Kontrol Modal China Picu Ledakan Pencucian Uang Kripto Senilai Miliaran
Courtesy of CNBCIndonesia

Kontrol Modal China Picu Ledakan Pencucian Uang Kripto Senilai Miliaran

Mengungkap bagaimana kontrol modal di China memicu peningkatan aktivitas pencucian uang kripto dan menjelaskan ekosistem layanan yang mendukung jaringan tersebut agar pembaca memahami risiko dan dampak yang terjadi.

29 Jan 2026, 17.45 WIB
260 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Aktivitas pencucian uang di China mencapai US$44 juta per hari.
  • Jaringan pencucian uang berbahasa Mandiri (CMLN) mengalami pertumbuhan pesat dan memproses miliaran dolar.
  • Kontrol modal di China menjadi faktor pendorong utama bagi individu kaya untuk mencari cara menghindari batasan dalam memindahkan uang.
Jakarta, Indonesia - Aktivitas pencucian uang di China telah mencapai angka sangat tinggi, sekitar Rp 734.80 miliar (US$44 juta) per hari sepanjang tahun lalu. Pencucian uang ini banyak dilakukan melalui jaringan kripto berbahasa Mandarin yang dikenal dengan nama CLMN. Jaringan ini tumbuh pesat dan mulai mendominasi pasar pencucian uang kripto global.
Laporan Chainalysis menunjukkan bahwa CLMN kini menguasai 20 persen dari pangsa pasar pencucian uang kripto dan telah memproses dana hingga Rp 268.87 triliun (US$16,1 miliar) pada 2025. Jaringan ini menggunakan lebih dari 1.799 dompet aktif yang dibantu oleh beberapa layanan seperti Black U, Gambling insider, Money movement, dan lain-lain untuk menjalankan aktivitas ilegal tersebut.
Salah satu penyebab utama pertumbuhan ini adalah kontrol modal ketat yang diberlakukan di China. Individu kaya yang ingin memindahkan uangnya keluar dari China menggunakan layanan pencucian uang ini sebagai perantara agar transaksi tetap tersembunyi dan tidak terdeteksi otoritas.
Menurut analis dan ahli keuangan, peralihan dari metode tradisional ke sistem transfer berbasis kripto membuat pencucian uang lebih mudah dan cepat dilakukan secara rahasia. Dengan kripto, dana bisa berpindah lintas negara tanpa pengawasan manual atau catatan fisik yang rumit.
Prediksi ke depan mengindikasikan bahwa aktivitas pencucian uang kripto ini akan terus berkembang seiring teknologi kripto yang makin maju. Otoritas global akan menghadapi tantangan besar dalam mengendalikan dan menegakkan hukum untuk mencegah penyalahgunaan sistem keuangan digital tersebut.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260129151002-37-706428/china-raja-cuci-uang-sehari-gelapkan-dana-rp-737-miliar

Analisis Ahli

Tom Keatinge
"Pemberlakuan kontrol modal di China secara tidak langsung memicu individu kaya mencari cara alternatif, seperti kripto, untuk memindahkan dana secara rahasia dan mendukung kejahatan terorganisir di Barat."
Chris Urban
"Transisi ke sistem kripto dari metode transfer informal mempercepat dan menyamarkan pengiriman dana lintas negara, membuat pengawasan tradisional menjadi usang."

Analisis Kami

"Pertumbuhan jaringan pencucian uang kripto di China menunjukkan betapa kontrol modal dapat mendorong kegiatan ilegal ke ranah digital yang kurang terpantau. Tanpa adanya regulasi kripto yang kuat, tindakan ini akan semakin sulit diberantas, mengancam stabilitas keuangan global dan merugikan perekonomian negara."

Prediksi Kami

Dengan semakin ketatnya pengawasan dan berkembangnya teknologi kripto, aktivitas pencucian uang melalui jaringan seperti CLMN kemungkinan akan terus meningkat dan lebih sulit dilacak, memaksa otoritas global untuk memperketat regulasi dan pengawasan terhadap kripto.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang menjadi penyebab utama tingginya aktivitas pencucian uang di China?
A
Penyebab utama tingginya aktivitas pencucian uang di China adalah kontrol modal yang mendorong individu kaya untuk memindahkan uang mereka keluar dari negara.
Q
Apa itu CMLN dan bagaimana perannya dalam pencucian uang kripto?
A
CMLN adalah jaringan pencucian uang berbahasa Mandiri yang mendominasi aktivitas pencucian uang kripto, dengan pangsa pasar yang meningkat pesat.
Q
Siapa Tom Keatinge dan apa pendapatnya tentang kontrol modal di China?
A
Tom Keatinge adalah Direktur CFS di RUSI, dan ia berpendapat bahwa kontrol modal di China menciptakan dorongan bagi pencucian uang.
Q
Mengapa penggunaan kripto semakin populer dalam pencucian uang?
A
Penggunaan kripto semakin populer dalam pencucian uang karena efisiensinya dalam memindahkan dana tanpa terdeteksi.
Q
Apa saja layanan yang membentuk ekosistem CMLN?
A
Layanan yang membentuk ekosistem CMLN meliputi Black U, Gambling insider, Money movement, Money mule, OTC, dan Running point broker.