
Courtesy of Forbes
Mengukur Hasil AI: Dari Pengguna ke Nilai Nyata yang Bisa Diaudit
Artikel ini bertujuan menginformasikan perubahan fokus pengukuran dari sekadar jumlah pengguna AI menjadi hasil yang dapat diaudit secara ekonomi, demi membantu perusahaan memahami bagaimana mengubah adopsi AI menjadi nilai bisnis yang nyata.
28 Jan 2026, 15.04 WIB
281 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Adopsi AI meningkat, tetapi pengembalian nilai finansial masih kurang.
- Pengukuran hasil dan transformasi operasional adalah kunci untuk memanfaatkan investasi AI.
- Perusahaan perlu beralih dari metrik penggunaan ke hasil yang dapat diaudit untuk mendapatkan keunggulan kompetitif.
global, tidak spesifik - Pada awal 2026, sejumlah laporan penting dari PwC, Anthropic, OpenAI, dan Google mengungkap fakta bahwa meskipun penggunaan AI terus meningkat, mayoritas perusahaan belum mendapatkan keuntungan finansial yang nyata. CEO di seluruh dunia melaporkan bahwa investasi besar dalam AI belum membuahkan hasil pengurangan biaya atau peningkatan pendapatan secara signifikan.
Salah satu masalah utama yang ditemukan adalah fenomena ‘pilot sprawl’, di mana banyak perusahaan menjalankan banyak proyek AI tanpa transformasi mendalam. Hal ini membuat AI hanya digunakan sebagai alat bantu sederhana tanpa integrasi ke dalam alur kerja yang bisa menghasilkan nilai ekonomi nyata.
Anthropic memperkenalkan konsep 'economic primitives' yang menilai kompleksitas, otonomi, dan keberhasilan tugas yang dilakukan AI. Pendekatan ini menggantikan metrik lama seperti jumlah pengguna, dengan menitikberatkan pada kualitas penggunaan berdasarkan jenis tugas yang dijalankan AI.
OpenAI menyoroti adanya kesenjangan besar antara kemampuan AI saat ini dan pemanfaatannya oleh pengguna rata-rata, yang menunjukkan potensi besar untuk peningkatan efisiensi jika perusahaan dapat memaksimalkan penggunaan kemampuan kompleks AI. Selain itu, Google kini memasukkan metrik penggunaan AI dalam dashboard admin untuk mendukung transparansi dan pengukuran konsumsi AI secara akurat.
Pesan utama adalah bahwa fase percobaan yang tidak terukur kini berakhir, dan masa depan AI dalam dunia bisnis bergantung pada bagaimana perusahaan menghubungkan penggunaan AI dengan hasil ekonomi yang bisa diaudit. Mereka yang berhasil melakukannya akan memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/guneyyildiz/2026/01/28/56-of-ceos-see-zero-roi-from-ai-heres-what-the-12-who-profit-do-differently/
[1] https://www.forbes.com/sites/guneyyildiz/2026/01/28/56-of-ceos-see-zero-roi-from-ai-heres-what-the-12-who-profit-do-differently/
Analisis Ahli
Andrew Ng
"Pergeseran dari eksperimen ke pengukuran hasil nyata sangat penting agar AI bisa berkontribusi langsung pada nilai bisnis dan tidak hanya menjadi alat penghemat waktu."
Fei-Fei Li
"Mengukur efektivitas AI dengan metrik ekonomi bukan hanya soal teknologi, tapi juga soal bagaimana manusia dan AI berkolaborasi dalam tugas yang kompleks dan bernilai tinggi."
Analisis Kami
"Banyak perusahaan masih terjebak di fase penggunaan AI yang dangkal dan terfragmentasi, sehingga manfaat ekonominya tidak terekam dengan baik. Fokus pada metrik kedalaman penggunaan dan audit hasil menjadi kunci agar AI benar-benar bisa mendorong transformasi bisnis dan profitabilitas jangka panjang."
Prediksi Kami
Perusahaan yang tidak mengadopsi pengukuran berbasis hasil akhirnya akan tertinggal dalam mendapatkan keuntungan finansial dari investasi AI, sementara yang melakukan integrasi mendalam ke dalam proses bisnis akan menikmati keunggulan kompetitif yang signifikan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang diungkapkan laporan PwC tentang pengembalian investasi dari AI?A
Laporan PwC menunjukkan bahwa 56% CEO tidak melihat peningkatan pendapatan atau pengurangan biaya dari penggunaan AI.Q
Apa yang dimaksud dengan 'primitif ekonomi' menurut laporan Anthropic?A
'Primitif ekonomi' adalah kerangka yang mengukur kompleksitas tugas, otonomi, dan tingkat keberhasilan dalam penggunaan AI.Q
Mengapa banyak CEO melaporkan tidak ada peningkatan pendapatan dari penggunaan AI?A
Banyak CEO melaporkan tidak ada peningkatan pendapatan karena banyak perusahaan terjebak dalam 'pilot sprawl' dan belum melakukan transformasi operasional yang diperlukan.Q
Bagaimana OpenAI mendefinisikan 'Power User Dividend'?A
OpenAI mendefinisikan 'Power User Dividend' sebagai ketergantungan pengguna power pada kemampuan berpikir yang lebih canggih dibandingkan pengguna rata-rata.Q
Apa yang dilakukan Google untuk meningkatkan transparansi penggunaan AI?A
Google meningkatkan transparansi penggunaan AI dengan menampilkan metrik penggunaan Gemini di dasbor admin Workspace.

