Trump Minta Grid Listrik Ajukan Lelang Rp215 Triliun, Perusahaan Teknologi Keberatan
Courtesy of TechCrunch

Trump Minta Grid Listrik Ajukan Lelang Rp215 Triliun, Perusahaan Teknologi Keberatan

Mendorong penambahan kapasitas pembangkit listrik senilai 15 miliar dolar untuk memenuhi lonjakan permintaan listrik, khususnya dari pusat data AI, dengan memaksa perusahaan teknologi berpartisipasi dalam lelang kapasitas yang diadakan oleh PJM, demi stabilitas dan pasokan listrik masa depan.

17 Jan 2026, 02.38 WIB
140 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Pemerintah AS berusaha menambah kapasitas pembangkit listrik baru untuk memenuhi permintaan energi yang meningkat.
  • Perusahaan teknologi, meskipun tidak tradisional dalam bisnis energi, mulai beralih ke energi terbarukan untuk memenuhi kebutuhan daya mereka.
  • PJM Interconnection menghadapi tantangan dalam menyesuaikan kapasitas listrik dengan permintaan yang meningkat dari data center, terutama terkait dengan penggunaan energi untuk AI.
Mid-Atlantic and Midwest, Amerika Serikat - Trump administration ingin mengadakan lelang kapasitas listrik senilai 15 miliar dolar untuk membangun pembangkit listrik baru di wilayah yang dikelola oleh PJM Interconnection. Mereka meminta perusahaan teknologi ikut dalam lelang ini meski tidak semua perusahaan tersebut membutuhkan kapasitas listrik tambahan untuk data center mereka yang semakin berkembang.
PJM Interconnection melayani 65 juta orang di 13 negara bagian Amerika Serikat bagian Mid-Atlantic dan Midwest. Wilayah ini termasuk pusat data besar di Northern Virginia, yang menyumbang kenaikan besar pada beban listrik dan harga tarif yang naik antara 10 sampai 15 persen tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan permintaan listrik pada PJM selama dekade terakhir adalah sekitar 10 persen dan diperkirakan akan terus meningkat seiring booming penggunaan AI dan data center, yang menyebabkan kebutuhan energi melonjak hampir tiga kali lipat dalam waktu sepuluh tahun ke depan.
Bahan bakar fosil yang menjadi sumber mayoritas pembangkit listrik di PJM mengalami lonjakan harga yang mengakibatkan sekitar 60 persen kenaikan tarif listrik pada tahun 2025. Ini menimbulkan dilema sulit bagi pengelola grid karena pembangunan pembangkit fosil memerlukan waktu lama dan biaya sangat besar.
Perusahaan teknologi memilih energi terbarukan yang lebih cepat dan modular seperti tenaga surya dan baterai karena lebih efisien dan sesuai dengan jadwal pembangunan data center. Ini membuat pendekatan pemerintah dan beberapa gubernur untuk memaksa perusahaan teknologi membayar kapasitas pembangkit fosil mendapat perlawanan dari PJM dan pelaku industri.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/01/16/trump-administration-wants-tech-companies-to-buy-15b-of-power-plants-they-may-not-use/

Analisis Ahli

Jeffrey Shields
"PJM merasa tidak dilibatkan dalam keputusan yang diinisiasi pemerintah, ini menunjukkan ketidaksesuaian komunikasi dan koordinasi yang bisa menghambat implementasi kebijakan."
Monitoring Analytics
"Kenaikan harga listrik sebagian besar disebabkan oleh harga tinggi bahan bakar fosil sekitar 60%, menandakan kebutuhan mendesak untuk diversifikasi sumber energi."

Analisis Kami

"Pendekatan memaksa perusahaan teknologi membayar kapasitas listrik yang mungkin tidak mereka butuhkan adalah langkah yang kontroversial dan berisiko membuat sektor teknologi enggan berkolaborasi dengan operator grid. Solusi yang lebih efektif seharusnya fokus pada kolaborasi untuk mempercepat energi terbarukan dan infrastruktur modular yang sesuai dengan kebutuhan dinamis pusat data."

Prediksi Kami

Jika pemaksaan lelang kapasitas kepada perusahaan teknologi terus berlanjut, kemungkinan akan terjadi ketegangan antara regulator dan operator grid, serta perusahaan teknologi yang mungkin akan mencari solusi energi mandiri atau terbarukan lebih intensif, sementara harga listrik dan infrastruktur pembangkit fosil tetap tidak stabil.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa tujuan dari pernyataan prinsip yang dikeluarkan oleh pemerintah AS?
A
Tujuan dari pernyataan prinsip yang dikeluarkan oleh pemerintah AS adalah untuk menambah kapasitas pembangkit listrik baru senilai $15 miliar.
Q
Mengapa perusahaan teknologi diminta untuk berpartisipasi dalam lelang kapasitas pembangkit listrik?
A
Perusahaan teknologi diminta untuk berpartisipasi dalam lelang kapasitas pembangkit listrik meskipun mereka mungkin tidak membutuhkan kapasitas tersebut untuk data center mereka.
Q
Apa yang menjadi penyebab utama peningkatan permintaan energi?
A
Penyebab utama peningkatan permintaan energi adalah penggunaan yang semakin meningkat oleh perusahaan teknologi dan data center, terutama untuk aplikasi AI.
Q
Mengapa PJM tidak terlihat antusias terhadap pernyataan prinsip dari pemerintah?
A
PJM tidak terlihat antusias terhadap pernyataan prinsip dari pemerintah karena mereka tidak diundang ke acara terkait dan merasa tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.
Q
Apa alternatif yang dipilih oleh perusahaan teknologi dalam menghadapi kebutuhan energi mereka?
A
Perusahaan teknologi memilih untuk berinvestasi dalam energi terbarukan karena lebih murah, modular, dan lebih cepat untuk diterapkan dibandingkan dengan pembangkit listrik berbahan bakar fosil.