
Courtesy of TechCrunch
Anahita Laverack dan Oshen: Robot Laut Otonom Penakluk Badai Kategori 5
Mengembangkan dan menyediakan robot otonom murah yang dapat bertahan lama di laut untuk mengumpulkan data penting tentang kondisi laut dan cuaca, guna membantu prediksi badai dan berbagai aplikasi pertahanan serta penelitian.
17 Jan 2026, 23.00 WIB
185 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Oshen berhasil mengembangkan teknologi robot mikro yang dapat mengumpulkan data laut secara mandiri.
- Kolaborasi dengan NOAA menunjukkan potensi aplikasi praktis dari teknologi Oshen dalam pemantauan cuaca.
- Pengalaman langsung di laut membantu Oshen mengatasi tantangan teknis dalam pengembangan robot.
Plymouth, Inggris - Anahita Laverack awalnya ingin menjadi insinyur dirgantara, namun mengalami kegagalan dalam kompetisi Microtransat Challenge membuatnya menyadari lemahnya data kondisi laut. Hal ini memotivasi dia untuk mencari solusi pengumpulan data laut yang lebih baik dan akhirnya mendirikan perusahaan Oshen bersama rekannya Ciaran Dowds pada tahun 2022.
Oshen mengembangkan robot mikro otonom bernama C-Stars yang mampu bertahan hingga 100 hari di laut dan digunakan untuk mengumpulkan data penting secara berkelanjutan. Mereka menggunakan kapal layar kecil sebagai platform uji dan terus mengembangkan teknologi robotnya melalui iterasi di berbagai musim, termasuk tantangan cuaca buruk.
Perusahaan ini menghadapi tantangan teknis besar karena robot harus murah, tahan lama, dan canggih secara teknologi untuk mengoperasikan dan mengumpulkan data secara mandiri. Meskipun banyak perusahaan lain berhasil memenuhi dua dari tiga aspek tersebut, hanya Oshen yang berhasil menggabungkannya sekaligus.
Keberhasilan robot C-Stars mendapatkan perhatian dari lembaga pemerintah besar seperti NOAA yang akhirnya menguji coba robot mereka dalam kondisi badai ganas di Karibia. Robot-robot tersebut berhasil bertahan dan mengumpulkan data selama badai kelas 5, suatu pencapaian pertama di bidang robotika laut.
Saat ini Oshen beroperasi di Plymouth, Inggris dan terus menambah kontrak kerja dari pemerintah Inggris dan pelanggan lain. Untuk memenuhi permintaan yang semakin tinggi, perusahaan berencana untuk menggalang dana ventura dalam waktu dekat demi mempercepat pengembangan dan produksi robot mereka.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/01/17/oshen-built-the-first-ocean-robot-to-collect-data-in-a-category-5-hurricane/
[1] https://techcrunch.com/2026/01/17/oshen-built-the-first-ocean-robot-to-collect-data-in-a-category-5-hurricane/
Analisis Ahli
Analisis Kami
"Keberhasilan Oshen menunjukkan langkah signifikan dalam pengumpulan data laut secara otomatis dan real-time yang sangat dibutuhkan. Pendekatan mereka yang fokus pada ketahanan, biaya rendah, dan skalabilitas robot sangat relevan untuk masa depan riset kelautan dan mitigasi risiko cuaca ekstrim."
Prediksi Kami
Dengan keberhasilan misi robot C-Stars dalam badai besar serta meningkatnya minat dari lembaga pemerintah, Oshen kemungkinan akan berkembang pesat dan menjadi pemimpin di bidang teknologi robotika laut untuk data lingkungan dan keamanan.
Pertanyaan Terkait
Q
Siapa Anahita Laverack dan apa yang menginspirasinya untuk memulai Oshen?A
Anahita Laverack adalah pendiri Oshen yang terinspirasi oleh tantangan robotika otonom untuk mengumpulkan data laut.Q
Apa itu Oshen dan produk utama yang mereka kembangkan?A
Oshen adalah perusahaan yang mengembangkan armada robot mikro, C-Stars, untuk mengumpulkan data laut.Q
Apa yang dilakukan C-Stars dan bagaimana mereka berfungsi?A
C-Stars adalah robot mikro yang dapat bertahan di laut selama 100 hari dan mengumpulkan data secara mandiri.Q
Apa peran NOAA dalam proyek Oshen?A
NOAA adalah lembaga pemerintahan yang bekerja sama dengan Oshen untuk memanfaatkan teknologi C-Stars dalam mengumpulkan data cuaca.Q
Apa yang terjadi selama Hurricane Humberto yang melibatkan C-Stars?A
Selama Hurricane Humberto, beberapa C-Stars berhasil bertahan dan mengumpulkan data meskipun dalam kondisi badai kategori 5.




