
Courtesy of Forbes
Membedakan Rasa Aman Emosional dan Mati Rasa: Kunci untuk Kesehatan Mental
Menjelaskan perbedaan antara rasa aman emosional dan mati rasa emosional agar pembaca dapat mengenali dan memperbaiki pola emosionalnya, serta menghindari kebiasaan maladaptif yang menghambat pertumbuhan mental dan kesejahteraan psikologis.
20 Jan 2026, 20.30 WIB
219 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Kebodohan emosional bukanlah bentuk keamanan, melainkan mekanisme pertahanan yang dapat mengisolasi individu.
- Keamanan emosional mendukung pengalaman penuh dari emosi, memungkinkan koneksi dan regulasi diri.
- Penting untuk membedakan antara kebodohan emosional dan keamanan emosional untuk meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan.
Banyak orang merasa bingung antara rasa aman emosional dan mati rasa emosional. Rasa aman emosional adalah kondisi di mana seseorang bisa merasakan emosi yang muncul tanpa takut dihakimi atau merasa terancam. Ini bukan berarti seseorang tidak pernah merasa tidak nyaman, melainkan mereka mampu bertahan dan mengelola emosi tersebut dengan dukungan yang tepat.
Sebaliknya, mati rasa emosional adalah kondisi di mana seseorang tidak merasakan apa pun, baik perasaan positif maupun negatif. Perasaan kosong dan tidak ada emosi ini sebenarnya adalah mekanisme pertahanan untuk menghindari rasa sakit. Studi 2024 di JAMA Network Open menunjukkan bahwa orang dengan trauma, khususnya yang mengalami PTSD, sering berganti-ganti antara reaksi emosional yang kuat dan mati rasa.
Penelitian menunjukkan bahwa rasa aman emosional sangat penting untuk kesehatan mental secara keseluruhan, khususnya dalam konteks klinis. Rasa aman yang sejati memungkinkan seseorang untuk terhubung dengan perasaan mereka dan mengendalikannya tanpa harus menghilangkannya. Itu berbeda dengan mati rasa yang justru membuat orang terputus dari pengalaman emosional mereka.
Jika merasa tidak merasakan apa-apa dan menganggap hal tersebut sebagai perlindungan, itu adalah tanda kuat bahwa seseorang mengalami mati rasa emosional. Pengalaman seperti ini bisa menghambat perkembangan emosional dan meningkatkan isolasi dari orang lain. Ada beberapa tanda yang dapat membantu membedakan antara rasa aman saat merasa semuanya baik-baik saja dan mati rasa yang sebenarnya adalah penghindaran.
Untuk keluar dari mati rasa emosional, penting untuk mulai membangun kemampuan regulasi emosional. Hal ini meliputi mengenali, menerima, dan mengintegrasikan perasaan ke dalam diri secara sehat. Dengan begitu, seseorang bisa tumbuh menjadi lebih resilien secara psikologis dan menemukan rasa aman sejati yang mendukung hubungan dan kesejahteraan mereka.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/traversmark/2026/01/20/3-signs-youre-emotionally-numb-and-unaware-of-it-by-a-psychologist/
[1] https://www.forbes.com/sites/traversmark/2026/01/20/3-signs-youre-emotionally-numb-and-unaware-of-it-by-a-psychologist/
Analisis Ahli
Bessel van der Kolk
"Emotional numbness is a well-known trauma symptom that disables individuals from processing and integrating their experiences, making true healing impossible unless they learn to feel safe with all emotions."
Susan David
"Psychological resilience comes from emotional agility, which requires embracing the full range of feelings—not shutting them down or avoiding discomfort."
Analisis Kami
"Seringkali orang terlalu cepat menganggap ketidakhadiran emosi sebagai tanda kekuatan, padahal justru ini adalah sinyal bahwa sistem emosionalnya sedang bermasalah dan perlu perhatian. Pendekatan psikoterapi harus lebih menekankan pentingnya toleransi ketidaknyamanan emosional daripada menghilangkannya dengan mati rasa yang merugikan."
Prediksi Kami
Di masa depan, lebih banyak intervensi psikologis yang menekankan pentingnya membedakan mati rasa dan rasa aman emosional akan berkembang, membantu individu menciptakan kesejahteraan mental yang lebih stabil dan resilien.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa perbedaan antara keamanan emosional dan kebodohan emosional?A
Keamanan emosional adalah keadaan di mana seseorang dapat merasakan emosi tanpa rasa takut akan penilaian, sedangkan kebodohan emosional adalah penutupan psikologis yang mengurangi rasa sakit emosional.Q
Mengapa kebodohan emosional bisa terasa aman?A
Kebodohan emosional bisa terasa aman karena menghilangkan risiko emosional, tetapi sebenarnya itu adalah mekanisme pertahanan.Q
Apa yang menjadi ciri-ciri seseorang yang mengalami kebodohan emosional?A
Ciri-ciri seseorang yang mengalami kebodohan emosional termasuk ketidakmampuan untuk merasakan emosi, baik positif maupun negatif, dan kecenderungan untuk menghindari atau menekan perasaan.Q
Mengapa keamanan emosional penting untuk kesejahteraan secara keseluruhan?A
Keamanan emosional penting karena memungkinkan individu untuk terhubung dengan orang lain dan mengelola emosi mereka tanpa merasa terancam.Q
Apa langkah praktis yang bisa diambil untuk beralih dari kebodohan emosional ke keamanan emosional?A
Langkah praktis yang bisa diambil termasuk meningkatkan kapasitas regulasi emosi dan mengizinkan diri untuk merasakan berbagai emosi dengan dukungan.




