Musim Flu 2025-26 Melonjak Gara-Gara Varian Virus Baru dan Vaksin Mismatch
Courtesy of NatureMagazine

Musim Flu 2025-26 Melonjak Gara-Gara Varian Virus Baru dan Vaksin Mismatch

Menginformasikan penyebab musim flu yang buruk tahun ini akibat varian virus baru yang hampir tidak cocok dengan vaksin, sekaligus menekankan pentingnya vaksinasi untuk mengurangi keparahan penyakit meski ada mismatch.

14 Jan 2026, 07.00 WIB
225 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Musim flu saat ini dipengaruhi oleh varian H3N2 yang baru dan lebih agresif.
  • Ketidakcocokan antara vaksin dan strain virus menyebabkan tantangan dalam memberikan perlindungan yang efektif.
  • Walaupun ada ketidakcocokan, vaksin masih dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit parah.
Baltimore, Amerika Serikat - Musim flu tahun 2025-26 telah menjadi salah satu yang tersulit, dengan lonjakan besar kasus dan rawat inap di banyak negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Italia. Flu muncul lebih awal dari biasanya dan menyebar dengan cepat, menimbulkan tekanan pada sistem kesehatan di seluruh dunia.
Penyebab utama lonjakan ini adalah varian baru virus influenza subtipe H3N2, khususnya subclade K, yang memiliki banyak mutasi dan mendominasi sekitar 80% kasus flu global saat ini. Varian ini berbeda jauh dari strain yang digunakan dalam vaksin flu musim ini.
Sistem pemantauan virus yang terlambat mengidentifikasi subclade K membuat vaksin yang dikembangkan tidak sesuai dengan virus yang beredar, yang menyebabkan ketidakefektifan vaksin dalam menghentikan penyebaran. Namun, vaksin masih dipercaya dapat melindungi dari penyakit berat.
Beberapa pakar menyatakan bahwa musim flu ini kemungkinan akan menjadi yang lebih buruk dari rata-rata dan menimbulkan tantangan besar bagi fasilitas kesehatan akibat tingginya jumlah pasien flu yang membutuhkan perawatan intensif.
Upaya saat ini fokus pada vaksinasi meskipun ada mismatch dan pengembangan vaksin flu universal yang lebih efektif jangka panjang agar dapat menghadapi virus flu yang terus berubah cepat di masa depan.
Referensi:
[1] https://nature.com/articles/d41586-026-00061-6

Analisis Ahli

Andrew Pekosz
"Varian subclade K bertanggung jawab atas lonjakan tajam kasus flu tahun ini, menandakan kebutuhan mendesak untuk vaksin yang lebih adaptif."
Jesse Bloom
"Musim flu kali ini lebih buruk dari rata-rata dan masih terlalu dini untuk membandingkan dampaknya secara historis."
Eleni Galanis
"Lonjakan kasus flu simultan di seluruh Kanada memberikan tekanan berat pada sistem kesehatan."
Scott Hensley
"Mismatched strain vaksin menyulitkan perlindungan optimal, tetapi vaksin masih mampu mengurangi keparahan penyakit."

Analisis Kami

"Walaupun mismatch vaksin dengan strain dominan membuat kekhawatiran meningkat, vaksin flu tetap penting karena dapat mengurangi risiko penyakit parah dan rawat inap. Keterlambatan dalam deteksi varian baru menunjukkan perlunya peningkatan sistem pengawasan virus global agar respons vaksin lebih cepat dan tepat sasaran."

Prediksi Kami

Musim flu akan terus menimbulkan tekanan tinggi pada sistem kesehatan global dan memicu upaya lebih besar untuk mempercepat pembuatan vaksin yang lebih universal dan efektif.

Pertanyaan Terkait

Q
Mengapa musim flu saat ini dianggap lebih buruk dibandingkan musim sebelumnya?
A
Musim flu saat ini dianggap lebih buruk karena munculnya varian baru yang dominan dan lebih banyak kasus infeksi.
Q
Apa yang menyebabkan ketidakcocokan antara vaksin dan strain virus yang beredar?
A
Ketidakcocokan terjadi karena strain virus yang baru muncul setelah vaksin ditentukan, sehingga vaksin tidak sepenuhnya efektif.
Q
Siapa yang menyatakan bahwa musim flu ini lebih buruk dari rata-rata?
A
Andrew Pekosz menyatakan bahwa musim flu ini pasti lebih buruk dibandingkan rata-rata musim sebelumnya.
Q
Apa yang dilakukan WHO dalam menentukan komposisi vaksin flu?
A
WHO menentukan komposisi vaksin flu setiap tahun berdasarkan prediksi tentang variasi virus yang akan muncul.
Q
Bagaimana efektivitas vaksin terhadap varian H3N2 saat ini?
A
Vaksin masih dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit parah meskipun ada ketidakcocokan dengan varian H3N2.