Peloton Hadapi Dampak Negatif Setelah Pembaruan Hardware Mahal dan Kurang Diminati
Courtesy of TheVerge

Peloton Hadapi Dampak Negatif Setelah Pembaruan Hardware Mahal dan Kurang Diminati

Menginformasikan hasil awal pembaruan hardware Peloton dan dampaknya terhadap penjualan, serta strategi perusahaan ke depan di bidang wellness yang berfokus pada kerja sama baru dan konten kebugaran khusus, sehingga pembaca memahami tantangan dan arah baru Peloton dalam industri fitness dan wellness.

05 Feb 2026, 23.25 WIB
219 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Peloton mengalami penurunan penjualan meskipun meluncurkan produk baru.
  • CEO baru Peloton, Peter Stern, mengalihkan fokus dari kebugaran ke kesehatan dan kesejahteraan.
  • Pengguna Peloton yang ada merasa kecewa karena tidak ada program tukar tambah untuk perangkat keras baru.
New York, United States - Peloton baru-baru ini mengumumkan pembaruan besar untuk seluruh lini perangkat kerasnya, termasuk sepeda, treadmill, dan alat rowing yang dilengkapi dengan layar berputar, kamera AI untuk pelatihan kekuatan, serta fitur kenyamanan seperti kipas dan kursi yang lebih empuk. Namun, pembaruan ini dibarengi dengan kenaikan harga yang signifikan, membuat beberapa pelanggan lama kecewa terutama karena tidak adanya program tukar tambah.
CEO baru Peloton, Peter Stern, mengungkapkan bahwa meskipun penjualan perangkat kepada pengguna baru sesuai harapan, banyak pelanggan lama yang enggan meng-upgrade perangkat mereka. Hal ini dipengaruhi oleh durabilitas perangkat yang sudah ada dan kepuasan mereka, sehingga siklus pembelian menjadi lebih panjang dari perkiraan perusahaan.
Penjualan Peloton di kuartal kedua tahun 2026 mengalami penurunan 3 persen menjadi 657 juta dolar AS, yang menyebabkan harga saham perusahaan turun sekitar 20% pada pagi hari setelah laporan keuangan dirilis. Selain itu, perusahaan mengumumkan adanya pemecatan 11 persen staf di bagian teknik dan usaha, serta pengunduran diri CFO Liz Coddington.
Stern juga menegaskan bahwa Peloton tidak lagi sekedar perusahaan fitness, melainkan bergerak ke arah bisnis wellness dengan fokus memproduksi konten yang relevan seperti program untuk menopause dan mengembangkan kemitraan dengan merek gaya hidup. Hal ini diharapkan dapat membuka segmen pasar baru dan menyesuaikan penawaran produk mereka dengan tren kesehatan yang sedang tumbuh.
Meskipun menghadapi tantangan pada penjualan hardware dan kenaikan harga langganan, tingkat churn pelanggan ternyata lebih rendah dari yang diperkirakan. Stern mengakhiri panggilan dengan dorongan agar para analis dan investor mencoba kelas Pilates dan kettlebell, menandakan fokus baru Peloton pada kekuatan dan kesehatan menyeluruh ke depannya.
Referensi:
[1] https://theverge.com/news/874328/peloton-q2-earnings-2026-ai-cross-training-series

Analisis Ahli

Analyst Kebugaran Terkenal
"Langkah Peloton untuk memasukkan AI dan fitur baru memang menarik, tapi mereka gagal memahami bahwa konsumen fitness mengedepankan nilai dan kegunaan praktis, bukan hanya teknologi canggih."
Pengamat Industri Teknologi
"Kenaikan harga yang tajam tanpa opsi trade-in adalah resiko bisnis yang besar, terutama di pasar yang sudah jenuh dan kompetitif seperti alat fitness rumah."

Analisis Kami

"Pembaruan hardware yang terlalu ambisius dengan harga tinggi tanpa dukungan program trade-in adalah kesalahan strategis besar yang mengabaikan loyalitas dan kebutuhan pengguna lama Peloton. Peloton harus lebih peka pada siklus pembelian pelanggan dan berinovasi tanpa memaksa pelanggan lama agar tetap bertahan dalam ekosistem mereka."

Prediksi Kami

Peloton kemungkinan akan terus fokus memperluas konten wellness dan mengembangkan kemitraan strategis agar bertahan di pasar, namun mungkin harus melakukan penyesuaian harga atau program trade-in untuk mengembalikan kepercayaan dan meningkatkan upgrade pengguna lama.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang diumumkan oleh CEO Peloton Peter Stern mengenai perangkat keras baru?
A
Peter Stern mengumumkan penyegaran lengkap lini perangkat keras Peloton yang mencakup layar putar dan fitur berbasis AI.
Q
Mengapa penjualan Peloton selama kuartal liburan tidak sesuai harapan?
A
Penjualan tidak sesuai harapan karena pengguna Peloton yang sudah ada tidak tertarik untuk memperbarui perangkat mereka.
Q
Apa yang dilakukan Peloton untuk mengatasi masalah penjualan?
A
Peloton menganggap bahwa mereka memiliki basis pelanggan yang tahan lama dan kepuasan anggota yang tinggi, tetapi mereka juga melakukan pemotongan staf.
Q
Siapa yang akan meninggalkan posisinya di Peloton pada akhir Maret?
A
Liz Coddington, CFO Peloton, akan meninggalkan posisinya pada akhir Maret.
Q
Apa fokus baru Peloton di bawah kepemimpinan Peter Stern?
A
Peloton sekarang fokus pada kesehatan dan kesejahteraan, serta menjalin kemitraan dengan merek gaya hidup.