
Courtesy of NatureMagazine
Bagaimana Kanker Paru-Paru Memanfaatkan Saraf untuk Membantu Tumor Berkembang
Menjelaskan bagaimana sel kanker paru-paru dapat memanfaatkan dan mengendalikan saraf sensorik untuk melemahkan respons sistem imun sehingga tumornya tumbuh lebih cepat, serta menunjukkan bagaimana penonaktifan saraf ini dapat menghambat pertumbuhan tumor signifikan.
04 Feb 2026, 07.00 WIB
145 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Sel tumor dapat memanfaatkan neuron untuk menghambat sistem imun.
- Menginaktivasi neuron dapat secara signifikan mengurangi pertumbuhan tumor.
- Penelitian ini membuka jalan untuk strategi terapeutik baru dalam perawatan kanker.
Seattle, Amerika Serikat; Philadelphia, Amerika Serikat; Houston, Amerika Serikat; New York City, Amerika Serikat - Penelitian terbaru menemukan bahwa sel kanker paru-paru dapat terhubung dengan saraf sensorik di sekitarnya untuk mengirim sinyal ke otak. Sinyal ini menyebabkan otak menekan aktivitas sel imun yang biasanya melawan tumor, sehingga memungkinkan sel kanker tumbuh tanpa hambatan.
Para ilmuwan menggunakan teknik rekayasa genetik untuk mematikan neuron sensorik tersebut pada tikus dan menemukan bahwa pertumbuhan tumor berkurang lebih dari 50 persen. Ini menunjukkan betapa pentingnya peran saraf dalam membantu kanker berkembang.
Sebelumnya, sulit memahami peran saraf dalam kanker karena struktur neuron yang panjang dan lokasi materi genetiknya yang jauh dari bagian yang berhubungan langsung dengan tumor. Ini membuat pengumpulan data genetik pada neuron selama biopsi tumor menjadi sangat menantang.
Selain masalah teknis, penggunaan berbagai obat selama hampir setahun tidak memberikan hasil yang signifikan. Namun, pendekatan genetik berhasil membuka wawasan baru tentang bagaimana kanker memanfaatkan sistem saraf sebagai jalur komunikasi yang menguntungkan dirinya.
Temuan ini mengarah pada kemungkinan pengembangan terapi yang menargetkan neuron sensorik untuk mengembalikan fungsi sistem imun dan memperlambat pertumbuhan kanker, yang dapat menjadi terobosan penting dalam pengobatan kanker di masa depan.
Referensi:
[1] https://nature.com/articles/d41586-026-00338-w
[1] https://nature.com/articles/d41586-026-00338-w
Analisis Ahli
Anna-Maria Globig
"Tumor menggunakan sistem saraf sebagai alat untuk menekan respons imun, mekanisme yang bisa menjadi sasaran terapi baru."
Chengcheng Jin
"Penonaktifan neuron sensorik memberikan efek dramatis dalam mengurangi pertumbuhan tumor, membuktikan hubungan penting antara saraf dan kanker."
Timothy Wang
"Sistem saraf perifer adalah area yang sangat kurang dipahami dalam kanker, dan penelitian ini membuka pintu pemahaman baru."
Analisis Kami
"Penemuan ini membuka paradigma baru dalam memahami interaksi antara sistem saraf dan kanker yang sebelumnya kurang diperhatikan. Terapi yang menargetkan jalur sinyal antara tumor dan saraf bisa menjadi strategi revolusioner yang efektif untuk mengendalikan pertumbuhan tumor secara lebih tepat sasaran."
Prediksi Kami
Penelitian lebih lanjut dan pengembangan terapi yang menargetkan neuron sensorik bisa menjadi pendekatan baru dalam mengobati kanker dengan mengembalikan fungsi sistem imun pada pasien kanker.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang ditemukan dalam penelitian tentang sel tumor dan neuron?A
Penelitian menemukan bahwa sel tumor dapat menarik neuron dan menggunakan sinyal dari neuron untuk menekan aktivitas sel imun di lokasi tumor.Q
Bagaimana sel tumor dapat memanfaatkan neuron dalam pertumbuhannya?A
Sel tumor dapat 'menghubungkan' diri dengan neuron terdekat untuk mengirim sinyal ke otak yang menghambat sel imun yang membunuh tumor.Q
Siapa penulis utama penelitian ini dan di mana mereka bekerja?A
Penulis utama penelitian ini adalah Chengcheng Jin, yang bekerja di University of Pennsylvania.Q
Apa dampak dari menginaktivasi neuron pada pertumbuhan tumor?A
Menginaktivasi neuron menyebabkan penurunan pertumbuhan tumor lebih dari 50%.Q
Mengapa sulit untuk mempelajari pengaruh sel saraf terhadap tumor?A
Kesulitan muncul karena neuron adalah sel terpanjang dan informasi genetik mereka sulit diambil dari biopsi tumor.




