
Courtesy of SCMP
Inovasi Baru DeepSeek Atasi Keterbatasan Memori GPU untuk AI di China
Menginformasikan tentang inovasi teknik pelatihan model AI yang dikembangkan oleh DeepSeek dan mitra peneliti untuk mengatasi keterbatasan memori GPU serta meningkatkan efisiensi biaya dalam pengembangan AI di China yang saat ini tertinggal dari Amerika Serikat.
13 Jan 2026, 17.00 WIB
249 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- DeepSeek berfokus pada efisiensi biaya dalam pengembangan AI di tengah keterbatasan sumber daya.
- Teknik 'Engram' dapat menjadi solusi untuk masalah kapasitas memori GPU yang menghambat pengembangan model AI yang lebih besar.
- Kesenjangan dalam teknologi memori menjadi tantangan utama bagi industri AI di China.
Hangzhou, China - Sebuah start-up kecerdasan buatan dari Hangzhou yang bernama DeepSeek baru saja mempublikasikan sebuah teknik pelatihan model baru bersama beberapa peneliti dari Universitas Peking. Teknik ini dinamakan 'Engram' dan dikembangkan untuk mengatasi masalah utama dalam pelatihan model AI besar yaitu keterbatasan memori pada GPU yang digunakan.
Masalahnya adalah kemampuan memori bandwidth tinggi (HBM) pada GPU di China masih kalah jauh dibandingkan dengan perusahaan teknologi besar di Amerika Serikat dan Korea Selatan. Hal ini menyebabkan pengembangan model AI yang sangat besar di China menjadi lebih mahal dan terbatas kapasitasnya.
Teknik Engram yang diperkenalkan mencoba menghilangkan proses komputasi yang membuang waktu pada operasi sederhana sehingga sumber daya GPU bisa digunakan untuk aktivitas kecerdasan tingkat tinggi. Dengan cara ini, model AI bisa diperbesar tanpa perlu menambah memori GPU yang mahal.
Inovasi ini dianggap penting karena tengah muncul spekulasi mengenai peluncuran model baru oleh DeepSeek menjelang Tahun Baru Imlek. Hal ini menunjukkan mereka sangat fokus pada efisiensi biaya dan dorongan inovasi meski menghadapi keterbatasan hardware.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/tech/tech-trends/article/3339740/deepseek-founders-latest-paper-proposes-new-ai-model-training-bypass-gpu-limits?module=top_story&pgtype=section
[1] https://www.scmp.com/tech/tech-trends/article/3339740/deepseek-founders-latest-paper-proposes-new-ai-model-training-bypass-gpu-limits?module=top_story&pgtype=section
Analisis Ahli
Ray Wang
"China harus terus mengejar ketertinggalan dalam teknologi memori GPU agar bisa memiliki daya saing setara dengan Samsung, SK Hynix, dan Micron. Inovasi software seperti Engram penting, namun tanpa dukungan hardware lokal yang kuat, kemajuan AI akan tetap terbatas."
Analisis Kami
"Pendekatan conditional memory seperti Engram menunjukkan kemajuan yang sangat menjanjikan untuk mengatasi keterbatasan hardware saat ini yang menjadi kendala terbesar dalam pengembangan AI besar. Jika berhasil diimplementasikan secara luas, ini dapat menjadi pondasi penting bagi kemandirian teknologi AI China yang selama ini masih tergantung pada pasokan hardware asing."
Prediksi Kami
Teknologi pelatihan model baru ini berpotensi memungkinkan DeepSeek dan pemain AI China lainnya mempercepat pengembangan model AI skala besar, sehingga dapat bersaing lebih ketat dengan perusahaan AS dan Korea dalam waktu dekat.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang diusulkan oleh DeepSeek dalam makalah teknisnya?A
DeepSeek mengusulkan teknik baru untuk pelatihan model yang dapat mengatasi batasan memori GPU.Q
Apa tujuan dari teknik 'Engram' yang diperkenalkan oleh DeepSeek?A
Teknik 'Engram' bertujuan untuk mengatasi bottleneck dalam mengembangkan model AI dengan memaksimalkan penggunaan memori.Q
Mengapa kapasitas GPU menjadi tantangan bagi pengembangan model AI?A
Kapasitas GPU menjadi tantangan karena model AI yang besar memerlukan daya komputasi yang signifikan, yang tidak selalu dapat dipenuhi.Q
Siapa yang terlibat dalam kolaborasi penelitian dengan DeepSeek?A
Penelitian dilakukan bersama peneliti dari Universitas Peking.Q
Apa kesenjangan utama yang dihadapi China dalam industri AI dibandingkan dengan AS?A
Kesenjangan utama yang dihadapi China adalah dalam teknologi memori, di mana mereka tertinggal dibandingkan dengan pemimpin industri di AS dan Korea Selatan.


