi dalam pengakuan dan penerimaan hadiah tersebut. Siméon Poisson, yang menjadi rival sekaligus anggota panitia, menolak berkomunikasi dengannya secara terbuka.
Walaupun menghadapi banyak kesulitan, Germain terus berkontribusi dalam matematika, termasuk penelitian penting tentang bilangan prima yang kini dikenal sebagai bilangan prima Germain. Karyanya menjadi landasan untuk pembuktian terakhir Fermat's Last Theorem yang diselesaikan lebih dari 150 tahun setelah kematiannya.
Referensi:
[1] https://www.livescience.com/physics-mathematics/mathematics/science-history-sophie-germain-first-woman-to-win-frances-prestigious-grand-mathematics-prize-is-snubbed-when-tickets-to-award-ceremony-are-lost-in-the-mail-jan-9-1816
[1] https://www.livescience.com/physics-mathematics/mathematics/science-history-sophie-germain-first-woman-to-win-frances-prestigious-grand-mathematics-prize-is-snubbed-when-tickets-to-award-ceremony-are-lost-in-the-mail-jan-9-1816
Analisis Ahli
Mary Gray (Mathematics Historian)
"Marie-Sophie Germain menunjukkan bahwa sistem pendidikan dan akademik saat itu terlalu sempit dan perlu berubah agar perempuan bisa berkontribusi penuh dalam ilmu pengetahuan."
John Derbyshire (Mathematician)
"Karya Germain pada angka prima dan teori bilangan adalah fondasi penting dalam perkembangan matematika modern, yang seringkali diabaikan akibat bias gender."
Analisis Kami
"Marie-Sophie Germain adalah contoh klasik bagaimana ketidaksetaraan gender bisa menghambat kemajuan ilmu pengetahuan, sementara bakat sejati tetap dapat menembus batas-batas sosial. Perjuangannya membuktikan bahwa keberanian dan ketekunan adalah kunci untuk mengatasi prasangka dan mewariskan kontribusi abadi dalam matematika."
Prediksi Kami
Pengakuan terhadap peran wanita dalam sejarah matematika dan sains akan terus berkembang, membuka jalan bagi lebih banyak penelitian dan penghargaan atas kontribusi perempuan di bidang STEM yang selama ini terabaikan.
Pertanyaan Terkait
Q
Siapa Marie-Sophie Germain?A
Marie-Sophie Germain adalah seorang matematikawan Perancis yang terkenal karena kerja kerasnya dalam matematika meskipun menghadapi banyak rintangan sebagai wanita.Q
Apa yang dia capai dalam matematika?A
Dia memenangkan penghargaan 'Grand Mathematics Prize' dari Institut de France untuk karyanya yang menggambarkan bagaimana gelombang suara bergerak di permukaan 2D.Q
Mengapa Marie-Sophie Germain tidak menghadiri upacara penghargaan?A
Dia merasa bahwa komite penghargaan tidak menghargai karyanya dan memilih untuk tidak menghadiri upacara tersebut.Q
Apa itu Chladni figures?A
Chladni figures adalah pola geometris yang terbentuk ketika pasir ditaburkan di atas pelat kaca yang dipengaruhi oleh getaran.Q
Bagaimana kontribusi Germain terhadap Fermat's Last Theorem?A
Germain menunjukkan bahwa Fermat's Last Theorem berlaku untuk kelas khusus dari bilangan prima yang kini dikenal sebagai bilangan prima Germain.


.gif)

