
Courtesy of TheVerge
FTC Ajukan Banding Setelah Pengadilan Tolak Kasus Antimonopoli Terhadap Meta
Menunjukkan bahwa Meta melanggar hukum antimonopoli dengan mempertahankan dominasinya melalui akuisisi pesaing langsung, sehingga mempengaruhi persaingan sehat di pasar jejaring sosial pribadi.
21 Jan 2026, 05.21 WIB
235 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- FTC terus berjuang melawan Meta dalam kasus monopoli yang penting.
- Keputusan pengadilan sebelumnya menunjukkan tantangan dalam membuktikan monopoli di pasar media sosial.
- Persaingan yang sehat di pasar digital dianggap penting untuk ekonomi AS.
Washington, Amerika Serikat - FTC baru-baru ini mengumumkan niatnya untuk mengajukan banding setelah keputusan pengadilan menolak klaim mereka bahwa Meta memiliki monopoli ilegal di pasar jejaring sosial pribadi. Pengadilan menyatakan bahwa pemerintah kesulitan mendefinisikan pasar yang tepat, khususnya karena munculnya platform baru seperti TikTok yang mengubah pasar selama proses berlangsung.
Kasus ini berkaitan dengan tuduhan bahwa Meta mempertahankan posisinya yang dominan dengan membeli pesaing-pesaing potensial seperti Instagram dan WhatsApp, yang dianggap bisa menjadi ancaman di masa depan. Namun, hakim merasa bukti pemerintah tidak cukup kuat untuk membuktikan monopoli ilegal secara hukum.
FTC menanggapi keputusan ini dengan tetap yakin dan berharap pengadilan banding akan melihat bukti dari persidangan yang berlangsung selama enam minggu. Mereka menegaskan bahwa persaingan yang sehat sangat penting untuk ekonomi Amerika Serikat dan konsumen.
Direktur Biro Persaingan FTC, Daniel Guarnera, menekankan bahwa Meta tidak bersaing secara sehat melainkan menggunakan akuisisi untuk mempertahankan keuntungan besar selama lebih dari satu dekade. Hal ini mendorong FTC untuk terus berjuang memastikan pasar sosial digital tidak dimonopoli oleh satu perusahaan saja.
Kedepannya, keputusan pada tingkat banding ini akan menentukan bagaimana hukum antimonopoli diterapkan dalam industri teknologi yang cepat berubah. Kasus ini berpotensi menjadi contoh penting mengenai batas-batas dan penegakan hukum dalam menghadapi dominasi perusahaan raksasa teknologi.
Referensi:
[1] https://theverge.com/news/864622/ftc-meta-antitrust-ruling-appeal
[1] https://theverge.com/news/864622/ftc-meta-antitrust-ruling-appeal
Analisis Ahli
Lina Khan
"Kasus ini menandai ujian penting bagi regulasi antimonopoli terhadap raksasa teknologi, dan pengadilan harus memahami kompleksitas pasar digital yang melibatkan berbagai inovasi dan model bisnis."
Tim Wu
"Pengadilan harus mempertimbangkan dampak jangka panjang dari monopoli yang tidak diberikan akses persaingan sehat, terutama dalam dunia digital yang cepat berubah."
Analisis Kami
"Keputusan awal pengadilan menunjukkan tantangan besar dalam mendefinisikan pasar digital yang sangat dinamis dan berubah cepat. FTC harus mengadaptasi pendekatannya agar lebih sesuai dengan realitas persaingan di era platform sosial yang terus berkembang."
Prediksi Kami
Kasus ini kemungkinan akan berlanjut ke Pengadilan Banding dan bisa menjadi preseden penting dalam penegakan hukum antimonopoli terhadap perusahaan teknologi besar di masa depan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang diumumkan oleh FTC terkait dengan kasus antitrust terhadap Meta?A
FTC mengumumkan akan mengajukan banding terhadap keputusan yang merugikan mereka dalam kasus antitrust terhadap Meta.Q
Apa keputusan yang diambil oleh Hakim James Boasberg mengenai kasus FTC melawan Meta?A
Hakim James Boasberg memutuskan bahwa pemerintah gagal membuktikan bahwa Meta memiliki monopoli ilegal di pasar jejaring sosial.Q
Apa argumen yang diajukan FTC mengenai posisi Meta di pasar media sosial?A
FTC berargumen bahwa Meta mempertahankan monopoli di pasar jejaring sosial pribadi dengan mengakuisisi pesaing yang berpotensi, seperti Instagram dan WhatsApp.Q
Mengapa FTC menganggap akuisisi Instagram dan WhatsApp oleh Meta sebagai tindakan monopoli?A
FTC menganggap akuisisi tersebut sebagai cara untuk menghilangkan ancaman kompetitif dan memastikan tidak ada alternatif nyata bagi konsumen.Q
Apa yang diharapkan FTC dari pengajuan bandingnya ke Pengadilan Banding AS di DC?A
FTC berharap Pengadilan Banding AS di DC akan meninjau kembali keputusan Boasberg dan mendukung argumen mereka.


