
Courtesy of Forbes
Uni Eropa Fokus Mobil Listrik Kecil Murah Demi Pasar Massal 2035
Mengembangkan kategori baru mobil listrik kecil dan murah untuk mendorong penetrasi pasar EV yang lebih cepat dan massal di Eropa, guna memenuhi target emisi nol CO2 pada 2035 dan memberikan pilihan terjangkau bagi konsumen.
24 Jan 2026, 19.07 WIB
91 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Rencana Uni Eropa untuk memproduksi mobil listrik terjangkau dapat mengubah pasar otomotif.
- Kolaborasi antara pembuat mobil dan regulator diperlukan untuk menciptakan mobil Kei yang sukses.
- Mobil kecil dengan teknologi terbaru dapat memenuhi kebutuhan mobilitas urban yang efisien.
Brussels, Belgia - Uni Eropa menargetkan sebagian besar mobil baru yang dijual akan berupa mobil listrik pada tahun 2030 dan 2035, dengan persentase mencapai hampir 100%. Namun, penjualan mobil listrik saat ini masih belum sesuai target sehingga rencana awal diperkirakan gagal.
Komisi Eropa mengusulkan mobil listrik kecil dan murah, seperti mobil Kei di Jepang, sebagai solusi untuk bisa menjangkau pasar yang lebih luas dan mempercepat adopsi mobil listrik di Eropa.
Mobil kecil ini diperkirakan akan memiliki baterai cukup untuk jarak tempuh harian pendek sekitar 100 mil, kecepatan maksimal 96.56 km (60 mil) per jam, dan harga mulai dari sekitar Rp 167.00 ribu ($10.000) atau €8.500, jauh lebih murah dibandingkan EV yang ada saat ini.
Suzuki, yang sudah sangat berpengalaman di segmen Kei car di Jepang, mulai mengarahkan produknya ke mobil listrik kecil dan fleksibel, yang bisa menjadi inspirasi bagi pasar Eropa.
Namun, agar ide ini berjalan sukses, regulasi di Eropa harus disesuaikan untuk mengurangi biaya produksi dan memungkinkan produksi mobil kecil yang lebih efisien dan menguntungkan, serta didukung insentif publik.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/neilwinton/2026/01/24/will-tiny-cars-rescue-europes-ambitious-electric-vehicle-plan/
[1] https://www.forbes.com/sites/neilwinton/2026/01/24/will-tiny-cars-rescue-europes-ambitious-electric-vehicle-plan/
Analisis Ahli
Felipe Munoz
"Pendekatan ini adalah langkah bijak yang memanfaatkan kekuatan industri otomotif Eropa dalam mobil kecil, tapi suksesnya tergantung kerjasama erat antara pembuat regulasi dan produsen mobil."
Analisis Kami
"Pendekatan mobil listrik kecil dan murah sangat penting untuk membuat EV lebih inklusif dan terjangkau bagi masyarakat luas, bukan hanya kelas menengah ke atas. Namun tanpa perubahan regulasi yang signifikan, inisiatif ini bisa menimbulkan dilema antara keamanan dan biaya produksi yang masih tinggi."
Prediksi Kami
Jika dukungan regulasi dan insentif sukses dijalankan, pasar mobil listrik kecil dan murah akan tumbuh pesat di Eropa, menggeser dominasi mobil listrik SUV besar dan mendorong akselerasi adopsi EV massal hingga 2035.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa rencana Uni Eropa terkait pasar mobil listrik hingga tahun 2035?A
Uni Eropa berencana agar sekitar 90% penjualan mobil baru pada tahun 2035 adalah kendaraan listrik.Q
Mengapa Uni Eropa memfokuskan pada mobil kecil dan terjangkau?A
Uni Eropa memfokuskan pada mobil kecil dan terjangkau untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik dan memenuhi target emisi karbon.Q
Siapa yang menyarankan kolaborasi antara pembuat mobil dan regulator?A
Felipe Munoz menyarankan bahwa perlu adanya kerja sama antara pembuat mobil dan regulator untuk membuat mobil kecil ini menguntungkan.Q
Apa yang menjadi tantangan dalam memproduksi mobil Kei di Eropa?A
Tantangan dalam memproduksi mobil Kei di Eropa adalah regulasi yang ada saat ini yang sulit untuk menghasilkan mobil kecil dengan keuntungan.Q
Apa yang dikatakan Felipe Munoz tentang potensi mobil kecil di pasar Eropa?A
Felipe Munoz percaya bahwa mobil kecil dapat memberikan kesempatan baru bagi pembuat mobil Eropa dan yang memiliki keahlian dalam produksi mobil kecil.




