
Courtesy of Forbes
Lapisan Es Greenland Pernah Mencair Lengkap Mirip Proyeksi Pemanasan Kini
Memberikan pemahaman baru tentang sensitivitas lapisan es Greenland melalui bukti ilmiah masa lalu, serta menyoroti pentingnya faktor iklim dan geopolitik dalam menentukan masa depan Arktik dan dampaknya terhadap lingkungan dan keamanan global.
15 Jan 2026, 21.00 WIB
98 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Perubahan iklim dapat menyebabkan pencairan es yang signifikan di Greenland.
- Geopolitik dan strategi pertahanan semakin terkait dengan sumber daya alam Greenland.
- Penelitian tentang pencairan es memberikan wawasan penting untuk memahami dampak perubahan iklim di masa depan.
Nuuk, Greenland - Para ilmuwan dari GreenDrill Project berhasil mengebor lebih dari 500 meter es di Prudhoe Dome, Greenland, dan menemukan bahwa es di sana pernah hilang sekitar 6.000 hingga 8.200 tahun lalu. Saat itu, suhu global saat Holosen Hangat mencapai 3 sampai 5 derajat Celsius lebih tinggi dari masa pra-industri, mirip dengan apa yang diperkirakan akan terjadi pada tahun 2100 jika emisi gas rumah kaca tidak dikendalikan.
Temuan ini menunjukkan bahwa lapisan es di Greenland pernah mencair sepenuhnya pada masa lalu, sebelum terbentuk kembali. Ini membuktikan bahwa sistem es besar sangat sensitif terhadap peningkatan suhu yang moderat dalam jangka panjang. Penemuan ini bukan hanya sejarah, tapi juga memberikan gambaran fisik yang penting tentang apa yang bisa terjadi di masa depan jika pemanasan berlanjut.
Lapisan es Greenland sendiri sangat besar, menutupi hampir seluruh pulau dengan luas 2,16 juta kilometer persegi, dan memiliki ketebalan hingga 3.000 meter. Perubahan di sana memiliki dampak besar terhadap permukaan laut global dan berbagai ekosistem di sekitarnya. Bersama dengan kasus glasier Thwaites di Antartika yang mendapat perhatian global, peringatan mereka mengenai naiknya permukaan laut semakin nyata.
Selain dampak iklim, Kepulauan Greenland juga sedang menjadi fokus geopolitik karena letaknya yang strategis antara Arktik dan Samudra Atlantik. Greenland adalah wilayah otonom di bawah Kerajaan Denmark, yang juga menjadi anggota NATO. Negara-negara besar dunia mulai memperhatikan Greenland untuk alasan pertahanan, ekonomi, dan sumber daya mineral penting seperti logam tanah jarang yang dibutuhkan untuk teknologi bersih maupun militer.
Masyarakat Greenland yang mayoritas tinggal di kota-kota pesisir menghadapi tantangan dan peluang dari perubahan iklim dan geopolitik yang terus berubah. Dengan suhu yang diprediksi mirip dengan masa Holosen Hangat, masa depan Greenland akan sangat dipengaruhi oleh interaksi antara kekuatan alam dan keputusan manusia dalam hal politik dan ekonomi.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/monicasanders/2026/01/15/greenland-ice-melt-signals-climate-risk-amid-tensions-in-the-arctic/
[1] https://www.forbes.com/sites/monicasanders/2026/01/15/greenland-ice-melt-signals-climate-risk-amid-tensions-in-the-arctic/
Analisis Ahli
Jason Box (Glaciologist)
"Penelitian ini memperkuat bukti bahwa lapisan es Greenland sangat responsif terhadap pemanasan, menuntut aksi cepat dalam mitigasi iklim demi menghindari skenario terburuk."
Katrina Bennett (Climate Scientist)
"Pemahaman tentang masa lalu iklim penting untuk memprediksi masa depan, terutama karena bukti ini menunjukkan bahwa es sudah meleleh penuh pada suhu yang kurang lebih sama dengan proyeksi saat ini."
Analisis Kami
"Penemuan ini menegaskan bahwa perubahan iklim masa depan tidak bisa dianggap remeh, karena lapisan es besar seperti di Greenland sangat rentan terhadap suhu yang naik. Tekanan geopolitik juga akan menjadi faktor kunci dalam menentukan apakah wilayah ini akan dikelola secara berkelanjutan atau menjadi arena konflik sumber daya."
Prediksi Kami
Jika pemanasan global mencapai tingkat yang serupa dengan periode Holosen Hangat, lapisan es Greenland dapat mengalami pencairan signifikan yang bisa mempercepat kenaikan permukaan laut dan meningkatkan ketegangan geopolitik di wilayah Arktik.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang ditemukan oleh proyek GreenDrill di Greenland?A
Proyek GreenDrill menemukan bahwa es di Prudhoe Dome di Greenland telah sepenuhnya mencair sekitar 7.000 tahun yang lalu di bawah pemanasan yang mirip dengan proyeksi abad ini.Q
Mengapa data dari Greenland penting untuk penelitian iklim?A
Data dari Greenland penting karena menunjukkan sensitivitas es terhadap pemanasan dan dapat membatasi hasil fisik yang mungkin terjadi saat planet ini menghangat.Q
Apa peran Greenland dalam geopolitik saat ini?A
Greenland memiliki posisi strategis di antara Samudra Arktik dan Atlantik, yang memicu minat global dalam sumber daya dan kebijakan pertahanan.Q
Apa yang dapat terjadi jika Thwaites Glacier mencair?A
Jika Thwaites Glacier mencair, dapat menyebabkan kenaikan permukaan laut yang signifikan, mencapai beberapa kaki dalam abad ini.Q
Bagaimana Greenland mengelola sumber daya alamnya?A
Greenland mengelola sumber daya alamnya dengan mempertimbangkan kepentingan ekonomi, lingkungan, dan budaya lokal.




