Menghadapi AI 2026: Mitos yang Harus Dilupakan dan Peluang Baru bagi Pemimpin
Courtesy of Forbes

Menghadapi AI 2026: Mitos yang Harus Dilupakan dan Peluang Baru bagi Pemimpin

Memberikan pandangan yang lebih realistis dan matang tentang perkembangan AI di 2026, membantuk pemimpin bisnis menghilangkan kesalahpahaman lama dan mempersiapkan strategi AI yang relevan dengan realita teknis dan pasar saat ini.

30 Jan 2026, 20.46 WIB
281 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Pemimpin perlu mengeksplorasi model AI yang lebih kecil dan spesialis.
  • Penerapan AI lokal semakin penting karena regulasi dan biaya.
  • Perusahaan harus memperkuat keamanan siber dengan otomatisasi untuk menghadapi ancaman AI.
Eropa - Setelah ledakan penggunaan model bahasa besar pada tahun 2024 dan perkembangan agen AI di 2025, para pemimpin bisnis harus bersiap menghadapi perubahan besar di dunia AI pada 2026. Tahun ini menandai waktu dimana teknologi AI mulai matang dan para peneliti kembali melakukan eksplorasi mendalam untuk menemukan terobosan berikutnya.
Salah satu perubahan penting adalah bahwa model AI kecil yang khusus akan semakin penting. Studi menunjukkan bahwa model kecil yang dilatih pada data khusus justru dapat mengungguli model besar yang umum dipakai. Ini membuka peluang bagi perusahaan untuk mengembangkan solusi AI yang lebih efisien dan hemat biaya.
Sementara itu, risiko hallucination atau kesalahan keluaran AI masih ada, tapi bukan alasan untuk menunggu. Dengan memanfaatkan data internal dan pengawasan manusia, serta sistem AI yang saling mengawasi, perusahaan sudah bisa memanfaatkan AI secara aman dan efektif dalam berbagai bidang, termasuk layanan pelanggan dan kepatuhan regulasi.
Penggunaan AI lokal di server perusahaan juga makin populer, terutama untuk alasan keamanan dan regulasi. Tidak semua perusahaan harus bergantung pada cloud, terutama dengan aturan ketat seperti AI Act di Eropa yang mengatur penggunaan data dan AI dengan lebih ketat.
Selain itu, kemajuan dalam teknologi komputer kuantum juga mulai terlihat dengan kasus penggunaan riil pada 2026. Kesiapan dalam memanfaatkan teknologi ini akan menjadi penentu keunggulan kompetitif di masa depan. Di sektor keamanan, serangan AI meningkat, sehingga otomatisasi pertahanan siber menjadi sangat penting.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/sylvainduranton/2026/01/30/the-next-phase-of-ai-takes-shape-in-2026/

Analisis Ahli

Sam Altman
"Saya yakin kita sudah sangat dekat dengan AGI dan memiliki pemahaman yang solid untuk membangunnya dalam waktu dekat."
Yann LeCun
"AGI masih jauh dan kita belum mencapai tingkat kecerdasan dasar seperti kucing."
Rich Sutton
"Terobosan sesungguhnya akan datang dari sistem yang memanfaatkan kekuatan komputasi dan belajar sendiri, bukan dari pengenalan pengetahuan manusia secara eksplisit."

Analisis Kami

"Pemimpin bisnis harus segera meninggalkan paradigma lama yang menganggap hanya model besar yang relevan dan menerima kenyataan bahwa AI adalah soal ekosistem lengkap, bukan hanya model tunggal. Kesiapan teknologi harus diselaraskan dengan kebijakan dan kesiapan sumber daya manusia agar investasi AI memberikan hasil maksimal."

Prediksi Kami

Pada tahun 2026, perusahaan yang mengadopsi model AI kecil dan sistem AI yang dapat diandalkan seperti RAG serta local deployment akan lebih unggul, sementara quantum computing akan mulai menjadi bagian penting dari eksperimen teknologi perusahaan dan upaya penguatan keamanan siber melalui otomatisasi AI akan menjadi prioritas utama.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang harus dipersiapkan pemimpin untuk tahun 2026 terkait kecerdasan buatan?
A
Pemimpin harus menjelajahi peluang yang ditawarkan oleh model kecil dan terfokus serta mempersiapkan sistem yang dapat mengurangi risiko hallucination.
Q
Mengapa model kecil lebih dipertimbangkan daripada model besar?
A
Model kecil yang dilatih dengan dataset yang terkurasi dapat mengungguli model umum yang lebih besar, dan diperkirakan akan menguasai 50% pasar pada 2028.
Q
Apa solusi untuk masalah hallucination dalam model AI?
A
Solusi untuk masalah hallucination termasuk penggunaan data perusahaan untuk fine-tuning model dan menerapkan beberapa model secara paralel untuk mengidentifikasi kesalahan.
Q
Mengapa penting untuk tidak hanya mengandalkan cloud untuk AI?
A
Banyak perusahaan mulai memilih untuk menerapkan AI secara lokal karena alasan regulasi dan biaya, yang akan semakin penting dengan berlakunya AI Act di Eropa.
Q
Apa dampak AI terhadap ukuran tenaga kerja di masa depan?
A
Dengan hadirnya agen, banyak eksekutif kini memperkirakan bahwa mereka akan merekrut lebih sedikit karyawan dalam tiga tahun mendatang.