Lonjakan Penipuan ATM Bitcoin di AS Picu Regulasi Baru Jadi Mendesak
Courtesy of CNBCIndonesia

Lonjakan Penipuan ATM Bitcoin di AS Picu Regulasi Baru Jadi Mendesak

Memberikan informasi mengenai lonjakan kerugian akibat penipuan melalui ATM Bitcoin di AS dan mendesak perlunya regulasi lebih ketat untuk melindungi masyarakat dari kejahatan siber.

03 Jan 2026, 11.00 WIB
147 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Mata uang kripto berpotensi menimbulkan risiko tinggi bagi pengguna akibat penipuan.
  • Kerugian akibat penipuan dengan menggunakan ATM Bitcoin meningkat tajam dari tahun ke tahun.
  • Regulasi yang lebih ketat diperlukan untuk melindungi masyarakat dari kejahatan siber terkait mata uang kripto.
Jakarta, Amerika Serikat - Penggunaan mesin ATM Bitcoin di Amerika Serikat telah semakin meluas dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengirim uang ke seluruh dunia dengan cepat. Namun, kemudahan ini juga membawa risiko besar yaitu peningkatan penipuan yang merugikan banyak orang.
Pada tahun 2025, warga AS mengalami kerugian lebih dari Rp 5.56 triliun (US$333 juta) akibat penipuan yang memanfaatkan mesin ATM Bitcoin. Angka ini meningkat drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 4.17 triliun (US$250 juta) , dan bahkan lebih dari dua kali lipat dari tahun 2023.
Mesin ATM Bitcoin sendiri saat ini jumlahnya ada lebih dari 45.000 unit di seluruh Amerika Serikat. Mesin ini memungkinkan pengguna menyetor uang tunai dan mengirimkannya langsung ke dompet digital, namun transaksi ini sulit dilacak dan sangat sulit untuk dikembalikan jika terjadi penipuan.
Menurut Amy Nofziger, direktur dukungan korban penipuan AARP, saat ini metode pembayaran menggunakan kripto adalah cara favorit para penipu dan menjadi masalah besar yang harus segera ditangani. Karena itu, AARP mendesak pemerintah dan parlemen AS untuk menerapkan pengawasan lebih ketat terhadap penggunaan ATM Bitcoin.
Sebagian negara bagian di AS sudah mulai memberlakukan regulasi terkait ATM kripto, bahkan ada beberapa daerah yang memilih untuk melarang mesin ATM ini beroperasi demi melindungi masyarakat dari kerugian yang terus meningkat.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260103065543-37-699321/uang-di-atm-rp-55-triliun-dirampok-maling-begini-modusnya

Analisis Ahli

Amy Nofziger
"Permintaan pembayaran menggunakan kripto sekarang menjadi metode nomor satu yang paling disukai para penjahat, sehingga ini merupakan masalah besar yang perlu segera ditanggulangi."

Analisis Kami

"Kemudahan penggunaan ATM Bitcoin memang membawa kemajuan dalam akses keuangan digital, tetapi tanpa kontrol yang tepat, hal ini membuka pintu lebar bagi penipuan yang merugikan masyarakat luas. Regulasi dan edukasi harus berjalan beriringan agar teknologi ini bisa dimanfaatkan secara aman dan bertanggung jawab."

Prediksi Kami

Penipuan yang menggunakan mesin ATM Bitcoin kemungkinan akan terus meningkat jika aturan dan pengawasan tidak diperketat, sehingga pemerintah mungkin akan mengimplementasikan regulasi nasional yang lebih ketat dan batasan operasional ATM kripto.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang terjadi pada penggunaan mata uang kripto di Amerika Serikat?
A
Penggunaan mata uang kripto di Amerika Serikat meningkat, namun juga membuka celah bagi kejahatan siber.
Q
Berapa total kerugian yang dialami warga AS akibat penipuan yang melibatkan ATM Bitcoin pada tahun 2025?
A
Warga AS kehilangan lebih dari US$333 juta akibat penipuan yang memanfaatkan ATM Bitcoin pada tahun 2025.
Q
Mengapa ATM Bitcoin menjadi favorit bagi para penipu?
A
Karena dana yang ditransaksikan melalui ATM Bitcoin sulit dilacak dan hampir mustahil untuk dikembalikan.
Q
Apa yang didesak oleh AARP terkait regulasi ATM Bitcoin?
A
AARP mendesak pemerintah untuk memperketat pengawasan terhadap ATM Bitcoin dan membatasi jumlah setoran harian.
Q
Berapa banyak negara bagian di AS yang telah mengesahkan regulasi khusus untuk ATM kripto?
A
Setidaknya 17 negara bagian di AS telah mengesahkan regulasi khusus terkait ATM kripto.