
Courtesy of CNBCIndonesia
Pemerintah Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas lewat Program GovTech AI
Menginformasikan tentang pengembangan dan implementasi program GovTech berbasis AI di pemerintahan Indonesia untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi di berbagai sektor, serta mendorong kerja sama data antarnegara di kawasan ASEAN.
29 Jan 2026, 16.05 WIB
285 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- GovTech dapat meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pemerintahan.
- Kecerdasan buatan berpotensi mempercepat proses analisis dan mengurangi penyalahgunaan dalam layanan publik.
- Integrasi sistem pemerintahan digital seperti MPPDN dan OSS sangat penting untuk efisiensi pelayanan.
Jakarta, Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan untuk membahas perkembangan ekonomi dan program pemerintah terkait teknologi pemerintahan atau GovTech. Program ini menjadi fokus karena dianggap bisa memberikan kemajuan signifikan dalam pelayanan publik dan pengelolaan data.
GovTech dirancang untuk memperbaiki sistem pemerintahan dari sisi akuntabilitas dan transparansi, terutama dalam sektor logistik dimana data menjadi sangat krusial. Dengan teknologi ini, pengelolaan data ekspor dan impor juga bisa lebih rapi dan lebih mudah dibandingkan metode manual saat ini.
Indonesia juga sudah memiliki ASEAN Single Window yang bisa digunakan sebagai dasar untuk menyelaraskan data dengan negara anggota ASEAN lainnya, sehingga dapat memperlancar kerja sama internasional dan meningkatkan percepatan proses administrasi lintas negara.
Luhut menjelaskan bahwa GovTech akan menggunakan kecerdasan buatan agar dapat membaca, mengolah, dan menyatukan data dari berbagai layanan pemerintahan, termasuk sistem Online Single Submission yang memudahkan perizinan usaha. Dengan AI, analisis aturan yang biasanya sangat rumit menjadi jauh lebih cepat.
Selain itu, program ini juga akan terintegrasi dengan Mal Pelayanan Publik Digital Nasional untuk sektor kesehatan, terutama dalam mengurus perizinan tenaga medis. Targetnya seluruh integrasi ini bisa berjalan maksimal dalam jangka waktu tiga tahun ke depan, sehingga memberikan layanan yang lebih baik pada masyarakat.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260129141920-37-706400/luhut-ketemu-airlangga-bawa-rencana-besar-masa-depan-ri
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260129141920-37-706400/luhut-ketemu-airlangga-bawa-rencana-besar-masa-depan-ri
Analisis Ahli
Andrinof A. Chaniago
"GovTech dengan AI bisa meningkatkan governance secara signifikan, namun perlu perhatian khusus pada keamanan data dan kesiapan sumber daya manusia agar teknologi ini tidak hanya jadi wacana."
Rudiantara
"Digitalisasi pemerintahan harus seimbang dengan regulasi yang adaptif agar inovasi teknologi seperti GovTech dapat berjalan efektif dan berkelanjutan."
Analisis Kami
"Pengembangan GovTech berbasis AI adalah langkah strategis yang akan memangkas birokrasi dan meningkatkan transparansi dalam pelayanan publik di Indonesia. Namun, keberhasilan proyek ini tergantung pada kesiapan infrastruktur digital dan kolaborasi antar lembaga pemerintah yang selama ini masih menjadi tantangan."
Prediksi Kami
Dalam waktu tiga tahun ke depan, implementasi penuh GovTech yang terintegrasi dengan layanan pemerintahan akan meningkatkan efisiensi birokrasi Indonesia sekaligus memperkuat kerja sama regional di ASEAN melalui data yang lebih transparan dan terstandarisasi.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dibahas dalam pertemuan antara Airlangga Hartarto dan Luhut Binsar Panjaitan?A
Pertemuan tersebut membahas perkembangan ekonomi dan berbagai program pemerintah, termasuk GovTech.Q
Mengapa GovTech dianggap penting oleh Airlangga?A
GovTech dianggap penting untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pemerintahan.Q
Apa manfaat yang diharapkan dari penggunaan kecerdasan buatan dalam GovTech?A
Penggunaan kecerdasan buatan diharapkan dapat mempercepat proses analisis data dan menutup celah penyalahgunaan.Q
Apa itu ASEAN Single Window dan bagaimana hubungannya dengan GovTech?A
ASEAN Single Window adalah inisiatif untuk menyatukan data ekspor-impor di kawasan ASEAN, mendukung transparansi dalam perdagangan.Q
Apa tujuan dari Mal Pelayanan Publik Digital Nasional?A
Tujuan Mal Pelayanan Publik Digital Nasional adalah untuk mengintegrasikan layanan pemerintah secara digital, khususnya di sektor kesehatan.



