
Courtesy of Forbes
Mengelola Sekarang dan Masa Depan: Tantangan Kepemimpinan di Era AI
Menggambarkan pentingnya organisasi untuk tidak hanya fokus pada performa saat ini, tetapi juga berinvestasi dalam pengembangan keterampilan dan kemampuan tenaga kerja agar siap menghadapi perubahan masa depan, terutama dengan percepatan penggunaan AI dan transformasi pekerjaan.
20 Jan 2026, 19.00 WIB
78 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Organisasi perlu mengelola keseimbangan antara hasil jangka pendek dan pengembangan kemampuan jangka panjang.
- Pekerja mencari stabilitas saat ini sambil berharap untuk pertumbuhan karir di masa depan.
- Pelatihan dan pengembangan harus menjadi infrastruktur utama, bukan sekadar keuntungan.
Global, berbagai negara - Banyak organisasi saat ini mampu mengelola pekerjaan dan hasil jangka pendek dengan baik, tapi mereka kurang siap menghadapi perubahan besar di masa depan yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan perubahan keterampilan yang cepat. Hal ini menimbulkan ketegangan antara kebutuhan untuk mempertahankan produktivitas saat ini dan mengembangkan kemampuan untuk menghadapi masa depan.
Menurut data dari ManpowerGroup, sebagian besar pekerja merasa yakin dengan keterampilan mereka saat ini, tapi mereka kurang yakin bahwa organisasi tempat mereka bekerja mempersiapkan mereka untuk menghadapi perubahan teknologi seperti AI. Penggunaan AI oleh pekerja meningkat, tapi kepercayaan mereka dalam menggunakan teknologi baru ini justru menurun.
Fenomena 'job hugging' muncul dimana pekerja bertahan di pekerjaan mereka saat ini sambil mencari peluang kerja lain. Ini menunjukkan bahwa pekerja ingin pertumbuhan karir sekaligus stabilitas dan keamanan dalam pekerjaan, menolak risiko tanpa dukungan yang memadai dari perusahaan.
Konsep kenaikan jabatan secara horizontal (lateral movement) mulai menggantikan kenaikan jabatan vertikal sebagai cara utama untuk mengembangkan karir. Organisasi harus membangun jalur mobilitas internal agar karyawan bisa berkembang tanpa harus meninggalkan perusahaan.
Kepemimpinan masa depan harus mampu mengelola kedua horizon ini sekaligus: mempertahankan performa saat ini dan menginvestasikan waktu serta sumber daya untuk pengembangan keterampilan yang belum pasti hasilnya. Organisasi yang sukses adalah yang berani menerima pengorbanan produktivitas jangka pendek untuk memastikan keberlanjutan dan relevansi di masa depan.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/niritcohen/2026/01/20/managing-the-now-and-the-next-is-leaderships-hardest-job-today/
[1] https://www.forbes.com/sites/niritcohen/2026/01/20/managing-the-now-and-the-next-is-leaderships-hardest-job-today/
Analisis Ahli
Becky Frankiewicz
"Pentingnya memahami apa yang diinginkan pekerja bukan hanya apa yang diperlukan oleh pemberi kerja, terutama perlunya perlindungan terhadap risiko yang tidak terkelola selama masa transisi pekerjaan yang cepat berubah."
Analisis Kami
"Saya melihat bahwa kegagalan dalam investasi pengembangan tenaga kerja hari ini akan merugikan perusahaan dalam beberapa tahun mendatang karena teknologi dan peran kerja berubah dengan cepat. Kepemimpinan yang enggan menerima efisiensi jangka pendek yang dikorbankan untuk pembelajaran dan pengembangan akan kehilangan keunggulan kompetitif secara signifikan."
Prediksi Kami
Organisasi yang tidak mampu menyeimbangkan antara kinerja saat ini dan kesiapan untuk masa depan akan menghadapi krisis keterampilan dan kehilangan tenaga kerja yang berpotensi keluar untuk mencari peluang yang lebih baik.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa tantangan utama yang dihadapi organisasi dalam manajemen masa kini dan masa depan?A
Tantangan utama adalah mengelola keseimbangan antara hasil jangka pendek dan pengembangan kemampuan jangka panjang.Q
Mengapa pekerja merasa tidak yakin meskipun mereka percaya pada kemampuan mereka?A
Pekerja merasa tidak yakin karena mereka kurang mendapatkan pelatihan dan dukungan dalam menghadapi teknologi baru seperti AI.Q
Apa yang dimaksud dengan 'job hugging' dalam konteks pekerja saat ini?A
'Job hugging' mengacu pada fenomena di mana pekerja ingin tetap di posisi mereka saat ini tetapi juga mencari peluang baru untuk pertumbuhan.Q
Mengapa mobilitas internal menjadi penting bagi pertumbuhan karir?A
Mobilitas internal penting karena memungkinkan pekerja untuk berkembang dalam organisasi tanpa harus keluar, memperkuat stabilitas dan keterikatan.Q
Apa yang perlu dilakukan pemimpin untuk mengelola kedua horizon, yaitu sekarang dan yang akan datang?A
Pemimpin perlu menciptakan ruang untuk pembelajaran, toleransi terhadap ketidak efisien jangka pendek, dan investasi pada pengembangan karyawan.




