Apple Akuisisi Startup Israel Q.ai Senilai 2 Miliar Dolar untuk Pengembangan AI
Courtesy of CNBCIndonesia

Apple Akuisisi Startup Israel Q.ai Senilai 2 Miliar Dolar untuk Pengembangan AI

Memberitakan akuisisi Apple terhadap startup Israel Q.ai yang mengembangkan teknologi pelacakan wajah dan komunikasi tanpa suara serta membahas implikasi teknologi dan politis bagi Apple dan karyawannya.

02 Feb 2026, 09.35 WIB
240 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Apple mengakuisisi Q.ai untuk meningkatkan teknologi pelacakan wajah dan komunikasi tanpa suara.
  • Aviad Maizels, pendiri Q.ai, memiliki pengalaman sebelumnya dengan Apple melalui perusahaan sensor 3D yang ia dirikan.
  • Akuisisi ini mungkin memicu ketidakpuasan di kalangan karyawan Apple yang menentang keterlibatan perusahaan dengan militer Israel.
Jakarta, Indonesia - Apple mengumumkan pembelian startup asal Israel bernama Q.ai seharga 2 miliar dolar AS atau sekitar 33,5 triliun rupiah. Q.ai dikenal dengan teknologi pelacakan gerakan wajah menggunakan pembelajaran mesin untuk memahami komunikasi non-verbal tanpa suara.
Teknologi ini memungkinkan analisa gerakan otot wajah secara detail saat seseorang berbicara, yang berpotensi digunakan Apple untuk fitur-fitur cerdas di AirPods, FaceTime, serta perangkat kacamata dan headset AR/VR yang sedang dikembangkan.
Pendiri Q.ai, Aviad Maizels, sebelumnya pernah bekerja sama dengan Apple dan memiliki pengalaman dengan teknologi sensor 3D yang menjadi dasar FaceID. Kerja sama sebelumnya ini memperkuat sinergi antara kedua pihak.
Namun di balik kabar baik ini, terjadi kontroversi karena sebagian karyawan Apple menentang investasi mereka di Israel. Apple juga pernah memberi sumbangan kepada Pasukan Pertahanan Israel dan memiliki fasilitas R&D di negara tersebut selama hampir 10 tahun.
Selain itu, Q.ai diketahui memiliki hubungan dengan militer Israel karena sekitar 30% karyawannya direkrut ke dalam pasukan setelah serangan Hamas tahun 2023. Hal ini menambah kompleksitas dan tanggapan negatif dari sebagian pihak mengenai akuisisi ini.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260202082124-37-707199/apple-pakai-teknologi-israel-buat-lacak-wajah-pemilik-iphone

Analisis Ahli

Johnny Srouji
"Teknologi Q.ai membuka jalan baru di bidang pengenalan wajah dan komunikasi non-verbal yang sangat relevan bagi produk masa depan kami."
Aviad Maizels
"Integrasi teknologi pembelajaran mesin dan pencitraan canggih adalah investasi masa depan dalam interaksi perangkat pintar."
CTech Analyst
"Rekrutmen karyawan Q.ai ke IDF memperlihatkan hubungan kompleks antara inovasi teknologi dan militer Israel, yang harus diperhatikan oleh investor global."

Analisis Kami

"Akuisisi ini sangat strategis dari sisi teknologi karena dapat memajukan ekosistem AI Apple dengan teknologi pelacakan wajah dan komunikasi tanpa suara. Namun, Apple harus berhati-hati menghadapi resistensi internal terkait kontroversi politik yang bisa mengganggu citra dan moral perusahaan."

Prediksi Kami

Teknologi Q.ai akan diintegrasikan ke dalam produk Apple seperti AirPods dan FaceTime untuk menghadirkan pengalaman komunikasi berbasis AI yang lebih canggih, namun konflik internal dan tekanan karyawan terkait isu politik Israel mungkin meningkat.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang diumumkan Apple baru-baru ini?
A
Apple mengumumkan akuisisi perusahaan asal Israel bernama Q.ai.
Q
Berapa nilai akuisisi Q.ai oleh Apple?
A
Nilai akuisisi Q.ai oleh Apple adalah sekitar US$2 miliar atau Rp 33,5 triliun.
Q
Siapa pendiri Q.ai yang disebut dalam artikel?
A
Pendiri Q.ai yang disebut dalam artikel adalah Aviad Maizels.
Q
Apa teknologi utama yang dikembangkan oleh Q.ai?
A
Q.ai mengembangkan teknologi untuk memahami komunikasi tanpa suara melalui analisis gerakan otot wajah.
Q
Mengapa beberapa karyawan Apple mungkin tidak menyukai akuisisi ini?
A
Beberapa karyawan Apple mungkin tidak menyukai akuisisi ini karena perusahaan telah memberikan sumbangan kepada IDF dan terlibat dengan militer.