
Courtesy of TechCrunch
Humans& Berambisi Bangun AI Kolaborasi Sosial yang Ubah Cara Kerja Tim
Humans& bertujuan menciptakan sistem AI yang dapat menjadi pusat koordinasi dan kolaborasi manusia serta AI secara sosial dan dinamis, bukan sekadar model yang menjawab pertanyaan. Ini penting untuk mengatasi tantangan integrasi AI ke dalam alur kerja nyata yang melibatkan banyak pihak dengan kebutuhan yang berbeda.
23 Jan 2026, 02.24 WIB
179 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Humans& berfokus pada pengembangan model AI yang mengutamakan kolaborasi dan komunikasi.
- Pendanaan yang besar diperlukan untuk melatih dan mengembangkan model baru yang lebih kompleks.
- Tantangan dalam mengintegrasikan AI ke dalam proses kerja tim masih perlu diatasi untuk meningkatkan produktivitas.
AI chatbots kini semakin pintar dalam menjawab pertanyaan dan menyelesaikan masalah, tapi mereka belum bisa bekerja sama secara efektif dalam tim, terutama dalam mengelola kebutuhan dan prioritas yang beragam di antara banyak orang. Humans&, startup baru dari mantan karyawan perusahaan AI terkemuka, melihat ini sebagai peluang besar untuk menciptakan teknologi yang fokus pada kolaborasi dan kecerdasan sosial.
Startup ini baru berusia tiga bulan namun sudah mendapatkan dana sebesar 480 juta dolar untuk mengembangkan model AI yang bukan hanya bisa menjawab, tapi juga bisa berkoordinasi dan bekerja bersama manusia dan AI lain dalam jangka waktu panjang. Mereka ingin model ini mengerti apa yang dibutuhkan setiap orang dalam sebuah tim dan bagaimana membantu mengatur komunikasi dan kerja sama.
Humans& tidak ingin membuat produk yang masuk ke aplikasi yang sudah ada seperti Slack atau Google Docs, melainkan ingin menciptakan lapisan kolaborasi baru yang bisa menggantikan fungsi tersebut untuk berbagai ukuran organisasi, dari perusahaan besar hingga keluarga. Mereka menggunakan pendekatan pelatihan baru dengan reinforcement learning agar AI bisa merencanakan, bertindak, dan mengingat dalam konteks sosial yang kompleks.
Meskipun belum ada produk yang dirilis, tim Humans& yakin program mereka akan membawa perubahan besar. Mereka tahu akan bertarung dengan perusahaan perangkat lunak kolaborasi dan juga pengembang AI besar yang sudah mulai menambahkan fitur kolaborasi, namun visi mereka yang berfokus pada kecerdasan sosial memberi mereka keunggulan unik.
Risiko terbesar yang mereka hadapi adalah kebutuhan dana sangat besar, persaingan ketat, dan kemungkinan diakuisisi oleh raksasa teknologi. Namun, tim Humans& menolak tawaran akuisisi dan percaya bahwa mereka bisa menjalankan visi ini sendiri untuk mengubah cara manusia berinteraksi dengan AI secara fundamental.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/01/22/humans-thinks-coordination-is-the-next-frontier-for-ai-and-theyre-building-a-model-to-prove-it/
[1] https://techcrunch.com/2026/01/22/humans-thinks-coordination-is-the-next-frontier-for-ai-and-theyre-building-a-model-to-prove-it/
Analisis Ahli
Reid Hoffman
"Penekanan Hoffman pada lapisan koordinasi sebagai kunci untuk keberhasilan AI sangat sejalan dengan arah Humans& dan menunjukkan bahwa inovasi dalam kolaborasi adalah langkah selanjutnya yang masuk akal."
Eric Zelikman
"Sebagai CEO Humans&, dia meyakini bahwa membangun model yang memahami konteks sosial dan pertanyaan yang punya nilai dalam komunikasi adalah kunci untuk mengubah cara kerja AI dan manusia."
Andi Peng
"Pandangan Peng tentang pergantian paradigma mencerminkan kebutuhan global untuk lebih dari sekadar jawaban cepat, melainkan sistem yang membantu pengguna mengorganisasi dan mengambil keputusan secara kolektif dan berkelanjutan."
Analisis Kami
"Humans& membawa visi yang terasa segar dan krusial bagi masa depan AI, yaitu perpindahan dari jawaban satu arah ke koordinasi kompleks antar manusia dan AI. Namun, karena kompleksitas teknis dan persaingan pasar, keberhasilan mereka sangat bergantung pada kemampuan untuk merealisasikan model baru ini sekaligus menciptakan produk yang mudah digunakan dan bermanfaat nyata dalam konteks kerja tim sehari-hari."
Prediksi Kami
Dalam beberapa tahun ke depan, Humans& berpotensi mengubah paradigma AI yang tidak hanya sebagai asisten tunggal, melainkan sebagai sistem kolaborasi sosial yang mengerti dan mengatur interaksi berbagai pengguna dan AI secara seimbang, sehingga meningkatkan efektivitas kerja tim secara signifikan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa tujuan dari startup Humans&?A
Tujuan dari startup Humans& adalah membangun model kecerdasan sosial untuk meningkatkan kolaborasi antara manusia dan AI.Q
Siapa pendiri Humans& dan latar belakang mereka?A
Pendiri Humans& adalah Andi Peng, Eric Zelikman, dan Yuchen He, yang sebelumnya bekerja di perusahaan teknologi besar seperti Anthropic dan OpenAI.Q
Apa yang membedakan model yang dikembangkan oleh Humans& dari model AI lainnya?A
Model yang dikembangkan oleh Humans& dirancang untuk fokus pada kecerdasan sosial dan kolaborasi, bukan hanya informasi atau penghasil kode.Q
Mengapa kolaborasi dan komunikasi dianggap penting dalam konteks AI?A
Kolaborasi dan komunikasi penting karena AI perlu memahami kebutuhan dan motivasi individu untuk mencapai hasil yang lebih baik dalam kelompok.Q
Apa tantangan yang dihadapi Humans& dalam pengembangan produk mereka?A
Tantangan yang dihadapi Humans& termasuk kebutuhan pendanaan yang besar dan persaingan dengan perusahaan-perusahaan besar dalam pengembangan model AI.




