
Courtesy of CNBCIndonesia
Aturan Baru Batasi Media Sosial untuk Anak: Indonesia dan Dunia menjalankan Perlindungan Digital
Memberikan informasi terkait perkembangan aturan pembatasan penggunaan media sosial untuk anak di bawah umur di Indonesia dan negara lain, serta langkah teknologi yang diambil platform media sosial untuk mematuhi regulasi tersebut demi melindungi anak dari risiko online.
17 Jan 2026, 15.45 WIB
52 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Pemerintah Indonesia mengatur penggunaan media sosial untuk anak-anak dengan melibatkan orang tua.
- Australia telah menerapkan pemblokiran total media sosial bagi anak di bawah 16 tahun.
- TikTok sedang berinovasi dalam teknologi verifikasi usia untuk memenuhi regulasi di Eropa.
Jakarta, Indonesia - Banyak anak-anak sekarang sering menggunakan media sosial, tapi ini juga bisa berbahaya jika mereka kurang umur karena ada konten yang tidak cocok untuk mereka. Karena itu, beberapa negara mulai membuat aturan yang membatasi anak di bawah usia tertentu untuk menggunakan media sosial supaya mereka tetap aman dan terjaga.
Indonesia sudah membuat aturan yang disebut Peraturan Pemerintah Tata Kelola Layanan Digital Anak. Aturan ini membatasi penggunaan media sosial berdasarkan usia antara 13 sampai 18 tahun dan mengizinkan anak membuat akun hanya jika orang tua setuju. Ini berbeda dengan Australia yang lebih ketat karena mereka memblokir anak di bawah 16 tahun secara total.
Selain Indonesia dan Australia, negara seperti Malaysia dan beberapa negara Eropa juga mulai mempertimbangkan aturan serupa. Hal ini membuat platform media sosial seperti TikTok harus menyesuaikan diri dengan peraturan baru, terutama yang mengatur perlindungan data dan identifikasi umur pengguna.
TikTok pun mengembangkan teknologi baru untuk mendeteksi usia pengguna di Eropa dengan cara analisa profil, video, dan perilaku pengguna agar mereka bisa memblokir akun anak di bawah usia 13 tahun. Namun, semua akun yang terdeteksi tidak langsung diblokir, melainkan ditinjau oleh moderator terlebih dahulu.
Meskipun teknologi sudah canggih, belum ada cara yang sempurna untuk pastikan usia pengguna tanpa mengorbankan privasi. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, platform media sosial, orang tua, dan anak sangat penting agar aturan ini bisa berjalan efektif dan anak-anak bisa tetap aman saat menggunakan teknologi digital.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260117121332-37-703022/ramai-ramai-ikut-aturan-indonesia-dunia-makin-cepat-berubah
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260117121332-37-703022/ramai-ramai-ikut-aturan-indonesia-dunia-makin-cepat-berubah
Analisis Ahli
Dr. Maya Santoso (Ahli Psikologi Anak)
"Regulasi ini penting untuk melindungi perkembangan mental dan psikososial anak dari dampak negatif media sosial, namun perlu pendampingan intensif dari keluarga agar aturan bisa efektif."
Prof. Dwi Arief (Ahli Teknologi Informasi)
"Teknologi deteksi usia memang bisa membantu, tapi platform harus lebih transparan dan bertanggung jawab dalam penggunaan data serta mengintegrasikan edukasi digital untuk pengguna muda."
Analisis Kami
"Langkah Indonesia yang mengedepankan pengawasan orang tua daripada pemblokiran total cukup bijak karena mengakomodasi kebutuhan sosial anak sambil memberikan kontrol orang tua. Namun, tantangan terbesar tetap ada pada efektivitas teknologi pendeteksi usia yang belum bisa 100% akurat dan tetap harus diimbangi dengan edukasi digital bagi anak dan orang tua."
Prediksi Kami
Regulasi pembatasan usia dalam penggunaan media sosial akan semakin ketat secara global, dan platform media sosial akan terus mengembangkan teknologi deteksi usia yang semakin canggih untuk mematuhi aturan tersebut sambil menjaga privasi pengguna.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa tujuan dari Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Layanan Digital Anak di Indonesia?A
Tujuan dari Peraturan Pemerintah adalah untuk membatasi penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah umur untuk melindungi mereka dari konten yang tidak sesuai.Q
Bagaimana kebijakan media sosial di Australia berbeda dengan Indonesia?A
Kebijakan di Australia melakukan pemblokiran total media sosial bagi anak di bawah 16 tahun, sementara Indonesia membolehkan anak memiliki akun dengan izin orang tua.Q
Apa yang direncanakan TikTok terkait verifikasi usia pengguna di Eropa?A
TikTok merencanakan untuk meluncurkan teknologi pendeteksi usia baru yang akan menganalisis informasi profil dan perilaku pengguna.Q
Mengapa Malaysia berencana untuk menerapkan aturan pembatasan media sosial?A
Malaysia berencana untuk menerapkan aturan pembatasan media sosial untuk melindungi anak-anak dari paparan konten yang tidak pantas.Q
Apa tantangan yang dihadapi TikTok dalam verifikasi usia pengguna?A
Tantangan yang dihadapi TikTok adalah tidak adanya metode global yang disepakati untuk memverifikasi usia pengguna sambil menjaga privasi.




